Minggu, 19 November 2017 | 02.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Komnas HAM Temukan Banyak Pelanggaran di Rutan Sialang Bungkuk

Komnas HAM Temukan Banyak Pelanggaran di Rutan Sialang Bungkuk

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 10 Mei 2017 - 21:32 WIB

IMG-22593

Komnas HAM (kininews/rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebutkan banyak sejumlah pelanggaran hak asasi manusia yang ditemukan dalam kasus kerusuhan di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu.

Sejumlah pelanggaran itu diantaranya adalah penganiayaan yang dilakukan oleh oknum sipir dan juga hak-hak para tahanan yang tidak diberikan sebagaimana ketentuan.

“Dari hasil pemeriksaan di rutan, ada banyak temuan pelanggaran HAM. Pelanggaran ini kita harapkan ditindak lanjuti oleh pihak berwenang yakni kepolisian,” kata Ketua Komnas HAM, Nur Kholis dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/5).

Nur Kholis menjelaskan, pelanggaran yang ditemukan adalah penganiayaan yang lahir dari sikap arogansi petugas rutan kepada tahanan. Kemudian ada juga pelanggaran pemberian hak napi, seperti makan dan minum.

“Pelanggaran HAM itu seperti seperti Undang-Undang No 30/1990 seperti melakukan penganiayaan. Kemudian memberikan hak dasar beribadah, menempatkan orang berjejal itu melanggar HAM. Tapi ini terjadi karena over kapasitas tahanan,” ujarnya.

Selain itu, Komnas HAM juga menyoroti adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum petugas rutan.

“Dugaan kasus pungli merupakan pelanggaran dan saat ini ditangani polisi, TNI, dan Kemenhukham. Ke depan kami harap tidak ada lagi pelanggaran HAM seperti di Rutan Sialang Bungku,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 22:46 WIB

Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan pemenang sayembara informasi valid keberadaan tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto ...
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...