Selasa, 26 September 2017 | 18.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Komnas HAM Temukan Banyak Pelanggaran di Rutan Sialang Bungkuk

Komnas HAM Temukan Banyak Pelanggaran di Rutan Sialang Bungkuk

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 10 Mei 2017 - 21:32 WIB

IMG-22593

Komnas HAM (kininews/rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebutkan banyak sejumlah pelanggaran hak asasi manusia yang ditemukan dalam kasus kerusuhan di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu.

Sejumlah pelanggaran itu diantaranya adalah penganiayaan yang dilakukan oleh oknum sipir dan juga hak-hak para tahanan yang tidak diberikan sebagaimana ketentuan.

“Dari hasil pemeriksaan di rutan, ada banyak temuan pelanggaran HAM. Pelanggaran ini kita harapkan ditindak lanjuti oleh pihak berwenang yakni kepolisian,” kata Ketua Komnas HAM, Nur Kholis dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/5).

Nur Kholis menjelaskan, pelanggaran yang ditemukan adalah penganiayaan yang lahir dari sikap arogansi petugas rutan kepada tahanan. Kemudian ada juga pelanggaran pemberian hak napi, seperti makan dan minum.

“Pelanggaran HAM itu seperti seperti Undang-Undang No 30/1990 seperti melakukan penganiayaan. Kemudian memberikan hak dasar beribadah, menempatkan orang berjejal itu melanggar HAM. Tapi ini terjadi karena over kapasitas tahanan,” ujarnya.

Selain itu, Komnas HAM juga menyoroti adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum petugas rutan.

“Dugaan kasus pungli merupakan pelanggaran dan saat ini ditangani polisi, TNI, dan Kemenhukham. Ke depan kami harap tidak ada lagi pelanggaran HAM seperti di Rutan Sialang Bungku,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...
Kemenperin dorong regenerasi pembatik
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 17:14 WIB

Kemenperin dorong regenerasi pembatik

Dalam pengembangan industri batik nasional secara berkelanjutan, perlu adanya upaya yang harus dilakukan, salah satunya adalah meregenerasi perajin batik. Pasalnya, ...
Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 16:53 WIB

Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta

Nilai ekspor batik dan produk batik sampai dengan semester I tahun 2017 mencapai USD39,4 juta dengan tujuan pasar utamanya ke ...
Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:28 WIB

Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan

Ketua tim Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, KPK banyak melanggar prosedur hukum acara dan melanggar HAM. Prosedur ...
Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:21 WIB

Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR

Pansus Hak Angket KPK mengaku menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu dalam menjalankan tugas dan ...
Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB

Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah

Kritikan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap KPK terus mengalir kepada lembaga antirasuah ini. Politikus PDIP Arteria Dahlan mengkritik tindakan OTT ...