Sabtu, 20 Januari 2018 | 09.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Polres Metro Bekasi Kota dapat Puluhan Karangan Bunga

Polres Metro Bekasi Kota dapat Puluhan Karangan Bunga

Reporter : Rakisa | Jumat, 5 Mei 2017 - 11:12 WIB

IMG-22440

Polres Metropolitan Bekasi Kota mendapat puluhan karangan bunga dari masyarakat Kota Bekasi, Jumat (5/5/2017). (kininews/rakisa)

BEKASI, kini.co.id – Setelah Markas besar Polisi Republik Indonesia dikirimi karangan bunga. Kini giliran Polres Metropolitan Bekasi Kota mendapat puluhan karangan bunga dari masyarakat Kota Bekasi, Jumat (5/5/2017).

Karangan bunga diterima Polres Metro Bekasi Kota yang datang sejak pagi tadi mencapai puluhan. Karangan bunga dikirim bertepatan dengan aksi yang telah diserukan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) dalam pengawalan kasus terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Sejak pagi tadi karangan bunga yang datang cukup banyak di halaman Polres Metro Bekasi,” ungkap Kepala Subbagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Erna Ruswing kepada Kini.co.id

Erna mengaku, kiriman bunga yabg diterima institusinya tertulis dari berbagai elemen masyarakat, baik tokoh masyarakat, tokoh agama maupun dari mitra Polisi dan TNI.

Sambung Erna, tidak luput dari para aparat pemerintahan dan para anggota ibu-ibu PKK dari berbagai masing-masing wilayah yang ada di Kota Bekasi.

“Masyarakat kota Bekasi memberikan karangan bunga tidak lain adalah sangat mendukung untuk TNI/Polri menindak tegas bagi sekelompok atau orang yang akan merubah Pancasila dan UUD 45 serta yang akan menghancurkan NKRI,” kata dia.

Menurut Erna, dengan adanya karangan bunga tersebut dapat diartikan bahwa masyarakat tidak mau adanya perubahan di negara Republik Indonesia yang merupaka semboyan.

“Ini adalah bukti nyata dari jaman dahulu kala sampai sekarang adalah Bhineka Tunggal Ika walau kita terdiri dari berbagai perbedaan suku, ras dan agama tapi tetap bersatu,” tandas dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...