Rabu, 26 Juli 2017 | 13.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Komnas HAM Temukan Banyak Pelanggaran di Rutan Sialang Bungkuk

Komnas HAM Temukan Banyak Pelanggaran di Rutan Sialang Bungkuk

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 10 Mei 2017 - 21:32 WIB

IMG-22593

Komnas HAM (kininews/rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebutkan banyak sejumlah pelanggaran hak asasi manusia yang ditemukan dalam kasus kerusuhan di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu.

Sejumlah pelanggaran itu diantaranya adalah penganiayaan yang dilakukan oleh oknum sipir dan juga hak-hak para tahanan yang tidak diberikan sebagaimana ketentuan.

“Dari hasil pemeriksaan di rutan, ada banyak temuan pelanggaran HAM. Pelanggaran ini kita harapkan ditindak lanjuti oleh pihak berwenang yakni kepolisian,” kata Ketua Komnas HAM, Nur Kholis dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/5).

Nur Kholis menjelaskan, pelanggaran yang ditemukan adalah penganiayaan yang lahir dari sikap arogansi petugas rutan kepada tahanan. Kemudian ada juga pelanggaran pemberian hak napi, seperti makan dan minum.

“Pelanggaran HAM itu seperti seperti Undang-Undang No 30/1990 seperti melakukan penganiayaan. Kemudian memberikan hak dasar beribadah, menempatkan orang berjejal itu melanggar HAM. Tapi ini terjadi karena over kapasitas tahanan,” ujarnya.

Selain itu, Komnas HAM juga menyoroti adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum petugas rutan.

“Dugaan kasus pungli merupakan pelanggaran dan saat ini ditangani polisi, TNI, dan Kemenhukham. Ke depan kami harap tidak ada lagi pelanggaran HAM seperti di Rutan Sialang Bungku,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...