Rabu, 17 Januari 2018 | 19.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Gunakan Water Canon Polisi Pukul Mundur Pendukung Ahok

Gunakan Water Canon Polisi Pukul Mundur Pendukung Ahok

Sabtu, 13 Mei 2017 - 02:24 WIB

Jakarta, kini.co.id – Aparat kepolisian mengambil langkah tegas untuk membubarkan pendukung terpidana kasus penodan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang tetap bertahan di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jl Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jumat (12/5) malam.

Dengan menggunakan dua unit water canon untuk memukul mundur massa yang telah melewati batas waktu hingga pukul 18.00 WIB untuk menggelar aksi simpatik.

Meski dihalau dengan semprotan air, para pendukung Ahok masih tetap bertahan. Mereka beriringan menyanyikan lagu-lagu nasional.

Pendukung Ahok meminta penangguhan penahanan Ahok terus bersitegang menolak membubarkan diri dan bertahan di depan Gedung Pengadilan Tinggi.

Dengan terus disemprot water cannon, akhirnya ratusan pendukung kocar-kacir menjauh dari gedung pengadilan ke berbagai arah.

Aksi pembubaran tersebut sempat membuat arus lalu lintas di ruas Jalan Letjen Suprapto macet, baik dari arah Cempaka Putih menuju Atrium Senen maupun sebaliknya.

Situasi akhirnya normal setelah para pendukung Ahok dibubarkan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...