Senin, 20 November 2017 | 12.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Fahri Hamzah Minta Aksi Simpatik 55 Tidak Dikaitkan dengan Anti Kebhinekaan

Fahri Hamzah Minta Aksi Simpatik 55 Tidak Dikaitkan dengan Anti Kebhinekaan

Reporter : Rakisa | Kamis, 4 Mei 2017 - 13:49 WIB

IMG-22410

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fahri Hamzah, mengaku tidak diundang dalam Aksi Simpatik 55, yang digelar Jumat (5/5) oleh GNPF-MUI.

Namun demikian Fahri mempersilahkan jika ada delegasi dari GNPF MUI yang hendak bertandang ke DPR.    “Engga diundang, karena saya piket jadi saya enggak bisa meninggalkan kantor. Tapi kalau mau ada yang ke sini, silahkan. Ini rumah rakyat kok,” tegas Fahri kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Kamis (4/5).   Menurut Fahri, unjuk rasa adalah sesuatu yang sah dalam sistem demokrasi. Dimana setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan aspirasinya di depan publik.   

Maka dari itu Ia meminta agar aksi tersebut tidak dikait-kaitkan dengan isu anti kebhinekaan, terorisme atau kelompok yang intoleran. Massa aksi, harus diterima dengan baik dan didengarkan aspirasi mereka.  

“Kita harus membiasakan diri kedatangan tamu banyak, apalagi Jakarta ini ibukota, jadi santai saja. Karena Insya Allah kita menjamin orang-orang itu juga niatnya baik, niatnya sekedar menyampaikan perasannya,” ujarnya.

Fahri juga yakin masa yang diperkirakan mencapai jutaan orang dengan agenda, menuntut terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias mendapat hukuman maksimal akan berjalan aman dan tertib.

“Insya Allah lancar, aman dan itu sudah dibuktikan berjuta-juta toh?  Aman kok,!” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata
Politik - Senin, 20 November 2017 - 12:25 WIB

Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata

Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengapresiasi keberhasilan TNI-Polri dalam membebaskan sandera di Papua.Namun, Bobby juga berharap agar para ...
Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur
Politik - Senin, 20 November 2017 - 11:38 WIB

Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan kembali menekankan agar Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) mengikuti proses hukum atas kasus dugaan ...
Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:13 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam

Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi ...
KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:05 WIB

KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Istri Setya Novanto yakni Deisti Astriani Tagor, Senin, (20/11/2017).Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi ...
KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 09:37 WIB

KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari beberapa perkara melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta ...
Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman
Pendidikan - Senin, 20 November 2017 - 09:30 WIB

Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman

Setelah serangkaian agenda di Jakarta, Minggu malam (19/11) Ketua MPR Zulkilfli Hasan langsung terbang ke Lampung untuk menghadiri acara ngobrol ...