Sabtu, 23 September 2017 | 07.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Polres Metro Bekasi Kota dapat Puluhan Karangan Bunga

Polres Metro Bekasi Kota dapat Puluhan Karangan Bunga

Reporter : Rakisa | Jumat, 5 Mei 2017 - 11:12 WIB

IMG-22440

Polres Metropolitan Bekasi Kota mendapat puluhan karangan bunga dari masyarakat Kota Bekasi, Jumat (5/5/2017). (kininews/rakisa)

BEKASI, kini.co.id – Setelah Markas besar Polisi Republik Indonesia dikirimi karangan bunga. Kini giliran Polres Metropolitan Bekasi Kota mendapat puluhan karangan bunga dari masyarakat Kota Bekasi, Jumat (5/5/2017).

Karangan bunga diterima Polres Metro Bekasi Kota yang datang sejak pagi tadi mencapai puluhan. Karangan bunga dikirim bertepatan dengan aksi yang telah diserukan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) dalam pengawalan kasus terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Sejak pagi tadi karangan bunga yang datang cukup banyak di halaman Polres Metro Bekasi,” ungkap Kepala Subbagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Erna Ruswing kepada Kini.co.id

Erna mengaku, kiriman bunga yabg diterima institusinya tertulis dari berbagai elemen masyarakat, baik tokoh masyarakat, tokoh agama maupun dari mitra Polisi dan TNI.

Sambung Erna, tidak luput dari para aparat pemerintahan dan para anggota ibu-ibu PKK dari berbagai masing-masing wilayah yang ada di Kota Bekasi.

“Masyarakat kota Bekasi memberikan karangan bunga tidak lain adalah sangat mendukung untuk TNI/Polri menindak tegas bagi sekelompok atau orang yang akan merubah Pancasila dan UUD 45 serta yang akan menghancurkan NKRI,” kata dia.

Menurut Erna, dengan adanya karangan bunga tersebut dapat diartikan bahwa masyarakat tidak mau adanya perubahan di negara Republik Indonesia yang merupaka semboyan.

“Ini adalah bukti nyata dari jaman dahulu kala sampai sekarang adalah Bhineka Tunggal Ika walau kita terdiri dari berbagai perbedaan suku, ras dan agama tapi tetap bersatu,” tandas dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:22 WIB

Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang ...
Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:02 WIB

Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang

Lelang barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) selesai digelar, Jumat (22/9) sore ...
Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut
Hukum - Sabtu, 23 September 2017 - 00:08 WIB

Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Chepy Iskandar menolak eksepsi yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang praperadilan ...
Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 23:59 WIB

Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menuding Panglima TNI memaksa anggotanya untuk nonton film Pengkhianatan G30S/PKI.Panglima TNI Jenderal ...
Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 21:05 WIB

Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK

Seluruh permohonan yang diajukan tim penasehat hukum Setya Novanto dijawab tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan praperadilan ...
Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 20:46 WIB

Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat

Manajemen Citilink Indonesia menyebutkan penyebab ribuan lebah nemempel disayap pesawat tujuan Batam- Kualanamu diduga karea habitat atau sarang lebah terganggu ...