Rabu, 26 Juli 2017 | 13.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Hakim Ingatkan Mantan Bos Konsorsium PNRI Agar Berkata Jujur

Hakim Ingatkan Mantan Bos Konsorsium PNRI Agar Berkata Jujur

Reporter : Fadilah | Kamis, 4 Mei 2017 - 14:48 WIB

IMG-22413

Mantan Dirut PNRI, Isnu Edhi Wijaya (ANTARAFOTO/Rivan Awal Lingga)

JAKARTA, kini.co.id – Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat mengingatkan mantan Bos Konsorsium PNRI; Isnu Edhi Wijaya agar berkata jujur dalam sidang perkara e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, Kamis, (4/5/2017).

“Saksi Anda telah disumpah, sekali lagi tolong dijawab dengan benar pertanyaan jaksa tersebut,” tegas Ketua Majelis Hakim, Jhon Halasan Butar Butar.

Teguran tersebut berawal saat Isnu seolah menutup-nutupi peran dan hubungan Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam proyek e-KTP ini.

Namun setelah ditegur oleh Majelis Hakim, Isnu pun membeberkannya. Isnu mengaku bahwa dirinya mengenal Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Andi merupakan sebagai salah satu pengusaha yang ikut cawe-cawe dalam proyek ini. Cawe-cawe dalam arti terlibat banyak dengan perusahaan yang berkaitan dengan berbagai kebutuhan KTP-el.

Isnu juga menyebut pernah ikut serta dalam berbagai pertemuan dengan perusahaan-perusahaan ini di ruko Fatmawati, yang kemudian diketahui milik Andi Narogong.

“Kami sebagai perusahaan tentu mengumpulkan berbagai macam informasi (soal e- KTP),” ujar Isnu.

“Itu sebelum ada pengumuman?” tanya Jaksa KPK.

“Belum,” jawab Isnu.

Tak cukup sampai disitu, Jaksa KPK pun mencerca pertanyaan lain yang belum disampaikan oleh saksi Isnu.

Akhirnya setelah setelah dikejar dengan beragam pertanyaan, Isnu mengakui diperkenalkan ke Andi oleh Irman dan Sugiharto yang saat ini merupakan terdakwa.

“Pak Irman bilang untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Andi Narogong,” pungkasnya.

(Fadilah)

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...