Minggu, 19 November 2017 | 02.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Vonis Ahok, Jokowi Minta Semua Pihak Hormati Putusan Hakim

Vonis Ahok, Jokowi Minta Semua Pihak Hormati Putusan Hakim

Reporter : Rakisa | Selasa, 9 Mei 2017 - 17:31 WIB

IMG-22554

Terdakwa Ahok divonis dua tahun penjara. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Jokowi memimta semua pihak menghormati putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang telah menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas kasus penodaan agama.

“Saya minta, saya minta semua pihak menghormati proses hukum yang ada, serta putusan yang telah dibacakan oleh majelis hakim. Termasuk juga kita harus menghormati langkah yang akan dilakukan oleh Pak Basuki Tjahaja Purnama untuk banding,” kata Jokowi di Papua, Selasa (9/5) sebagaimana dikutip dari setkab.

Jokowi mengingatkan, hal yang paling penting adalah semua pihak percaya terhadap mekanisme hukum yang ada untuk menyelesaikan setiap masalah yang ada.

Karena, kata Jokowi memang begitulah, menurutnya, sebuah negara yang demokratis dalam menyelesaikan perbedaan-perbedaan panjang yang ada.

“Sekali lagi pemerintah tidak bisa mengintervensi proses-proses hukum yang ada,” tegas Presiden.

Mengenai pencopotan jabatan Gubernur DKI Jakarta terhadap Ahok, Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan akan lebih dijelaskan kembali setelah nanti dirnya tiba di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (9/5) divonis dua tahun penjara karena terbukti melanggar pasal pasal 156a KUHP.

Majelis Hakim PN Jakarta Utara dalam putusannya memerintahkan agar Ahok ditahan dan vonisnya 2 tahun penjara. Saat ini Ahok ditempatkan ruang Mapenaling (masa pengenalan lingkungan) sebelum nantinya ditempatkan di Blok A bersama narapidana lainnya. Lazimnya tahanan baru di Rutan, ruangan Mapenaling ini akan ditempati Ahok selama 3-7 hari, kemudian akhirnya turun ke Blok.

“Ya setelah pemeriksaan kesehatan dan registrasi, akan masuk ke ruang Mapenaling (masa pengenalan lingkungan),” kata Kepala Rutan Cipinang Asep Sutandar, Selasa, (9/5).

Asep mengaku tidak ada perlakukan khusus untuk Gubernur DKI Jakarta. Ahok akan ditempatkan bersama dengan tindak pidana kriminal umum di Blok A.

“Nanti akan dimasukkan ke ruang tahanan yang berisi tiga orang atau tipe tiga. Semuanya sama ya tidak ada perlakuan istimewa,” tegas Asep.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 22:46 WIB

Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan pemenang sayembara informasi valid keberadaan tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto ...
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...