Minggu, 19 November 2017 | 02.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Gunakan Water Canon Polisi Pukul Mundur Pendukung Ahok

Gunakan Water Canon Polisi Pukul Mundur Pendukung Ahok

Sabtu, 13 Mei 2017 - 02:24 WIB

Jakarta, kini.co.id – Aparat kepolisian mengambil langkah tegas untuk membubarkan pendukung terpidana kasus penodan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang tetap bertahan di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jl Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jumat (12/5) malam.

Dengan menggunakan dua unit water canon untuk memukul mundur massa yang telah melewati batas waktu hingga pukul 18.00 WIB untuk menggelar aksi simpatik.

Meski dihalau dengan semprotan air, para pendukung Ahok masih tetap bertahan. Mereka beriringan menyanyikan lagu-lagu nasional.

Pendukung Ahok meminta penangguhan penahanan Ahok terus bersitegang menolak membubarkan diri dan bertahan di depan Gedung Pengadilan Tinggi.

Dengan terus disemprot water cannon, akhirnya ratusan pendukung kocar-kacir menjauh dari gedung pengadilan ke berbagai arah.

Aksi pembubaran tersebut sempat membuat arus lalu lintas di ruas Jalan Letjen Suprapto macet, baik dari arah Cempaka Putih menuju Atrium Senen maupun sebaliknya.

Situasi akhirnya normal setelah para pendukung Ahok dibubarkan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 22:46 WIB

Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan pemenang sayembara informasi valid keberadaan tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto ...
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...