Rabu, 17 Januari 2018 | 19.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Komnas HAM Temukan Banyak Pelanggaran di Rutan Sialang Bungkuk

Komnas HAM Temukan Banyak Pelanggaran di Rutan Sialang Bungkuk

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 10 Mei 2017 - 21:32 WIB

IMG-22593

Komnas HAM (kininews/rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebutkan banyak sejumlah pelanggaran hak asasi manusia yang ditemukan dalam kasus kerusuhan di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu.

Sejumlah pelanggaran itu diantaranya adalah penganiayaan yang dilakukan oleh oknum sipir dan juga hak-hak para tahanan yang tidak diberikan sebagaimana ketentuan.

“Dari hasil pemeriksaan di rutan, ada banyak temuan pelanggaran HAM. Pelanggaran ini kita harapkan ditindak lanjuti oleh pihak berwenang yakni kepolisian,” kata Ketua Komnas HAM, Nur Kholis dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/5).

Nur Kholis menjelaskan, pelanggaran yang ditemukan adalah penganiayaan yang lahir dari sikap arogansi petugas rutan kepada tahanan. Kemudian ada juga pelanggaran pemberian hak napi, seperti makan dan minum.

“Pelanggaran HAM itu seperti seperti Undang-Undang No 30/1990 seperti melakukan penganiayaan. Kemudian memberikan hak dasar beribadah, menempatkan orang berjejal itu melanggar HAM. Tapi ini terjadi karena over kapasitas tahanan,” ujarnya.

Selain itu, Komnas HAM juga menyoroti adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum petugas rutan.

“Dugaan kasus pungli merupakan pelanggaran dan saat ini ditangani polisi, TNI, dan Kemenhukham. Ke depan kami harap tidak ada lagi pelanggaran HAM seperti di Rutan Sialang Bungku,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...