Selasa, 16 Januari 2018 | 18.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Stop Reklamasi, Luhut Warning Gubernur Terpilih

Stop Reklamasi, Luhut Warning Gubernur Terpilih

Selasa, 9 Mei 2017 - 09:03 WIB

IMG-22522

Luhut Binsar Panjaitan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anis Baswedan- Sandiaga Uno untuk menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta nampaknya sulit diwujudkan.

Pasalnya, pemerintah pusat sudah mengambil alih kewenangan proyek tersebut untuk tetap dilanjutkan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tidak ada alasan untuk membatalkan reklamasi Teluk Jakarta.

Ia menyebutkan pemerintah punya dasar hukum yang kuat untuk tetap melanjutkan proyek tersebut, yakni adanya Kepres yang diteken mulai dari Presiden kedua Soeharto hingga Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono.

“Bukan zaman Pak Jokowi, jangan dikaitkan sama Pak Jokowi hanya melanjutkan Keppres dari Pak Harto kemudian Pak SBY. Jadi landasan hukumnya sangat kuat,” ujar Luhut di kantor Wakil Presiden, Senin (8/5).

Menurut Luhut, tak ada alasan bagi Gubernur terpilih untuk menghentikannya. Apalagi proyek reklamasi sangat penting untuk mencegah Jakarta tenggelam.

Berdasarkan kajian, ketinggian Jakarta akan turun antara delapan cm sampai 23 cm apabila reklamasi dihentikan.

“Kalau nanti Jakarta tenggelam atau menurun, ya tanggung jawab. Jadi jangan nanti lari dari tanggung jawab di kemudian hari,” kata Luhut.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 17:36 WIB

Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak

Mabes Polri menegaskan jika 10 orang anggota Polri yang ikut maju dalam Pilkada serentak masih berstatus polisi hingga penetapan pasangan ...
JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 16:14 WIB

JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan

Pernyataan La Nyalla terkait mahar politik yang diminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto menuai banyak reaksi di masyarakat.Sebagaian masyarakat tak menyangka ...
Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani
Ekonomi - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:16 WIB

Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani

Zulkifli Hasan Selaku Ketua MPR RI mengkritisi rencana pemerintah yang akan mengimport beras dari Vietnam dan Thailand. Ia juga menyapaikan ...
12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS
Peristiwa - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:13 WIB

12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS

Dua belas pasien korban ambruknya selasar Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit (RS)."Kedua belas ...
Istri Melahirkan, PNS Bisa Ajukan Cuti
Pendidikan - Selasa, 16 Januari 2018 - 14:49 WIB

Istri Melahirkan, PNS Bisa Ajukan Cuti

Cuti melahirkan kini tak hanya diperbolehkan untuk wanita. Para pegawai negeri sipil (PNS) pria di Indonesia kini juga bisa mengajukan ...
Begini Kinerja Ketua DPR Baru Menurut Agus Hermanto
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 13:39 WIB

Begini Kinerja Ketua DPR Baru Menurut Agus Hermanto

Telah dilantiknya Ketua DPR RI baru tentunya membawa suasana dan semangat baru di lingkungan Parlemen.Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto ...