Selasa, 24 April 2018 | 00.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Dua Kepala Sekolah Ini Paparkan Kunci Keberhasilan Pembelajaran Siswa di Kelas

Dua Kepala Sekolah Ini Paparkan Kunci Keberhasilan Pembelajaran Siswa di Kelas

Minggu, 7 Mei 2017 - 10:24 WIB

IMG-22472

Sri Winarni (kiri), Kepala SDN Sumbergondo 2 Batu, Jawa Timur memaparkan pengalamannya menerapkan akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat di acara NEC 2017 (kininews/PRIORITAS)

Jakarta, kini.co.id – Sri Winarni, Kepala SDN Sumbergondo 2 Batu, Jawa Timur, berbagi pengalamannya yang berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas melalui penerapan tiga kunci utama, yakni akuntabilitas, transparansi dan partisipasi masyarakat.

Dalam mengimplementasikan hal tersebut, Sri rutin mengajak orang tua siswa yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan pedagang untuk melihat proses pembelajaran anaknya selama di kelas patut diapresiasi.

Dengan tiga kunci keberhasilannya yang melakukan pendekatan edukatifnya tersebut mengantarkan pula Sri Winarni diundang pada National Educators Conference (NEC) 2017 yang diselenggarakan Sampoerna University, Jakarta, Sabtu (6/5).

Dalam presentasenya dihadapan para peserta NEC 2017 bertema Education Transparency, Accountability, and Participation: Empowering School and Community for Student Success , Sri menceritakan, dia mengundang beberapa orang tua siswa secara bergiliran untuk melihat keaktifan siswa belajar di kelas.

“Saya ingin menunjukkan kepada orang tua implementasi program peningkatan mutu pembelajaran di kelas. Cara ini untuk meyakinkan orang tua agar mau ikut terlibat dalam program peningkatan mutu pembelajaran anaknya,” kata Sri Winarni.

SDN Sumbergondo 2 adalah sekolah mitra USAID PRIORITAS yang terletak di kaki gunung Arjuna. Setelah sekolah ini, tidak ada lagi desa dan sekolah lainnya.

“Awal menjabat kepala sekolah, saya dihadapkan dengan banyak masalah. Mulai dari guru yang kurang disiplin dalam mengajar, sering terlambat, pembelajaran berjalan konvensional, dan masyarakat kurang dilibatkan dalam pengembangan sekolah. Banyak yang bilang karena ini sekolah di desa maka hal itu wajar,” tambahnya.

Kemitraan dengan USAID PRIORITAS dimanfaatkan Sri Winarni untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar.

Sri melibatkan guru dan komite sekolah dalam merancang perubahan di sekolah. Sebagai kepala sekolah, dia juga terbuka dalam pengelolaan anggaran sekolah.

Masyakarat juga dilibatkan dalam merancang program, terlibat aktif dalam implementasi maupun evaluasi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

Dampaknya, kini semua guru kelas sudah menerapkan pembelajaran aktif. Orang tua menjadi lebih percaya untuk membantu kebutuhan guru dalam melaksanakan pembelajaran aktif di kelas. Hasil belajar siswa menjadi meningkat.

Mereka berhasil meraih peringkat 1 UASBN tingkat kecamatan, dari sebelumnya hanya peringkat 15. Sekolah ini juga ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kota Batu dan Provinsi Jawa Timur menjadi sekolah rujukan bagi sekolah lainnya.

Selain Sri, Ruba Nurzaman, guru MTs Al Muktariyah Bandung Barat, Jawa Barat, yang juga diundang menjadi motivator menyebutkan sebelumnya kondisi pembelajaran di madrasahnya lebih banyak berceramah atau menulis di papan tulis.

Setelah mendapat pelatihan dan pendampingan USAID PRIORITAS, mereka membentuk tim pengembang madrasah yang anggotanya terdiri dari kepala madrasah, guru, dan komite madrasah.

“Tugas tim ini membuat program, sosialisasi, melaksanakan, dan mengevaluasi keberhasilan program madrasah secara transparan,” kata Ruba dalam presentasinya.

MTs Al Muktariyah juga melakukan diseminasi pelatihan secara mandiri kepada semua guru, agar semua berkesempatan menerapkan pembelajaran aktif yang mendorong siswa belajar menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi, mengembangkan budaya baca, dan manajemen berbasis sekolah.

Masyarakat juga rutin diundang ke madrasah untuk melihat showcase keberhasilan pembelajaran di kelas.

“Setelah tiga tahun program berjalan, madrasah kami sekarang menjadi madrasah favorit. Tahun 2016 jumlah siswa kami sudah mencapai lebih dari 1500 siswa. Bahkan tahun ini ada 300 siswa yang ditolak masuk karena keterbatasan kuota siswa baru. Masyarakat menjadi lebih percaya untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah kami,” papar Ruba.

SDN Sumbergondo 2 dan MTs Al Muhktariyah mewakili sekolah mitra USAID PRIORITAS yang diundang oleh Sampoerna University dalam acara NEC 2017, yakni program dua tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Pendidikan Samperna University.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...