Minggu, 23 Juli 2017 | 17.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Fahri Hamzah Minta Aksi Simpatik 55 Tidak Dikaitkan dengan Anti Kebhinekaan

Fahri Hamzah Minta Aksi Simpatik 55 Tidak Dikaitkan dengan Anti Kebhinekaan

Reporter : Rakisa | Kamis, 4 Mei 2017 - 13:49 WIB

IMG-22410

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fahri Hamzah, mengaku tidak diundang dalam Aksi Simpatik 55, yang digelar Jumat (5/5) oleh GNPF-MUI.

Namun demikian Fahri mempersilahkan jika ada delegasi dari GNPF MUI yang hendak bertandang ke DPR.    “Engga diundang, karena saya piket jadi saya enggak bisa meninggalkan kantor. Tapi kalau mau ada yang ke sini, silahkan. Ini rumah rakyat kok,” tegas Fahri kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Kamis (4/5).   Menurut Fahri, unjuk rasa adalah sesuatu yang sah dalam sistem demokrasi. Dimana setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan aspirasinya di depan publik.   

Maka dari itu Ia meminta agar aksi tersebut tidak dikait-kaitkan dengan isu anti kebhinekaan, terorisme atau kelompok yang intoleran. Massa aksi, harus diterima dengan baik dan didengarkan aspirasi mereka.  

“Kita harus membiasakan diri kedatangan tamu banyak, apalagi Jakarta ini ibukota, jadi santai saja. Karena Insya Allah kita menjamin orang-orang itu juga niatnya baik, niatnya sekedar menyampaikan perasannya,” ujarnya.

Fahri juga yakin masa yang diperkirakan mencapai jutaan orang dengan agenda, menuntut terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias mendapat hukuman maksimal akan berjalan aman dan tertib.

“Insya Allah lancar, aman dan itu sudah dibuktikan berjuta-juta toh?  Aman kok,!” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...