Rabu, 26 Juli 2017 | 03.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi 5 Mei, KAI Rekayasa Pola Operasi 16 Kereta

Aksi 5 Mei, KAI Rekayasa Pola Operasi 16 Kereta

Reporter : Fadilah | Jumat, 5 Mei 2017 - 09:06 WIB

IMG-22434

Aksi Bela Islam 55 (Dok GNPF)

JAKARTA, kini.co.id – PT KAI (Persero) melakukan rekayasa pola operasi 16 Kereta Api yang akan berangkat dari stasiun Gambir. Hal tersebut mengantisipasi kemungkinan terhambatnya perjalanan penumpang KAI akibat kemacetan di sekitar stasiun Gambir dikarenakan adanya aksi 5 Mei 2017 yang difokuskan di sekitar Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Senior Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta; Suprapto akan ada pemberhentian luar biasa (blb) di Stasiun Jatinegara. Dimana biasanya, KA keberangkatan Stasiun Gambir tidak berhenti di Stasiun Jatinegara.

“Jadi penumpang KA yang kesulitan untuk menuju ke Gambir bisa naik dari Stasiun Jatinegara,” imbaunya melalui pesan singkat, di Jakarta, Jumat, (5/5/2017).

Suprapto menjelaskan kebijakan ini berlaku mulai keberangkatan kereta api Argo Muria yang diberangkatkan pukul 07.00 WIB sampai dengan kereta api Argo Jati keberangkatan 17.20 WIB. Jadi totalnya ada 16 kereta api keberangkatan stasiun Gambir yang juga akan diberhentikan luar biasa di Stasiun Jatinegara.

“Tetap saja ke-16 kereta api itu, akan tetap berangkat dari Gambir sesuai jadwal, namun ada penyesuaian pola operasi di Stasiun Jatinegara sehingga juga berhenti di sana,” jelasnya.

Berikut daftar KA yang berangkat dari stasiun Gambir dan juga akan berhenti luar biasa (blb) di Stasiun Jatinegara :

- KA 14 (Argo Jati) - KA 10 (Argo Dwipangga) - KA 52 (Taksaka) - KA 22 (Argo Parahyangan) - KA 16 (Argo Jati) - KA 2 (Argo Bromo Anggrek Pagi) - KA 62 (Tegal Bahari) - KA 24 (Argo Parahyangan) - KA 64 (Tegal Bahari) - KA 68 (Cirebon Ekspress) - KA 34 (Argo Parahyangan) - KA 56 (Bangunkarta) - KA 26 (Argo Parahyangan) - KA 12 (Argo Sindoro) - KA 44 (Bima) - KA 18 (Argo Jati)

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 02:40 WIB

PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini

Memasuki 106 hari, Rabu (26/7) pihak Kepolisian terus berupaya mengungkap kasus penyiraman air panas yang dialami Novel Baswedan. Namun belum ...
KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:33 WIB

KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal pengadaan dan proyek-proyek yang ditangani PT Duta Graha Indah, tersangka tindak pidana korporasi ...
Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji
Ekonomi - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:25 WIB

Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Presiden Jokowi telah meminta adanya kajian dari sisi sosial, politik, dan ekonomi terhadap rencana ...
Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:49 WIB

Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi

Muchtar Efendi menyebutkan dirinya didatangi oleh pihak KPK yang mengaku utusan Johan Budi terkait harta yang disita tersebut. Menurutnya, oknum ...
Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:46 WIB

Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK

Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang terpidana kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Muchtar Effendi untuk dimintai kesaksian.Dalam ...
RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan
Politik - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:14 WIB

RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat yang tengah digodok oleh DPR memasuki fase akhir. Perumusan draf RUU tersebut akan ditajamkan kembali ...