Kamis, 18 Januari 2018 | 04.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ahok Diboyong ke Rutan Cipinang

Ahok Diboyong ke Rutan Cipinang

Reporter : Fadilah | Selasa, 9 Mei 2017 - 12:14 WIB

Jakarta, kini.co.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memerintahkan jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung untuk menahan terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang divonis dua tahun penjara.

Gubernur DKI Jakarta itu sudah diboyong ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Pasalnya, usai pembacaan putusan, baik Ahok maupun tim penasehat hukumnya tak jua muncul untuk memberikan keterangan kepada awak media.

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur, Asep Sutandar membenarkan informasi bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan mendekam di rutan tersebut.

Penahanan Ahok di rutan, dan bukan lembaga pemaysarakatan (LP), dilakukan karena proses hukumnya belum berkekuatan hukum tetap.

Sebelumnya, majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto dalam putusannya menyatakan bahwa Ahok terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penodaan agama.

“Menyatakan terdakwa, terbukti secara sah dan meyakinkan melakuan penodaan agama yang tertuang pada pasal 156 a kuhp,” ujar Dwiarso saat membacakan putusan di auditorium gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (9/5).

Vonis hakim ini lebih berat dibanding tuntutan jaksa yakni satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama dua tahun. Memerintahkan agar terdakwa ditahan. Membebankan kepada terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5.000,” tambah Dwi.

Sebelumnya, Ahok dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan menggunakan Pasal 156 KUHP, dengan tuntutan satu tahun penjara dan dua tahun masa percobaan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fredrich Yunadi melawan, ajukan gugatan praperadilan
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 00:13 WIB

Fredrich Yunadi melawan, ajukan gugatan praperadilan

Advokat Fredrich Yunadi akan mengajukan gugatan praperadilan pada Kamis (18/1) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fredrich sebelumnya telah ditetapkan tersangka ...
Demi independensi, tiga dokter tolak jadi saksi ringankan  Bimanesh
Hukum - Rabu, 17 Januari 2018 - 22:37 WIB

Demi independensi, tiga dokter tolak jadi saksi ringankan Bimanesh

Tiga dokter menolak menjadi saksi meringankan untuk Bimanesh Sutarjo, tersangka tindak pidana merintangi penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek e-KTP ...
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...