Selasa, 20 Februari 2018 | 08.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pendukung Ahok Serbu Mako Brimob

Pendukung Ahok Serbu Mako Brimob

Reporter : Rakisa | Rabu, 10 Mei 2017 - 16:02 WIB

IMG-22571

Masa pendukung Ahok di depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. (ANTARA/Yulius Satria Wijaya )

DEPOK, kini.co.id – Puluhan pendukung terpidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berdatangan ke Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok, salah satunya budayawan Goenawan Mohamad.

Mereka membawa mawar putih dan kertas berisi tulisan dukungan untuk Ahok dibagikan di kalangan para pendukung lainnya. Dan juga sempat berdoa bersama di depan halaman Mako Brimob, bahkan ada yang menangis tersedu-sedu.

Sebelumnya, mobil yang diduga dinaiki Wakapolri Komjen Syafruddin memasuki Mako Brimob. Bersamaan itu, terdengar suara letusan mirip senjata api di dalam Mako Brimob, tak jauh dari gerbang.

Seseorang yang tidak diketahui identitasnya kemudian ditangkap dan kemudian dibawa petugas.

Area di depan gerbang yang awalnya menjadi tempat awak media berkerumun disterilkan, dijaga oleh tiga anjing pelacak dan pawangnya.

Seperti diketahui majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan hukuman penjara dua tahun kepada Basuki dalam perkara penodaan agama, Basuki langsung dibawa ke Rumah Tahanan Klas I Cipinang di Jakarta Timur.

Massa pendukung Ahok, yang sebelumnya memenuhi Balai Kota dengan karangan bunga dan balon dan memberikan dukungan semangat selama persidangan, kemudian bergerak ke Rutan Cipinang.

Mereka beberapa kali mendorong dan menggedor pagar gerbang Rutan Cipinang, berusaha membukanya. Mereka juga kerap memukul-mukulkan tongkat ke pagar gerbang rutan.

Mereka menuntut Ahok dibebaskan dari tahanan meski majelis hakim sudah menjatuhkan hukuman penjara dan memerintahkan penahanannya pada Selasa siang.

Pendukung Ahok baru membubarkan diri pukul 22.00 WIB, setelah Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta yang juga pasangan Ahok di Pilkada DKI 2017, Djarot Saiful Hidayat, mendatangi mereka dan menyampaikan pesan dari Ahok.

Meski demikian, mereka berencana kembali menggelar aksi untuk menuntut pembebasan Ahok di depan Rutan Cipinang hari ini mulai pukul 14.00 WIB.

Namun dini hari tadi Basuki dipindahkan dari Cipinang ke Mako Brimob Kelapa Dua. Kali ini mereka pun kembali mendatangi tempat penahanan Ahok, dengan tuntutan yang sama meminta Ahok dibebaskan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...
KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:20 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Langkah itu berkaitan dengan kasus dugaan ...
Bupati Nganjuk Segera Diadili
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:10 WIB

Bupati Nganjuk Segera Diadili

Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman tak lama lagi akan duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.Pasalnya penyidik Komisi ...
Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:07 WIB

Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meminta agar semua institusi penegak hukum mentaati aturan hukum yang ada. Hal ini ...