Minggu, 28 Mei 2017 | 06.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Fahri Hamzah Minta Aksi Simpatik 55 Tidak Dikaitkan dengan Anti Kebhinekaan

Fahri Hamzah Minta Aksi Simpatik 55 Tidak Dikaitkan dengan Anti Kebhinekaan

Reporter : Rakisa | Kamis, 4 Mei 2017 - 13:49 WIB

IMG-22410

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fahri Hamzah, mengaku tidak diundang dalam Aksi Simpatik 55, yang digelar Jumat (5/5) oleh GNPF-MUI.

Namun demikian Fahri mempersilahkan jika ada delegasi dari GNPF MUI yang hendak bertandang ke DPR.    “Engga diundang, karena saya piket jadi saya enggak bisa meninggalkan kantor. Tapi kalau mau ada yang ke sini, silahkan. Ini rumah rakyat kok,” tegas Fahri kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Kamis (4/5).   Menurut Fahri, unjuk rasa adalah sesuatu yang sah dalam sistem demokrasi. Dimana setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan aspirasinya di depan publik.   

Maka dari itu Ia meminta agar aksi tersebut tidak dikait-kaitkan dengan isu anti kebhinekaan, terorisme atau kelompok yang intoleran. Massa aksi, harus diterima dengan baik dan didengarkan aspirasi mereka.  

“Kita harus membiasakan diri kedatangan tamu banyak, apalagi Jakarta ini ibukota, jadi santai saja. Karena Insya Allah kita menjamin orang-orang itu juga niatnya baik, niatnya sekedar menyampaikan perasannya,” ujarnya.

Fahri juga yakin masa yang diperkirakan mencapai jutaan orang dengan agenda, menuntut terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias mendapat hukuman maksimal akan berjalan aman dan tertib.

“Insya Allah lancar, aman dan itu sudah dibuktikan berjuta-juta toh?  Aman kok,!” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...
Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:11 WIB

Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK, La Ode Syarif mengatakan dalam OTT BPK dan Kemendes PDTT, empat orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu SUG ...
KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 20:57 WIB

KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes

KPK memaparkan kronologi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di kantor BPK dan Kemendes PDTT, pada Jumat (26/5).Dalam OTT tersebut, ...
TransJakarta  Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:24 WIB

TransJakarta Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi

Kondisi bangunan Transjakarta di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur yang terkena dampak ledakan sebagian besar kerusakan cukup parah, terutama kaca. ...