Senin, 20 November 2017 | 04.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Membawa Paksa Imam Besar FPI

Membawa Paksa Imam Besar FPI

Senin, 15 Mei 2017 - 13:32 WIB

IMG-22664

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab di Mapolda Metro Jaya (kininews/dok)

Jakarta, kini.co.id – Kapan jadwal kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, aparat kepolisian mengaku belum mengetahui.

Namun demikian, Habib Rizieq dalam pesannya kepada umat Islam, Minggu (14/5) kemarin yang berkumpul di Pondok Pesantren An-Nur, Ciseeng, Bogor memberikan nasehat jarak jauhnya mengaku dalam waktu ini akan berada di Indonesia.

“Insya Allah saya dan keluarga akan kembali ke Indonesia, Insyaa Allah saya akan berada ditengah-tengah kalian, akan kembali berjuang bersama resiko apapun,” kata Habib Rizieq.

Habib juga meminta kepada umat Islam untuk tidak terpancing dan terprovokasi dengan adanya gerakan bunga, gerakan balon dan lilin.

“Musuh tidak dicari, tapi kalau musuh datang sendiri umat Islam pantang untuk berlari, musuh tidak diundang tapi kalau musuh datang menyerang maka umat Islam tak akan lari tunggang langgang, sekali lagi jangan terpancing dan terprovokasi,” tegasnya.

Menyambut datangnya bulan Ramadhan, ia pun mengajak umat Islam untuk tarhib Ramadhan dengan menyalakan api obor, untuk NKRI yang bersatu.

“Ayo kita padamkan lilin-lilin yang rasis, fasis, padamkan lilin yang ingin merusak sistem hukum di Indonesia, padamkan lilin yang mengadu domba anak bangsa, menebar kebencian dan membela penista agama, ayo bersatu dengan menyalakan api obor untuk NKRI yang Bersatu,” tegasnya.

Sementara Polda Metro Jaya menyatakan penyidik akan menerbitkan surat perintah membawa terhadap Habib Rizieq karena telah dua kali tidak memenuhi panggilan.

Perintah membawa Habib Rizieq akan dikeluarkan pada Senin (15/5), untuk memudahkan agar pemeriksaan sebagai saksi begitu turun dari pesawat Habib Rizieq akan dibawa ke Polda Metro Jaya.

“Belum tahu kapan jadwal kembali ke Indonesia. Untuk yang pertama seperti itu (bawa paksa). Biar cepat aja deh kalau nanti kita periksa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (15/5).

Argo menegaskan, penjemputan terhadap Habib Rizieq tinggal menunggu surat perintah dari Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan. Terkait teknisnya, Argo menyerahkan kepada penyidik untuk melaksanakan perintah tersebut.

“Nanti penyidik yang lebih tahu teknisnya. Yang terpenting nanti diterbitkan surat perintah membawanya (Habib Rizieq),” paparnya.

Kuasa Hukum Habib Rizieq, Sugito Atmo Prawiro meminta penyidik Polda Metro Jaya memberikan akses kepada tim pengacara Habib Rizieq untuk mendampingi saat dijemput ke pesawat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga pemeriksaan.

“Jika dijemput di Bandara kami akan koordinasi dengan penyidik agar kami pengacara bisa ikut menjempt ke pesawat,” ujar Sugito.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:38 WIB

Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange

Tersangka Kasus Korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:26 WIB

RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap

Pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana memastikan Setya Novanto tak perlu melakukan rawat inap.Kepastian itu setelah pihak RSCM dan ...
Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:19 WIB

Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK

Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) menghentikan pembantaran penahanan terhadap Setya Novanto. Sebab mulai Ahad (19/11) malam, tersangka korupsi e-KTP itu ...
Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 20:55 WIB

Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam

Polda Metro Jaya menduga kecepatan kendaraan yang ditumpangi tersangka korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik Setya Novanto saat terjadi ...
Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 19:19 WIB

Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penghargaan kepada 63 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera atas keberhasilannya ...
Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 18:33 WIB

Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat

Sebuah peristiwa yang patut diapresiasi, saat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberi kenaikan pangkat luar biasa untuk 58 anggota TNI ...