Senin, 26 Juni 2017 | 17.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Dua Pembobol Toko Berurusan dengan Polisi di Bekasi

Dua Pembobol Toko Berurusan dengan Polisi di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 16 Mei 2017 - 19:19 WIB

IMG-22691

Ilustrasi maling. (kininews/ist)

BEKASI, kini.co.id – Dua dari empat spesialis pembobol toko yang biasa beraksi di Kabupaten Bekasi dan Karawang ditangkap polisi, Senin (15/5/2017) siang.

Pelaku WHN (32) dan R (23) ditangkap di daerah Rawapanjang, Kecamatan Rawalumbu. Sementara dua tersangka lainnya, MW dan HEN masih diburu polisi.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Asep Adisaputra mengatakan, selain mengamankan dua pelaku pencurian, penyidik juga menangkap dua orang yang bertugas sebagai penadah barang curian. Mereka berinisial WAN (38) dan RF (18), warga Jalan Pangkalan Bambu, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

“Keempatnya diamankan tanpa perlawanan di tempat berbeda namun di daerah yang sama di Rawapanjang,” ujar Asep Selasa (16/5/2017).

Asep mengatakan, kasus pencurian yang terakhir terjadi di sebuah toko baju atau distro di Kampung Petecina RT 01 RW 01, Desa Sukaraja, Kecamatan Tambelang, Kamis (4/5/2017) lalu.

Saat hendak membuka, korban NOP (21) terkejut mendapati tokonya telah berantakan akibat disusupi maling. Selain itu, barang dagangannya berupa sejumlah pakaian dan celana yang ada di toko juga raib digasak pencuri.

“Penyidik kemudian bergegas ke lokasi untuk mengolah tempat kejadian perkara dan memeriksa keterangan saksi di lokasi,” jelas dia.

Beberapa hari pasca kejadian itu, penyidik mendapat informasi dari korban bahwa barang dagangannya telah dijual oleh orang lain di media sosial Facebook. Petugas kemudian menyamar sebagai calon pembeli dan mengajak penjual barang itu, RF untuk bertemu di Rawapanjang.

“Saat hendak bertransaksi, petugas langsung mengamankan tersangka. Dia membantah mencuri namun mendapat barang itu dari rekannya, WAN,” kata Asep.

Dari keterangan RF, polisi akhirnya berhasil mengamankan WAN penadah barang curian tersebut beserta beberapa potong pakaian milik korban. Pelaku WAN kemudian mengaku, barang yang dijualnya itu diperoleh dari komplotan pencuri berinisial WHN, R, MW dan HEN.

“Petugas kemudian mengejar pelaku pencurian, namun yang tertangkap hanya WHN dan R. Sedangkan dua pelaku lainnya berhasil lolos,” tandas dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyerangan Mapolda Sumut, IPW  Imbau Polri Lebih Siaga
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 17:00 WIB

Penyerangan Mapolda Sumut, IPW Imbau Polri Lebih Siaga

Jajaran Polri diminta agar lebih bersiaga menyusul serangan yang dilakukan oleh dua orang yang diduga pendukung Islamic State di ...
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 14:25 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 1438 Hijriah di gerbang tol (GT) Cikarang Utama terjadi pada H+4 atau ...
Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 12:47 WIB

Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen

Jumlah kendaraaan yang melintasi Tol Cikopo-Palimanan di Gerbang Tol Palimanan Utama hingga Senin (26/6) pagi mengalami kenaikan 20,5%. Kendaraan mudik ...
Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 10:13 WIB

Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus

Polisi menangkap lima orang yang diduga terkait penyerangan pos jaga Mapolda Sumut yang terjadi pada Minggu (25/6). Dari kelima pelaku, ...
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...