Rabu, 26 Juli 2017 | 13.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Presiden Harus Evaluasi Yasonna Laoly

Presiden Harus Evaluasi Yasonna Laoly

Reporter : Fadilah | Senin, 8 Mei 2017 - 15:45 WIB

IMG-22487

Petugas mengamankan seorang napi yang kabur dari Lapas Sialang. (kininews/ist)

JAKARTA, kini.co.id – Anggota Komisi III DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, Sarifuddin Sudding meminta agar Presiden Jokowi (Joko Widodo) melakukan evaluasi terhadap Menkumham Yasonna Laoly. Pasalnya persoalan lapas dibawah kempimpinan Yasonna tidak pernah kunjung terselesaikan.

Padahal sedari dulu, persoalan lapas merupakan persoalan yang krusial di Kemenkumham. Yang didalamnya yakni menyangkut masalah diskriminatif, pungli dan over kapasitas.

“Dan sampai sekarang belum ada titik penyelesaiannya dari Kemenkumham,” cetusnya di Jakarta, Senin, (8/5/2017).

Diketahui, ratusan napi (narapidana) dan tahanan di Lapas Pekanbaru, Riau kabur saat salat Jumat (5/5/2017) lalu. Mereka membuat kericuhan dan mendobrak pintu rutan setinggi tiga meter.

Kaburnya napi dan tahanan diduga akibat kelebihan kapasitas, yang seharusnya hanya menampung 361 tahanan berisi 1.870 orang. Dalam satu sel yang mestinya dihuni 10-15 orang namun ditempati 30 orang.

Hasil penyelidikan Polda Riau sementara, selain kelebihan kapasitas, tahanan kabur akibat dugaan pungli dan napi atau tahanan tidak mendapatkan pelayanan yang baik.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...