Senin, 20 November 2017 | 22.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pembantu Curi Emas untuk Kekasih Gelap

Pembantu Curi Emas untuk Kekasih Gelap

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 12 Mei 2017 - 19:33 WIB

IMG-22633

Pembantu Rumah Tangga, KTH mencuri emas majikannya. (kininews/ardiansyah)

BEKASI, kini.co.id – Seorang pembantu rumah tangga (PRT), KTH (46) tega menggondol harta benda majikannya di Kampung Pilar Timur RT 02 RW 011, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Terang saja, KTH sampai hati mengambil dan melarikan emas seberat 300 gram milik majikannya, Eni Nuraeni (64).

Diketahui, KTH menggunakan hasil penjualan perhiasan untuk kepentingan membeli ponsel dan melunasi sisa kredit sepeda motor milik kekasih gelapnya, AR alias Ipin (48).

Kasubag Humas Polres Kabupaten Bekasi, Kompol Kunto Bagus menyebutkan, pelaku tega melarikan harta milik majikannya saat Eni tak berada di rumah.

“Tersangka modusnya menjadi pembantu di rumah majikannya. Saat majikannya pergi, dia mengambil emas seberat 300 gram yang disimpan di dalam lemari pakaian yang terkunci dengan cara mencongkelnya,” kata Kunto Bagus.

Saat mengetahui, barangnya hilang, korban pun segera melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian.

“Saat terjadi hilangnya emas milik korban, sang pembantu yang telah bekerja baru seumur jagung itu juga turut menghilang,” jelas dia, Jumat (12/5/2017).

Petugas pun mudah mendapatkan pelaku yang bersembunyi di rumah kontrakan di Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung. Ketika itu, KTH sedang asik tidur bersama Ipin.

Kunto menyebutkan, barang bukti kejahatan KTH berupa 32 gelang emas, 1 buah kalung emas dan 2 buah cincin dengan berat 800 gram yang kini telah diamankan petugas.

“Dengan dibantu tim IT dari Sat Reskrim Polrestro Bekasi, akhirnya kita dapat mengamankan pelaku, dan barang buktinya. Namun, 2 gelang sudah dijual pelaku di pasar daerah Indramayu,” kata Kunto.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...