Sabtu, 27 Mei 2017 | 13.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Hakim Ingatkan Mantan Bos Konsorsium PNRI Agar Berkata Jujur

Hakim Ingatkan Mantan Bos Konsorsium PNRI Agar Berkata Jujur

Reporter : Fadilah | Kamis, 4 Mei 2017 - 14:48 WIB

IMG-22413

Mantan Dirut PNRI, Isnu Edhi Wijaya (ANTARAFOTO/Rivan Awal Lingga)

JAKARTA, kini.co.id – Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat mengingatkan mantan Bos Konsorsium PNRI; Isnu Edhi Wijaya agar berkata jujur dalam sidang perkara e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, Kamis, (4/5/2017).

“Saksi Anda telah disumpah, sekali lagi tolong dijawab dengan benar pertanyaan jaksa tersebut,” tegas Ketua Majelis Hakim, Jhon Halasan Butar Butar.

Teguran tersebut berawal saat Isnu seolah menutup-nutupi peran dan hubungan Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam proyek e-KTP ini.

Namun setelah ditegur oleh Majelis Hakim, Isnu pun membeberkannya. Isnu mengaku bahwa dirinya mengenal Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Andi merupakan sebagai salah satu pengusaha yang ikut cawe-cawe dalam proyek ini. Cawe-cawe dalam arti terlibat banyak dengan perusahaan yang berkaitan dengan berbagai kebutuhan KTP-el.

Isnu juga menyebut pernah ikut serta dalam berbagai pertemuan dengan perusahaan-perusahaan ini di ruko Fatmawati, yang kemudian diketahui milik Andi Narogong.

“Kami sebagai perusahaan tentu mengumpulkan berbagai macam informasi (soal e- KTP),” ujar Isnu.

“Itu sebelum ada pengumuman?” tanya Jaksa KPK.

“Belum,” jawab Isnu.

Tak cukup sampai disitu, Jaksa KPK pun mencerca pertanyaan lain yang belum disampaikan oleh saksi Isnu.

Akhirnya setelah setelah dikejar dengan beragam pertanyaan, Isnu mengakui diperkenalkan ke Andi oleh Irman dan Sugiharto yang saat ini merupakan terdakwa.

“Pak Irman bilang untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Andi Narogong,” pungkasnya.

(Fadilah)

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:07 WIB

Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah

Sungguh tragis nasib Sulaidawati, setelah mencari suaminya Eddy Suprianto (60) selama dua hari tidak ketemu, sejak Rabu (24/5/2017). Namun, suaminya ...
Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:04 WIB

Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas

Seorang pekerja di CV Parma, Kampung Cikiwul RT 003 RW 001, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, tewas setelah jatuh tergeletak dan ...
KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:23 WIB

KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tangkap tangan terhadap tujuh orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pejabat Kementerian Desa, ...
Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:07 WIB

Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan jenis bahan peledak yang digunakan Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam dalam melakukan aksinya, Rabu ...
Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:57 WIB

Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu

Identitas pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5) malam lalu telah terindentifikasi berdasarkan hasil test DNA. ...
Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:14 WIB

Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo berjanji akan terbuka soal penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter militer AgustaWestland (AW)-101."Jangan khawatir ...