Jumat, 26 Mei 2017 | 21.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KY: Pendukung Ahok Rendahkan Kehormatan Peradilan

KY: Pendukung Ahok Rendahkan Kehormatan Peradilan

Kamis, 11 Mei 2017 - 15:20 WIB

IMG-22599

Masa pendukung Ahok di depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. (ANTARA/Yulius Satria Wijaya )

Jakarta, kini.co.id – Pendukung terpidana kasus penistaan agama Basuki Tjhaja Purnama alias Ahok diminta agar menghormati putusan hakim yang memutuskan vonis dua tahun penjara.

Selain itu mereka juga diminta menghentikan tindakan yang menintervensi hakim maupun pengadilan.

“Hentikan semua tindakan intervensi hakim maupun pengadilan. Karena itu jelas merendahkan kehormatan serta keluhuran martabat hakim maupun peradilan Indonesia,” ujar Juru Bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi, dalam keterangan tertulis pada wartawan, Kamis (11/5).

Menurut Farid, ada prosedur hukum yang lebih elegan jika ingin menjamin agar Ahok ditangguhkan penahanannya atau keberatan terhadap substansi putusan.

“Bisa menggunakan proses formal yang ditentukan undang-undang. Termasuk jika massa menilai majelis hakim yang memvonis Ahok melanggar etika. Silahkan lapor ke KY secara resmi,” kata Farid.

Farid mengaku telah memantau perilaku hakim dalam menangani kasus penodaan agama dinilai sudah menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik.

Selain itu, ia juga menyebutkan tidak menemukan indikasi adanya pelanggaran etika dari majelis hakim yang memutus perkara tersebut.

Namun demikian institusinya, kata Farid tetap terbuka menerima laporan yang masuk apabila ada laporan dugaan pelanggaran etika dari majelis hakim.

Untuk itu, tambah Farid pihaknya juga meminta Polri menindak tegas jika massa aksi berbuat kericuhan.

“Kami minta aparat penegak hukum menindak tegas pihak-pihak yang melakukan kericuhan merespons proses dan putusan hakim dan penahanan Basuki,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pasangan Suami Istri di Garut Diamankan Densus
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 21:58 WIB

Pasangan Suami Istri di Garut Diamankan Densus

Tim Densus 88 Mabes Polri kembali mengamankan sejumlah orang yang diduga terkait peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.Kali ini ...
Pesan Berantai Balas Dendam Gangster Dibantah Kapolres
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 21:57 WIB

Pesan Berantai Balas Dendam Gangster Dibantah Kapolres

Terkait pesan berantai aksi balas dendam Gangster di Bekasi mendapat tanggapan dari Kepala Polres Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi ...
Masih Ada yang Jual Miras Jelang Ramadan
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 21:55 WIB

Masih Ada yang Jual Miras Jelang Ramadan

Memasuki bulan Ramadan, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi melakukan razia miras di sejumlah pedagang ...
Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:41 WIB

Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..

Menanggapi pemberitaan yang beredar bahwa salah satu terduga pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (23/5) lalu adalah ...
Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:13 WIB

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei

Pemerintah resmi menetapkan awal puasa 1438 Hijriyah/2017 Masehi pada Sabtu, 27 Mei 2017, berdasaran hasil sidang isbat yang digelar di ...
Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 18:02 WIB

Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath

Presidium alumni 212 meminta Pemerintahan Jokowi agar memberikan jaminan keamanan kepada Imam Besar FPI, Habib Rizieq dan keluarganya, dari segala ...