Sabtu, 27 Mei 2017 | 13.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ahok Diboyong ke Rutan Cipinang

Ahok Diboyong ke Rutan Cipinang

Reporter : Fadilah | Selasa, 9 Mei 2017 - 12:14 WIB

Jakarta, kini.co.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memerintahkan jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung untuk menahan terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang divonis dua tahun penjara.

Gubernur DKI Jakarta itu sudah diboyong ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Pasalnya, usai pembacaan putusan, baik Ahok maupun tim penasehat hukumnya tak jua muncul untuk memberikan keterangan kepada awak media.

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur, Asep Sutandar membenarkan informasi bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan mendekam di rutan tersebut.

Penahanan Ahok di rutan, dan bukan lembaga pemaysarakatan (LP), dilakukan karena proses hukumnya belum berkekuatan hukum tetap.

Sebelumnya, majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto dalam putusannya menyatakan bahwa Ahok terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penodaan agama.

“Menyatakan terdakwa, terbukti secara sah dan meyakinkan melakuan penodaan agama yang tertuang pada pasal 156 a kuhp,” ujar Dwiarso saat membacakan putusan di auditorium gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (9/5).

Vonis hakim ini lebih berat dibanding tuntutan jaksa yakni satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama dua tahun. Memerintahkan agar terdakwa ditahan. Membebankan kepada terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5.000,” tambah Dwi.

Sebelumnya, Ahok dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan menggunakan Pasal 156 KUHP, dengan tuntutan satu tahun penjara dan dua tahun masa percobaan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:07 WIB

Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah

Sungguh tragis nasib Sulaidawati, setelah mencari suaminya Eddy Suprianto (60) selama dua hari tidak ketemu, sejak Rabu (24/5/2017). Namun, suaminya ...
Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:04 WIB

Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas

Seorang pekerja di CV Parma, Kampung Cikiwul RT 003 RW 001, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, tewas setelah jatuh tergeletak dan ...
KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:23 WIB

KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tangkap tangan terhadap tujuh orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pejabat Kementerian Desa, ...
Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:07 WIB

Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan jenis bahan peledak yang digunakan Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam dalam melakukan aksinya, Rabu ...
Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:57 WIB

Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu

Identitas pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5) malam lalu telah terindentifikasi berdasarkan hasil test DNA. ...
Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:14 WIB

Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo berjanji akan terbuka soal penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter militer AgustaWestland (AW)-101."Jangan khawatir ...