Selasa, 16 Januari 2018 | 18.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Polri: FPI Belum Melenceng dari NKRI, Beda dengan HTI

Polri: FPI Belum Melenceng dari NKRI, Beda dengan HTI

Selasa, 9 Mei 2017 - 22:21 WIB

IMG-22562

Massa HTI di Jakarta Selatan. KiniNews/Dok.

Jakarta, kini.co.id – Kepala Divis Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto menilai, Front Pembela Islam (FPI) sebagai ormas Isalm yang belum melenceng dari NKRI. Sehingga tak ada upaya pembubaran terhadap ormas besutan Habib Rizieq Shihab itu.

Menurutnya, Front Pembela Islam (FPI) sangat berbeda dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang secara tegas menolak dasar NKRI, Pancasila dengan berniat membangun sebuah khilafah.

“Kalau HTI beda, menolak tegas tolak NKRI dan Pancasila, “ kata Setyo.

Ia menambahkan, pembubaran HTI karena ada beberapa kejadian penolakan dan perlawanan terhadap organisasi tersebut.

“Silakan saja dicermati beberapa kejadian masyarakat menolak HTI,” ujarnya.

Masih menurut Irjen Setyo, pembubaran HTI bukan karena adanya sejumlah aksi pengerahan massa yang terjadi belakangan ini.

Namun murni karena ada kegiatan HTI yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Sementara itu Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan upaya pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak terkait dengan menghalangi kegiatan dakwah Islam.

“Langkah hukum untuk membubarkan HTI bukanlah upaya pembubaran ormas yang melakukan gerakan dakwah keagamaan, tetapi upaya membubarkan ormas yang melakukan gerakan politik untuk mengganti ideologi negara,” kata Lukman kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/5/2017)

Tindakan pemerintah, kata dia, merupakan bagian dari upaya pembubaran HTI melalui jalur hukum sesuai UU No 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakataan.

Menurut Lukman, langkah hukum ditempuh sebagai bukti bahwa pemerintah tidak sedang bertindak represif.

Untuk itu, dia mengimbau semua pihak untuk menghormati langkah hukum pemerintah sekaligus memastikan bahwa HTI tetap dapat menggunakan hak pembelaan dalam proses peradilan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 17:36 WIB

Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak

Mabes Polri menegaskan jika 10 orang anggota Polri yang ikut maju dalam Pilkada serentak masih berstatus polisi hingga penetapan pasangan ...
JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 16:14 WIB

JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan

Pernyataan La Nyalla terkait mahar politik yang diminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto menuai banyak reaksi di masyarakat.Sebagaian masyarakat tak menyangka ...
Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani
Ekonomi - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:16 WIB

Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani

Zulkifli Hasan Selaku Ketua MPR RI mengkritisi rencana pemerintah yang akan mengimport beras dari Vietnam dan Thailand. Ia juga menyapaikan ...
12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS
Peristiwa - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:13 WIB

12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS

Dua belas pasien korban ambruknya selasar Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit (RS)."Kedua belas ...
Istri Melahirkan, PNS Bisa Ajukan Cuti
Pendidikan - Selasa, 16 Januari 2018 - 14:49 WIB

Istri Melahirkan, PNS Bisa Ajukan Cuti

Cuti melahirkan kini tak hanya diperbolehkan untuk wanita. Para pegawai negeri sipil (PNS) pria di Indonesia kini juga bisa mengajukan ...
Begini Kinerja Ketua DPR Baru Menurut Agus Hermanto
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 13:39 WIB

Begini Kinerja Ketua DPR Baru Menurut Agus Hermanto

Telah dilantiknya Ketua DPR RI baru tentunya membawa suasana dan semangat baru di lingkungan Parlemen.Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto ...