Selasa, 24 April 2018 | 00.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Vonis Ahok, Jokowi Minta Semua Pihak Hormati Putusan Hakim

Vonis Ahok, Jokowi Minta Semua Pihak Hormati Putusan Hakim

Reporter : Rakisa | Selasa, 9 Mei 2017 - 17:31 WIB

IMG-22554

Terdakwa Ahok divonis dua tahun penjara. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Jokowi memimta semua pihak menghormati putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang telah menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas kasus penodaan agama.

“Saya minta, saya minta semua pihak menghormati proses hukum yang ada, serta putusan yang telah dibacakan oleh majelis hakim. Termasuk juga kita harus menghormati langkah yang akan dilakukan oleh Pak Basuki Tjahaja Purnama untuk banding,” kata Jokowi di Papua, Selasa (9/5) sebagaimana dikutip dari setkab.

Jokowi mengingatkan, hal yang paling penting adalah semua pihak percaya terhadap mekanisme hukum yang ada untuk menyelesaikan setiap masalah yang ada.

Karena, kata Jokowi memang begitulah, menurutnya, sebuah negara yang demokratis dalam menyelesaikan perbedaan-perbedaan panjang yang ada.

“Sekali lagi pemerintah tidak bisa mengintervensi proses-proses hukum yang ada,” tegas Presiden.

Mengenai pencopotan jabatan Gubernur DKI Jakarta terhadap Ahok, Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan akan lebih dijelaskan kembali setelah nanti dirnya tiba di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (9/5) divonis dua tahun penjara karena terbukti melanggar pasal pasal 156a KUHP.

Majelis Hakim PN Jakarta Utara dalam putusannya memerintahkan agar Ahok ditahan dan vonisnya 2 tahun penjara. Saat ini Ahok ditempatkan ruang Mapenaling (masa pengenalan lingkungan) sebelum nantinya ditempatkan di Blok A bersama narapidana lainnya. Lazimnya tahanan baru di Rutan, ruangan Mapenaling ini akan ditempati Ahok selama 3-7 hari, kemudian akhirnya turun ke Blok.

“Ya setelah pemeriksaan kesehatan dan registrasi, akan masuk ke ruang Mapenaling (masa pengenalan lingkungan),” kata Kepala Rutan Cipinang Asep Sutandar, Selasa, (9/5).

Asep mengaku tidak ada perlakukan khusus untuk Gubernur DKI Jakarta. Ahok akan ditempatkan bersama dengan tindak pidana kriminal umum di Blok A.

“Nanti akan dimasukkan ke ruang tahanan yang berisi tiga orang atau tipe tiga. Semuanya sama ya tidak ada perlakuan istimewa,” tegas Asep.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...