Sabtu, 27 Mei 2017 | 13.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Vonis Ahok Dijaga 14 Ribu Aparat Gabungan

Vonis Ahok Dijaga 14 Ribu Aparat Gabungan

Reporter : Yudi Andriansyah | Senin, 8 Mei 2017 - 23:45 WIB

IMG-22520

Aparat Kepolisian mengamankan aksi massa (kininews/rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Puluhan ribu aparat gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan jalannya vonis pada persidangan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang digelar di Gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (9/5).

Kepolisian mengerahkan 14.000 pasukan gabungan TNI dan Polri untuk mengamankan jalannya sidang besok.

“Kita siapkan 12–14 ribu personel,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (8/5).

Rikwanto mengatakan, 14 ribu pasukan itu tidak hanya ditempatkan di Kementerian Pertanian, tetapi disebar sejumlah titik diantaranya Mal Cilandak Town Square, Blok M Square, Pondok Indah Mal, dan Kantor Kejaksaan.

Peningkatan keamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi jika ada aksi kekesalan dan kemarahan massa atas hasil vonis putusan sidang.

“Pengamanan bukan hanya di posisi sekitar sidang, juga di tempat-tempat lain, di persimpangan-persimpangan, keramaian-keramaian, pasar dan lainnya di sekitar sini,” kata Rikwanto.

Rikwanto mengatakan, selain sejumlah titik yang dijaga, majelis hakim juga akan dikawal ketat oleh kepolisian. Menurutnya, polisi berusaha menjaga agar tidak ada intimidasi apapun bagi hakim yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi putusan sidang.

“Itu sudah sesuai SOP, kalau ada seperti ini kami siapkan, untuk alat taktis sejumlah baraccuda juga disiapkan,” tegasnya.

Seperti diketahui, jaksa penuntut umum menuntut Ahok dengan pasal alternatif kedua yaitu Pasal 156 KUHP, yakni dengan tuntutan pidana satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:07 WIB

Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah

Sungguh tragis nasib Sulaidawati, setelah mencari suaminya Eddy Suprianto (60) selama dua hari tidak ketemu, sejak Rabu (24/5/2017). Namun, suaminya ...
Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:04 WIB

Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas

Seorang pekerja di CV Parma, Kampung Cikiwul RT 003 RW 001, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, tewas setelah jatuh tergeletak dan ...
KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:23 WIB

KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tangkap tangan terhadap tujuh orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pejabat Kementerian Desa, ...
Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:07 WIB

Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan jenis bahan peledak yang digunakan Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam dalam melakukan aksinya, Rabu ...
Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:57 WIB

Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu

Identitas pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5) malam lalu telah terindentifikasi berdasarkan hasil test DNA. ...
Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:14 WIB

Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo berjanji akan terbuka soal penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter militer AgustaWestland (AW)-101."Jangan khawatir ...