Rabu, 26 Juli 2017 | 03.48 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Natalius Pigai: Komnas HAM Fleksibel Soal Meminta Keterangan Habib Rizieq

Natalius Pigai: Komnas HAM Fleksibel Soal Meminta Keterangan Habib Rizieq

Jumat, 12 Mei 2017 - 19:25 WIB

IMG-22630

Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai (kininews/rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Presidium Alumni 212 menyebutkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai korban dugaan pelanggaran HAM yang dikriminalisasi demi keamanannya, Komnas HAM bisa menemuinya di luar negeri untuk menggali keterangan langsung.

“Demi keamanan beliau [Habib Rizieq] untuk sementara tidak bisa pulang ke Indonesia karena berbagai aksi teror yang mengancamnya,” tegas Ketua Presidium alumni 212, Ustadz Ansfuri Idrus Sambo di Komnas HAM, Jumat (12/5).

Seharusnya, kata Ansfuri Komnas HAM sebagai lembaga eksternal negara bisa memfasilitasi hal tersebut, hanya masalah teknis.

Disinggung adanya kabar keberadaan Habib Rizieq yang saat ini berada di Malaysia, Ansufri enggan menyebutkan dimanas saat ini Imam Besar FPI tersebut.

“Kami tidak bisa menyebutkan di mana beliau berada karena alasan keamanan. Tapi jika Komnas HAM mau menemui beliau bisa kami fasilitasi pertemuannya di Jeddah, Arab Saudi,” tambahnya.

Sementara itu Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengaku akan memfasilitasi hal tersebut sebagai kewajiban lembaganya untuk mendapatkan keterangan semua korban.

“Itu soal teknis saja fleksibel, Komnas HAM bisa dengan mengundangnya ke Kantor Komnas HAM atau meminta keterangan di luar. Atau misalnya bisa melalui email atau wawancara langsung melalui teknologi,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 02:40 WIB

PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini

Memasuki 106 hari, Rabu (26/7) pihak Kepolisian terus berupaya mengungkap kasus penyiraman air panas yang dialami Novel Baswedan. Namun belum ...
KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:33 WIB

KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal pengadaan dan proyek-proyek yang ditangani PT Duta Graha Indah, tersangka tindak pidana korporasi ...
Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji
Ekonomi - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:25 WIB

Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Presiden Jokowi telah meminta adanya kajian dari sisi sosial, politik, dan ekonomi terhadap rencana ...
Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:49 WIB

Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi

Muchtar Efendi menyebutkan dirinya didatangi oleh pihak KPK yang mengaku utusan Johan Budi terkait harta yang disita tersebut. Menurutnya, oknum ...
Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:46 WIB

Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK

Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang terpidana kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Muchtar Effendi untuk dimintai kesaksian.Dalam ...
RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan
Politik - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:14 WIB

RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat yang tengah digodok oleh DPR memasuki fase akhir. Perumusan draf RUU tersebut akan ditajamkan kembali ...