Minggu, 22 April 2018 | 11.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ribuan Perusahaan Swasta di Bekasi Buang Limbah Liar

Ribuan Perusahaan Swasta di Bekasi Buang Limbah Liar

Reporter : Ardiansyah | Senin, 15 Mei 2017 - 21:43 WIB

IMG-22676

Ilustrasi limbah. (ist)

BEKASI, kini.co.id – Sebanyak 1.200 perusahaan swasta tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Namun, hanya ada 10 persen atau 120 perusahaan saja yang melaporkan, pengelolaan limbahnya ke pemerintah Kota Bekasi.

Sisanya, ada 1.050 perusahaan swasta yang teridikasi masih membuang limbah secara liar, atau tidak sesuai baku mutu lingkungan setempat.

Berdasarkan pendataannya, ribuan perusahaan swasta itu membuang limbah di 200 titik. Mulai dari pembuangan limbah secara liar di kali, saluran air dan sirkulasi udara.

Terkuaknya indikasi pembuangan limbah liar, oleh perusahaan swasta ini dibeberkan langsung oleh Kepala Bidang Persampahan, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dadang Mulyana.

“Laporan pengelolaan limbah wajib diberikan ke pemerintah, mengingat dampak limbah terhadap lingkungan sangat berbahaya,” ujar Dadang, Senin (15/5/2017).

Dadang melanjutkan, meski tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Perusahaan swasta yang membuang limbah secara liar di dominasi dari Kecamatan Bantargebang, Medansatria dan Bekasi Utara.

Tiga Kecamatan tersebut, kata dia, banyak perusahaan swasta yang bergerak di berbagai bidang usaha.

Sebetulnya, kata Dadang, mereka berhak membuang limbah di saluran air, akli maupun sirkulasi udara. Hanya saja, pembuangan limbah harus sesuai dengan baku mutu lingkungan.

“Sebelum dibuang, limbah harus melewati proses pengolahan atau bisa menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),” tandas dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...