Selasa, 26 September 2017 | 18.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Natalius Pigai: Komnas HAM Fleksibel Soal Meminta Keterangan Habib Rizieq

Natalius Pigai: Komnas HAM Fleksibel Soal Meminta Keterangan Habib Rizieq

Jumat, 12 Mei 2017 - 19:25 WIB

IMG-22630

Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai (kininews/rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Presidium Alumni 212 menyebutkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai korban dugaan pelanggaran HAM yang dikriminalisasi demi keamanannya, Komnas HAM bisa menemuinya di luar negeri untuk menggali keterangan langsung.

“Demi keamanan beliau [Habib Rizieq] untuk sementara tidak bisa pulang ke Indonesia karena berbagai aksi teror yang mengancamnya,” tegas Ketua Presidium alumni 212, Ustadz Ansfuri Idrus Sambo di Komnas HAM, Jumat (12/5).

Seharusnya, kata Ansfuri Komnas HAM sebagai lembaga eksternal negara bisa memfasilitasi hal tersebut, hanya masalah teknis.

Disinggung adanya kabar keberadaan Habib Rizieq yang saat ini berada di Malaysia, Ansufri enggan menyebutkan dimanas saat ini Imam Besar FPI tersebut.

“Kami tidak bisa menyebutkan di mana beliau berada karena alasan keamanan. Tapi jika Komnas HAM mau menemui beliau bisa kami fasilitasi pertemuannya di Jeddah, Arab Saudi,” tambahnya.

Sementara itu Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengaku akan memfasilitasi hal tersebut sebagai kewajiban lembaganya untuk mendapatkan keterangan semua korban.

“Itu soal teknis saja fleksibel, Komnas HAM bisa dengan mengundangnya ke Kantor Komnas HAM atau meminta keterangan di luar. Atau misalnya bisa melalui email atau wawancara langsung melalui teknologi,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...
Kemenperin dorong regenerasi pembatik
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 17:14 WIB

Kemenperin dorong regenerasi pembatik

Dalam pengembangan industri batik nasional secara berkelanjutan, perlu adanya upaya yang harus dilakukan, salah satunya adalah meregenerasi perajin batik. Pasalnya, ...
Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 16:53 WIB

Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta

Nilai ekspor batik dan produk batik sampai dengan semester I tahun 2017 mencapai USD39,4 juta dengan tujuan pasar utamanya ke ...
Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:28 WIB

Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan

Ketua tim Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, KPK banyak melanggar prosedur hukum acara dan melanggar HAM. Prosedur ...
Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:21 WIB

Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR

Pansus Hak Angket KPK mengaku menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu dalam menjalankan tugas dan ...
Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB

Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah

Kritikan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap KPK terus mengalir kepada lembaga antirasuah ini. Politikus PDIP Arteria Dahlan mengkritik tindakan OTT ...