Rabu, 26 Juli 2017 | 13.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tersangka BLBI Cabut Gugatan Praperadilan untuk Perbaiki Materi

Tersangka BLBI Cabut Gugatan Praperadilan untuk Perbaiki Materi

Reporter : Fadilah | Senin, 15 Mei 2017 - 16:35 WIB

IMG-22668

Syafruddin Arsyad Temenggung (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL)-BLBI, Syafruddin Arsyad Temenggung rupanya mencabut gugatan praperadilan kepada KPK yang menetapkan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sebagai tersangka.

Pencabutan praperadilan itu dilakukan untuk memperbaiki materi gugatannya. Setelah melakukan diperbaiki, tim kuasa hukum Syafruddin akan kembali mengajukan praperadilan melawan KPK.

Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rusdiyanto Loleh membacakan pencabutan dalam sidangnya.

“Mencabut perkara pidana praperadilan Syafruddin Arsyad Temenggung melawan KPK sebagai termohon,” kata Rusdiyanto di ruang sidang utama PN Jakarta Selatan, Senin (15/5).

Rusdiyanto menjelaskan, pihaknya menerima pengajuan praperadilan pada 8 Mei 2017 lalu. Namun tiga hari kemudian, pada 10 Mei 2017, pihaknya menerima surat pencabutan praperadilan dari kuasa hukum Syafruddin.

Maka dengan demikian, tambah Rusdiyanto perkara praperadilan yang diajukan Syafrudin dianggap selesai dan tidak ada pemeriksaan lanjutan.

“Perkara ini selesai dan tidak ada lagi pemeriksaan lanjutan,” tutup Rusdiyanto.

Tim kuasa hukum Syafruddin, Dodi S Abdulkadir menegaskan pencabutan gugatan terhadap KPK dilakukan untuk melengkapi bukti baru.

“Karena ada bukti tambahan. Maka praperadilan ini kita cabut, dan akan kita diajukan kembali setelah diperbaiki,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...