Jumat, 27 April 2018 | 15.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Polres Metro Bekasi Kota dapat Puluhan Karangan Bunga

Polres Metro Bekasi Kota dapat Puluhan Karangan Bunga

Reporter : Rakisa | Jumat, 5 Mei 2017 - 11:12 WIB

IMG-22440

Polres Metropolitan Bekasi Kota mendapat puluhan karangan bunga dari masyarakat Kota Bekasi, Jumat (5/5/2017). (kininews/rakisa)

BEKASI, kini.co.id – Setelah Markas besar Polisi Republik Indonesia dikirimi karangan bunga. Kini giliran Polres Metropolitan Bekasi Kota mendapat puluhan karangan bunga dari masyarakat Kota Bekasi, Jumat (5/5/2017).

Karangan bunga diterima Polres Metro Bekasi Kota yang datang sejak pagi tadi mencapai puluhan. Karangan bunga dikirim bertepatan dengan aksi yang telah diserukan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) dalam pengawalan kasus terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Sejak pagi tadi karangan bunga yang datang cukup banyak di halaman Polres Metro Bekasi,” ungkap Kepala Subbagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Erna Ruswing kepada Kini.co.id

Erna mengaku, kiriman bunga yabg diterima institusinya tertulis dari berbagai elemen masyarakat, baik tokoh masyarakat, tokoh agama maupun dari mitra Polisi dan TNI.

Sambung Erna, tidak luput dari para aparat pemerintahan dan para anggota ibu-ibu PKK dari berbagai masing-masing wilayah yang ada di Kota Bekasi.

“Masyarakat kota Bekasi memberikan karangan bunga tidak lain adalah sangat mendukung untuk TNI/Polri menindak tegas bagi sekelompok atau orang yang akan merubah Pancasila dan UUD 45 serta yang akan menghancurkan NKRI,” kata dia.

Menurut Erna, dengan adanya karangan bunga tersebut dapat diartikan bahwa masyarakat tidak mau adanya perubahan di negara Republik Indonesia yang merupaka semboyan.

“Ini adalah bukti nyata dari jaman dahulu kala sampai sekarang adalah Bhineka Tunggal Ika walau kita terdiri dari berbagai perbedaan suku, ras dan agama tapi tetap bersatu,” tandas dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...