Senin, 20 November 2017 | 12.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Masih Tunggu Pengungkapan Terduga Penyerang Novel

KPK Masih Tunggu Pengungkapan Terduga Penyerang Novel

Reporter : Fadilah | Kamis, 11 Mei 2017 - 17:26 WIB

IMG-22602

Jubir KPK, Febri Diansyah. (kininews/fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan masih melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait dengan penangkapan terduga peneror penyidik senior KPK, berinisial AL.

Pihaknya juga menunggu perkembangan dan kelanjutan hasil pemeriksan terhadap terduga AL.

“Iya (masih menunggu), karena penangkapan dilakukan oleh Polri, dan seperti yang disampaikan kemarin, masih dilakukan pemeriksaan oleh pihak Polri,” kata Febri saat dikonfirmasi, Kamis (11/5).

Menurut Febri untuk mengetahui status terhadap AL, atau orang yang diduga sebagai ‎pelaku penyiraman air keras ke Novel Baswedan, berdasarkan KUHAP, pihak kepolisian mempunyai waktu 1×24 jam.

“Jadi kalau mengacu KUHAP, ada waktu 1×24 jam setelah penangkapan untuk penentuan statusnya,” tegasnya.

Seperti diberitakan, petugas Polda Metro Jaya dan Mabes Polri, Rabu (10/5) malam mengamankan seorang pria berinisial AL yang diduga terkait penyiraman cairan kimia terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan penangkapan terduga AL atas keterangan Novel yang menyerahkan sendiri foto yang diduga merupakan pelaku penyiram air keras terhadapnya.

“Kami dapatkan (foto terduga) dari korban saat penyidik mengunjunginya di Singapura, ” kata Setyo Wasisto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/5) malam.

Saat ini, kata Setyo, AL masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Dia belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Saksi juga bukan. Tolong kedepankan asas praduga tak bersalah,” ujar Setyo.

Saat ini, Novel sendiri masih menjalani perawatan intensif di Singapura akibat mata kanan dan kiri karena disiram air keras oleh dua orang pelaku.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata
Politik - Senin, 20 November 2017 - 12:25 WIB

Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata

Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengapresiasi keberhasilan TNI-Polri dalam membebaskan sandera di Papua.Namun, Bobby juga berharap agar para ...
Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur
Politik - Senin, 20 November 2017 - 11:38 WIB

Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan kembali menekankan agar Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) mengikuti proses hukum atas kasus dugaan ...
Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:13 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam

Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi ...
KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:05 WIB

KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Istri Setya Novanto yakni Deisti Astriani Tagor, Senin, (20/11/2017).Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi ...
KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 09:37 WIB

KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari beberapa perkara melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta ...
Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman
Pendidikan - Senin, 20 November 2017 - 09:30 WIB

Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman

Setelah serangkaian agenda di Jakarta, Minggu malam (19/11) Ketua MPR Zulkilfli Hasan langsung terbang ke Lampung untuk menghadiri acara ngobrol ...