Minggu, 22 April 2018 | 11.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Fahri Hamzah Minta Aksi Simpatik 55 Tidak Dikaitkan dengan Anti Kebhinekaan

Fahri Hamzah Minta Aksi Simpatik 55 Tidak Dikaitkan dengan Anti Kebhinekaan

Reporter : Rakisa | Kamis, 4 Mei 2017 - 13:49 WIB

IMG-22410

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fahri Hamzah, mengaku tidak diundang dalam Aksi Simpatik 55, yang digelar Jumat (5/5) oleh GNPF-MUI.

Namun demikian Fahri mempersilahkan jika ada delegasi dari GNPF MUI yang hendak bertandang ke DPR.    “Engga diundang, karena saya piket jadi saya enggak bisa meninggalkan kantor. Tapi kalau mau ada yang ke sini, silahkan. Ini rumah rakyat kok,” tegas Fahri kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Kamis (4/5).   Menurut Fahri, unjuk rasa adalah sesuatu yang sah dalam sistem demokrasi. Dimana setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan aspirasinya di depan publik.   

Maka dari itu Ia meminta agar aksi tersebut tidak dikait-kaitkan dengan isu anti kebhinekaan, terorisme atau kelompok yang intoleran. Massa aksi, harus diterima dengan baik dan didengarkan aspirasi mereka.  

“Kita harus membiasakan diri kedatangan tamu banyak, apalagi Jakarta ini ibukota, jadi santai saja. Karena Insya Allah kita menjamin orang-orang itu juga niatnya baik, niatnya sekedar menyampaikan perasannya,” ujarnya.

Fahri juga yakin masa yang diperkirakan mencapai jutaan orang dengan agenda, menuntut terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias mendapat hukuman maksimal akan berjalan aman dan tertib.

“Insya Allah lancar, aman dan itu sudah dibuktikan berjuta-juta toh?  Aman kok,!” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...