Kamis, 22 Februari 2018 | 19.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Fahri Hamzah Minta Aksi Simpatik 55 Tidak Dikaitkan dengan Anti Kebhinekaan

Fahri Hamzah Minta Aksi Simpatik 55 Tidak Dikaitkan dengan Anti Kebhinekaan

Reporter : Rakisa | Kamis, 4 Mei 2017 - 13:49 WIB

IMG-22410

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fahri Hamzah, mengaku tidak diundang dalam Aksi Simpatik 55, yang digelar Jumat (5/5) oleh GNPF-MUI.

Namun demikian Fahri mempersilahkan jika ada delegasi dari GNPF MUI yang hendak bertandang ke DPR.    “Engga diundang, karena saya piket jadi saya enggak bisa meninggalkan kantor. Tapi kalau mau ada yang ke sini, silahkan. Ini rumah rakyat kok,” tegas Fahri kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Kamis (4/5).   Menurut Fahri, unjuk rasa adalah sesuatu yang sah dalam sistem demokrasi. Dimana setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan aspirasinya di depan publik.   

Maka dari itu Ia meminta agar aksi tersebut tidak dikait-kaitkan dengan isu anti kebhinekaan, terorisme atau kelompok yang intoleran. Massa aksi, harus diterima dengan baik dan didengarkan aspirasi mereka.  

“Kita harus membiasakan diri kedatangan tamu banyak, apalagi Jakarta ini ibukota, jadi santai saja. Karena Insya Allah kita menjamin orang-orang itu juga niatnya baik, niatnya sekedar menyampaikan perasannya,” ujarnya.

Fahri juga yakin masa yang diperkirakan mencapai jutaan orang dengan agenda, menuntut terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias mendapat hukuman maksimal akan berjalan aman dan tertib.

“Insya Allah lancar, aman dan itu sudah dibuktikan berjuta-juta toh?  Aman kok,!” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...
Sinabung Erupsi, DPR Sarankan BNPB dengan BPBD Berkoordinasi
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:56 WIB

Sinabung Erupsi, DPR Sarankan BNPB dengan BPBD Berkoordinasi

Ratusan warga Selandi Lama, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang berjarak sekitar radius 4 Kilometer dari puncak Gunung Sinabung ...
Pimpinan KPK Harap Pelaku Teror Air Keras Novel Segera Ditangkap
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:49 WIB

Pimpinan KPK Harap Pelaku Teror Air Keras Novel Segera Ditangkap

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif mengucapkan terimakasih atas doa, dukungan dan simpati yang diberikan oleh masyarakat ...
Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:25 WIB

Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tidak ingin penyerangan terhadapnya ini menjadi sebuah kelemahan dalam memberantas korupsi."Tetapi saya ...