Sabtu, 20 Januari 2018 | 09.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Harapan Pelapor Jelang Sidang Vonis Ahok

Harapan Pelapor Jelang Sidang Vonis Ahok

Reporter : Fadilah | Selasa, 9 Mei 2017 - 10:02 WIB

JAKARTA, kini.co.id – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghadapi vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, hari ini, Selasa, (9/5/2017). Ahok adalah terdakwa penistaan agama.

Ketua Forum Anti Penistaan Agama (FUPA) yang juga merupakan salah satu pelapor Ahok yakni Syamsu Hilal berharap tidak ada intervensi terkait pembacaan putusan terhadap Ahok ini. Ia ingin Majelis Hakim PN Jakut dapat memberikan putusan terhadap Ahok sesuai fakta persidangan.

“Saya sangat mengharapkan hakim memutuskan perkara ini berdasarkan fakta-fakta persidangan dan yang didapat dari kesaksian dari ahli, baik itu ahli dari pelapor, Jaksa Penuntut Umum, dan ahli dari pihak terdakwa,” ujar Syamsu ditemui di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Menurutnya seandainya pada hari ini Ahok sebagai penista agama diputus bebas atau diputus lebih rendah dari tuntutan Jaksa. Maka ini adalah awal kematian hukum di Indonesia.

“Karenanya Hakim harus menggunakan kejujuran, independensi, dan hati nurani untuk menegakkan keadilan yang sebenar-benarnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum meminta majelis hakim menghukum Ahok dengan hukuman 1 tahun penjara dengan 2 tahun masa percobaan. Pada tuntutannya, JPU menyatakan Ahok bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 156 KUHP tentang menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beherapa golongan.

Sementara Pasal 156a KUHP digugurkan karena tak memenuhi unsur niat menodai agama. Persidangan kasus Ahok ini telah memakan waktu hampir 5 bulan, dengan menghadirkan hampir 50 saksi, baik dari saksi pelapor maupun ahli atau pakar, yang didatangkan kubu JPU hingga kubu Ahok.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...