Minggu, 23 Juli 2017 | 17.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK Periksa Diah Anggraeni terkait Kasus e-KTP

KPK Periksa Diah Anggraeni terkait Kasus e-KTP

Reporter : Fadilah | Jumat, 12 Mei 2017 - 11:01 WIB

IMG-22608

Proyek e-KTP. (Ilustrasi)

JAKARTA, kini.co.id – KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) memeriksa mantan Sekjen Kemendagri (Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri); Diah Anggraeni, hari ini, Jumat, (12/5/2017). Pemeriksaan ini terkait dengan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AA (Andi Agustinus),” ujar Kabiro Humas KPK; Febri Diansyah saat dikonfirmasi, di Jakarta.

Pemeriksaan terhadap Diah bukan yang pertama kali, pada Jumat, (31/5/2017) lalu, Diah juga diperiksa KPK untuk Andi Narogong. Bahkan Diah sudah seringkali diperiksa untuk Sugiharto dan Irman yang kini sudah menjadi terdakwa.

Berdasarkan agenda pemeriksaan yang dirilis tim Biro Humas KPK, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang dari pihak swasta. Mereka diantaranya, Winata Cahyadi, Eko Purwoko, dan Gugun.

Andi merupakan tersangka ketiga dalam kasus ini. Ia diduga berperan aktif dalam proses pengadaan barang dan jasa dalam proyek e-KTP. Dalam proses penganggaran, Andi diduga melakukan sejumlah pertemuan dengan terdakwa, anggota DPR, dan pejabat di lingkungan Kemendagri untuk membahas proyek tersebut. Karena keaktifannya itu, akhirnya muncullah kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun.

Akibat perbuatannya itu, Andi disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat (1) kesatu juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...