Selasa, 26 September 2017 | 18.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Stop Reklamasi, Luhut Warning Gubernur Terpilih

Stop Reklamasi, Luhut Warning Gubernur Terpilih

Selasa, 9 Mei 2017 - 09:03 WIB

IMG-22522

Luhut Binsar Panjaitan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anis Baswedan- Sandiaga Uno untuk menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta nampaknya sulit diwujudkan.

Pasalnya, pemerintah pusat sudah mengambil alih kewenangan proyek tersebut untuk tetap dilanjutkan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tidak ada alasan untuk membatalkan reklamasi Teluk Jakarta.

Ia menyebutkan pemerintah punya dasar hukum yang kuat untuk tetap melanjutkan proyek tersebut, yakni adanya Kepres yang diteken mulai dari Presiden kedua Soeharto hingga Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono.

“Bukan zaman Pak Jokowi, jangan dikaitkan sama Pak Jokowi hanya melanjutkan Keppres dari Pak Harto kemudian Pak SBY. Jadi landasan hukumnya sangat kuat,” ujar Luhut di kantor Wakil Presiden, Senin (8/5).

Menurut Luhut, tak ada alasan bagi Gubernur terpilih untuk menghentikannya. Apalagi proyek reklamasi sangat penting untuk mencegah Jakarta tenggelam.

Berdasarkan kajian, ketinggian Jakarta akan turun antara delapan cm sampai 23 cm apabila reklamasi dihentikan.

“Kalau nanti Jakarta tenggelam atau menurun, ya tanggung jawab. Jadi jangan nanti lari dari tanggung jawab di kemudian hari,” kata Luhut.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...
Kemenperin dorong regenerasi pembatik
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 17:14 WIB

Kemenperin dorong regenerasi pembatik

Dalam pengembangan industri batik nasional secara berkelanjutan, perlu adanya upaya yang harus dilakukan, salah satunya adalah meregenerasi perajin batik. Pasalnya, ...
Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 16:53 WIB

Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta

Nilai ekspor batik dan produk batik sampai dengan semester I tahun 2017 mencapai USD39,4 juta dengan tujuan pasar utamanya ke ...
Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:28 WIB

Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan

Ketua tim Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, KPK banyak melanggar prosedur hukum acara dan melanggar HAM. Prosedur ...
Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:21 WIB

Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR

Pansus Hak Angket KPK mengaku menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu dalam menjalankan tugas dan ...
Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB

Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah

Kritikan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap KPK terus mengalir kepada lembaga antirasuah ini. Politikus PDIP Arteria Dahlan mengkritik tindakan OTT ...