Senin, 20 November 2017 | 12.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ratusan Napi Kabur, Kemenkumham Akui Ada Perlakukan Tidak Nyaman

Ratusan Napi Kabur, Kemenkumham Akui Ada Perlakukan Tidak Nyaman

Sabtu, 6 Mei 2017 - 12:11 WIB

IMG-22469

Petugas mengamankan seorang napi yang kabur dari Lapas Sialang. (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Kaburnya ratusan narapidana Rutan Kelas II B Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau dipicu adanya perlakukan tidak nyaman yang diterima narapidana yang lakukan oleh oknum petugas rutan sehingga memicu protes mereka kemudian usai shalat Jumat (5/5) siang kemarin memilih kabur.

Demikian hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), I Wayan Kusmianta Dusak, Jumat (5/5) malam kepada wartawan di kantornya.

Wayan menegaskan meski rutan tersebut kelebihan kapasitas dalam menampung napi. Akan tetapi ada persoalan lain yang menimbulkan gesekan sehingga kontradiktif.

“Iya rutan itu melebihi kapasitas. Tetapi kami mencoba membuat tata tertib, di situ muncul adanya gesekan. Ditambah adanya perlakuan yang tidak nyaman sehingga menjadi kontradiktif,” tegasnya.

Wayan mengaku evaluasi di tingkat wilayah telah dilakukan. Para kepala divisi pengawasan rutan di wilayah sedang dikumpulkan untuk mengevaluasi kinerja para karutan di daerah.

“Hasil evaluasi Rutan Sialang Bungkuk memang diketahui perlakuan tak nyaman sering diterima para napi. Laporannya belum ada kalau bentrokan antara penghuni enggak ada. Dengan petugas juga enggak ada. Hanya perlakuan tidak nyaman yang dilakukan petugas,” tambahnya.

“Makanya kami akan mengevaluasi mereka. Termasuk dilakukan penindakan (terhadap karutan),” tegasnya.

Saat ini, kata Wayan tim khusus dari Ditjen PAS juga telah dikirim ke Bengkulu untuk melakukan evaluasi.

“Dugaan saya kejadian kemarin itu, you (kepala rutan) gak bisa kerja, tidak bisa mengambil tindakan atas apa yang terjadi di Rutan,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian bahwa pemicu keributan yang berujung kaburnya ratusan tahanan, berawal dari penghuni blok B dan C, yang melakukan unjuk rasa karena tidak mendapatkan pelayanan yang baik.

Mereka akhirnya membuat kericuhan dan mendobrak pintu setinggi 3 meter bagian samping kanan rutan, kemudian kabur.

Seperti diketahui bahwa Rutan Kelas II B Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau kelebihan kapasitas penghuni yang saat ini berisi 1.870 orang. Yang seharusnya hanya bisa menampung 361 tahanan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata
Politik - Senin, 20 November 2017 - 12:25 WIB

Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata

Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengapresiasi keberhasilan TNI-Polri dalam membebaskan sandera di Papua.Namun, Bobby juga berharap agar para ...
Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur
Politik - Senin, 20 November 2017 - 11:38 WIB

Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan kembali menekankan agar Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) mengikuti proses hukum atas kasus dugaan ...
Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:13 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam

Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi ...
KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:05 WIB

KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Istri Setya Novanto yakni Deisti Astriani Tagor, Senin, (20/11/2017).Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi ...
KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 09:37 WIB

KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari beberapa perkara melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta ...
Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman
Pendidikan - Senin, 20 November 2017 - 09:30 WIB

Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman

Setelah serangkaian agenda di Jakarta, Minggu malam (19/11) Ketua MPR Zulkilfli Hasan langsung terbang ke Lampung untuk menghadiri acara ngobrol ...