Sabtu, 27 Mei 2017 | 13.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ribuan Perusahaan Swasta di Bekasi Buang Limbah Liar

Ribuan Perusahaan Swasta di Bekasi Buang Limbah Liar

Reporter : Ardiansyah | Senin, 15 Mei 2017 - 21:43 WIB

IMG-22676

Ilustrasi limbah. (ist)

BEKASI, kini.co.id – Sebanyak 1.200 perusahaan swasta tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Namun, hanya ada 10 persen atau 120 perusahaan saja yang melaporkan, pengelolaan limbahnya ke pemerintah Kota Bekasi.

Sisanya, ada 1.050 perusahaan swasta yang teridikasi masih membuang limbah secara liar, atau tidak sesuai baku mutu lingkungan setempat.

Berdasarkan pendataannya, ribuan perusahaan swasta itu membuang limbah di 200 titik. Mulai dari pembuangan limbah secara liar di kali, saluran air dan sirkulasi udara.

Terkuaknya indikasi pembuangan limbah liar, oleh perusahaan swasta ini dibeberkan langsung oleh Kepala Bidang Persampahan, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dadang Mulyana.

“Laporan pengelolaan limbah wajib diberikan ke pemerintah, mengingat dampak limbah terhadap lingkungan sangat berbahaya,” ujar Dadang, Senin (15/5/2017).

Dadang melanjutkan, meski tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Perusahaan swasta yang membuang limbah secara liar di dominasi dari Kecamatan Bantargebang, Medansatria dan Bekasi Utara.

Tiga Kecamatan tersebut, kata dia, banyak perusahaan swasta yang bergerak di berbagai bidang usaha.

Sebetulnya, kata Dadang, mereka berhak membuang limbah di saluran air, akli maupun sirkulasi udara. Hanya saja, pembuangan limbah harus sesuai dengan baku mutu lingkungan.

“Sebelum dibuang, limbah harus melewati proses pengolahan atau bisa menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),” tandas dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:07 WIB

Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah

Sungguh tragis nasib Sulaidawati, setelah mencari suaminya Eddy Suprianto (60) selama dua hari tidak ketemu, sejak Rabu (24/5/2017). Namun, suaminya ...
Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:04 WIB

Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas

Seorang pekerja di CV Parma, Kampung Cikiwul RT 003 RW 001, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, tewas setelah jatuh tergeletak dan ...
KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:23 WIB

KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tangkap tangan terhadap tujuh orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pejabat Kementerian Desa, ...
Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:07 WIB

Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan jenis bahan peledak yang digunakan Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam dalam melakukan aksinya, Rabu ...
Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:57 WIB

Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu

Identitas pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5) malam lalu telah terindentifikasi berdasarkan hasil test DNA. ...
Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:14 WIB

Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo berjanji akan terbuka soal penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter militer AgustaWestland (AW)-101."Jangan khawatir ...