Sabtu, 27 Mei 2017 | 12.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kuasa Hukum Rizieq Shihab: Yang Sebarkan Chat Harus Diproses Hukum

Kuasa Hukum Rizieq Shihab: Yang Sebarkan Chat Harus Diproses Hukum

Reporter : Fadilah | Selasa, 16 Mei 2017 - 15:27 WIB

IMG-22689

Ketua Tim Advokasi GNPF MUI, Kapitra Ampera. (kininews/fadilah)

JAKARTA, kini.co.id – PMJ (Polda Metro Jaya) tengah mengusut kasus dugaan pesan berkonten pornografi yang viral di dunia maya. Dimana kasus tersebut menyeret nama Firza Husein dan Pentolan FPI (Front Pembela Islam) Habib Rizieq Shihab.

Keduanya telah sering dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan. Namun keduanya selalu mangkir dengan berbagai macam alasan.

Ketua Tim Advokasi GNPF MUI, Kapitra Ampera mengatakan, seharusnya orang yang diproses dalam dugaan chat vulgar itu adalah orang yang menyebarkan chat tersebut.

“Kalau kita lihat konstruksi hukum bahwa orang yang memproduksi dan mendistribusikan itu lah yang harus diperiksa dan disidik. Bukan yang difitnah yang dituduh ada dalam konten pembicaraan yang didistribusikan,” ujar Kapitra dalam Konferensi Pers di Islmaic Center, Tebet Utara, Jakarta Selatan, Selasa, (16/5/2017).

Diketahui isi chatan itu dan Handphone milik Rizieq Shihab digunakan sebagai alat bukti oleh pihak kepolisian dalam mengusut kasus tersebut.

Menurutnya bila hanya bersandar pada chat tersebut, Kapitra menyebut hal tersebut mudah direkayasa. Dia lantas menegaskan, tidak ada satu pun foto Rizieq dalam percakapan itu.

“Kita lihat ada kasus chat, dugaan chat itu mudah sekali di-engineering, direkayasa validitas chat itu milik Habib Rizieq dan yang lainnya itu sangat mudah dimanipulasi. Sehingga kebenaran akan hal itu sulit dibuktikan,” pungkasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:07 WIB

Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah

Sungguh tragis nasib Sulaidawati, setelah mencari suaminya Eddy Suprianto (60) selama dua hari tidak ketemu, sejak Rabu (24/5/2017). Namun, suaminya ...
Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:04 WIB

Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas

Seorang pekerja di CV Parma, Kampung Cikiwul RT 003 RW 001, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, tewas setelah jatuh tergeletak dan ...
KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:23 WIB

KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tangkap tangan terhadap tujuh orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pejabat Kementerian Desa, ...
Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:07 WIB

Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan jenis bahan peledak yang digunakan Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam dalam melakukan aksinya, Rabu ...
Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:57 WIB

Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu

Identitas pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5) malam lalu telah terindentifikasi berdasarkan hasil test DNA. ...
Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:14 WIB

Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo berjanji akan terbuka soal penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter militer AgustaWestland (AW)-101."Jangan khawatir ...