Senin, 20 November 2017 | 04.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Habib Rizieq Pulang ke Indonesia Habis Lebaran

Habib Rizieq Pulang ke Indonesia Habis Lebaran

Reporter : Fadilah | Selasa, 16 Mei 2017 - 13:40 WIB

IMG-22685

Ketua Tim Advokasi GNPF MUI, Kapitra Ampera. (kininews/fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Tim Advokasi GNPF-MUI, Kapitra Ampera memastikan jika Habib Rizieq tidak akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya yang dipanggil sebagai saksi atas kasus dugaan percakapan berkonten pornografi antara Habib dengan Firza Husein.

Kapitra yang juga Penanggungjawab Tim Advokasi Habib Rizieq menegaskan untuk sementara Habib Rizieq akan tinggal di Saudi Arabia dan kemungkinan baru akan kembali ke Indonesia usai Idul Fitri.

“Habib menahan diri untuk datang (penuhi panggilan). Karena nanti interpretatif. Jadi ada berita ini itu,” tegas Kapitra dalam keterangan persnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (16/05).

Kapitra juga menyebutkan beberapa alasan yang membuat Habib Rizieq memutuskan untuk tidak pulang ke Indonesia, salah satunya adalah penyidik memanggilnya sebagai saksi atas perkara yang dia tidak pahami.

“Ini perkara yang dia tidak mengerti. Karena perkara itu tidak berkaitan sama sekali dengan Indonesia. Tidak ada sangkut pautnya dengan dia. Bisa jadi direkayasa untuk menjadi sebuah perkara,” bebernya.

Menurut Kapitra, Habib Rizieq sebenarnya ingin kembali ke Indonesia Sabtu (13/5) lalu, namun ia menahan diri untuk pulang dan melanjutkan perjalanannya ke Arab Saudi untuk umrah.

Maka dari itu, tambahnya kemungkinan besar Habib Rizieq akan menjalani ibadah puasa Ramadhan di Tanah Suci, dan baru kembali ke Indonesia setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Ini kan mau Ramadhan, jadi supaya tidak mengganggu ibadah juga, Habib masih di sana,” ungkapnya.

Seperti diketahui, penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya sudah mengeluarkan surat perintah penjemputan paksa bagi Habib Rizieq untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus dugaan percakapan berkonten pornografi yang viral di dunia maya, di mana kasus tersebut juga menyeret nama Firza Husein.

Firza Husein yang memenuhi panggilan penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya didampingi kuasa hukumnya Azis Yanuar masih menjalani pemeriksaan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:38 WIB

Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange

Tersangka Kasus Korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:26 WIB

RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap

Pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana memastikan Setya Novanto tak perlu melakukan rawat inap.Kepastian itu setelah pihak RSCM dan ...
Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:19 WIB

Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK

Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) menghentikan pembantaran penahanan terhadap Setya Novanto. Sebab mulai Ahad (19/11) malam, tersangka korupsi e-KTP itu ...
Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 20:55 WIB

Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam

Polda Metro Jaya menduga kecepatan kendaraan yang ditumpangi tersangka korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik Setya Novanto saat terjadi ...
Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 19:19 WIB

Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penghargaan kepada 63 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera atas keberhasilannya ...
Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 18:33 WIB

Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat

Sebuah peristiwa yang patut diapresiasi, saat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberi kenaikan pangkat luar biasa untuk 58 anggota TNI ...