Rabu, 26 Juli 2017 | 03.50 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>PDI Perjuangan Segera Buka Pendaftaran Balon Wali Kota

PDI Perjuangan Segera Buka Pendaftaran Balon Wali Kota

Reporter : Ardiansyah | Senin, 15 Mei 2017 - 21:39 WIB

IMG-22675

Ilustrasi

BEKASI, kini.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi, segera buka pendaftaran bakal calon Wali kota dan wakil Wali kota, pada 20 Mei 2017.

“Insya Allah tanggal 20 Mei 2017 nanti kami akan buka pendaftaran penjaringan,” ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Anim Imanuduin, Senin (15/5/2017).

PDI Perjuangan juga mengaku, sudah mempersiapkan dengan matang proses penjaringan kandidat.

“Iya persiapannya dari hulu sampai ke hilir. Artinya semua perangkat partai akan kita gerakkan,” kata dia.

Anim menuturkan, pada pendaftaran akan diumumkan secara terbuka.

Ia menegaskan, penjaringan atau pendaftaran pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018, ini terbuka untuk kader dan non kader.

“Jadi kami membuka kesempatan seluas-luasnya untuk non kader” tegas Anim.

Panitia penjaringan hanya memberikan waktu 10 hari bagi calon yang berminat mendaftar lewat PDIP. Terhitung pada tanggal 20 sampai 30 Mei 2017.

“Siapapun orangnya yang berkeinginan mencalonkan diri. Baik pengusaha, politisi, birokrasi, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, silahkan mendaftar kepada panitia penjaringan,” tambah dia.

Hingga saat ini, PDI Perjuangan belum mempromosikan siapa kader internal yang sedang disiapkan.

Ditanya soal kreteria calon yang akan diusung PDI Perjuangan di Pilkada Kota Bekasi 2018, Anim mengaku tidak menentukan kreteria. Namun yang pasti PDIP mengusung calon wali kota dan calon Wakil wali kota untuk menang.

“Kita bertarung untuk menang, siapapun boleh mendaftar,” tegas dia.

Usai pendaftaran, kemudian PDI Perjuangan Kota Bekasi juga akan melakukan verifikasi berkas pendaftaran selama 6 hari yakni, mulai tanggal 6 hingga 11 Juni 2017. Pendaftar yang masih ada kekurangan atau kesalahan berkas pendaftaran, diberikan kesempatan untuk perbaikan berkas dengan tenggat waktu yang telah ditentukan.

“Setelah penjaringan, panitia membawa berkas ke DPD kemudian ke DPP, dan keputusan final ada di DPP,” tandas Anim.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 02:40 WIB

PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini

Memasuki 106 hari, Rabu (26/7) pihak Kepolisian terus berupaya mengungkap kasus penyiraman air panas yang dialami Novel Baswedan. Namun belum ...
KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:33 WIB

KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal pengadaan dan proyek-proyek yang ditangani PT Duta Graha Indah, tersangka tindak pidana korporasi ...
Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji
Ekonomi - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:25 WIB

Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Presiden Jokowi telah meminta adanya kajian dari sisi sosial, politik, dan ekonomi terhadap rencana ...
Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:49 WIB

Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi

Muchtar Efendi menyebutkan dirinya didatangi oleh pihak KPK yang mengaku utusan Johan Budi terkait harta yang disita tersebut. Menurutnya, oknum ...
Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:46 WIB

Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK

Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang terpidana kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Muchtar Effendi untuk dimintai kesaksian.Dalam ...
RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan
Politik - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:14 WIB

RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat yang tengah digodok oleh DPR memasuki fase akhir. Perumusan draf RUU tersebut akan ditajamkan kembali ...