Rabu, 26 Juli 2017 | 13.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Gunakan Water Canon Polisi Pukul Mundur Pendukung Ahok

Gunakan Water Canon Polisi Pukul Mundur Pendukung Ahok

Sabtu, 13 Mei 2017 - 02:24 WIB

Jakarta, kini.co.id – Aparat kepolisian mengambil langkah tegas untuk membubarkan pendukung terpidana kasus penodan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang tetap bertahan di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jl Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jumat (12/5) malam.

Dengan menggunakan dua unit water canon untuk memukul mundur massa yang telah melewati batas waktu hingga pukul 18.00 WIB untuk menggelar aksi simpatik.

Meski dihalau dengan semprotan air, para pendukung Ahok masih tetap bertahan. Mereka beriringan menyanyikan lagu-lagu nasional.

Pendukung Ahok meminta penangguhan penahanan Ahok terus bersitegang menolak membubarkan diri dan bertahan di depan Gedung Pengadilan Tinggi.

Dengan terus disemprot water cannon, akhirnya ratusan pendukung kocar-kacir menjauh dari gedung pengadilan ke berbagai arah.

Aksi pembubaran tersebut sempat membuat arus lalu lintas di ruas Jalan Letjen Suprapto macet, baik dari arah Cempaka Putih menuju Atrium Senen maupun sebaliknya.

Situasi akhirnya normal setelah para pendukung Ahok dibubarkan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...