Minggu, 19 November 2017 | 02.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tersangka BLBI Cabut Gugatan Praperadilan untuk Perbaiki Materi

Tersangka BLBI Cabut Gugatan Praperadilan untuk Perbaiki Materi

Reporter : Fadilah | Senin, 15 Mei 2017 - 16:35 WIB

IMG-22668

Syafruddin Arsyad Temenggung (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL)-BLBI, Syafruddin Arsyad Temenggung rupanya mencabut gugatan praperadilan kepada KPK yang menetapkan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sebagai tersangka.

Pencabutan praperadilan itu dilakukan untuk memperbaiki materi gugatannya. Setelah melakukan diperbaiki, tim kuasa hukum Syafruddin akan kembali mengajukan praperadilan melawan KPK.

Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rusdiyanto Loleh membacakan pencabutan dalam sidangnya.

“Mencabut perkara pidana praperadilan Syafruddin Arsyad Temenggung melawan KPK sebagai termohon,” kata Rusdiyanto di ruang sidang utama PN Jakarta Selatan, Senin (15/5).

Rusdiyanto menjelaskan, pihaknya menerima pengajuan praperadilan pada 8 Mei 2017 lalu. Namun tiga hari kemudian, pada 10 Mei 2017, pihaknya menerima surat pencabutan praperadilan dari kuasa hukum Syafruddin.

Maka dengan demikian, tambah Rusdiyanto perkara praperadilan yang diajukan Syafrudin dianggap selesai dan tidak ada pemeriksaan lanjutan.

“Perkara ini selesai dan tidak ada lagi pemeriksaan lanjutan,” tutup Rusdiyanto.

Tim kuasa hukum Syafruddin, Dodi S Abdulkadir menegaskan pencabutan gugatan terhadap KPK dilakukan untuk melengkapi bukti baru.

“Karena ada bukti tambahan. Maka praperadilan ini kita cabut, dan akan kita diajukan kembali setelah diperbaiki,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 22:46 WIB

Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan pemenang sayembara informasi valid keberadaan tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto ...
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...