Rabu, 13 Desember 2017 | 02.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Dua Pembobol Toko Berurusan dengan Polisi di Bekasi

Dua Pembobol Toko Berurusan dengan Polisi di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 16 Mei 2017 - 19:19 WIB

IMG-22691

Ilustrasi maling. (kininews/ist)

BEKASI, kini.co.id – Dua dari empat spesialis pembobol toko yang biasa beraksi di Kabupaten Bekasi dan Karawang ditangkap polisi, Senin (15/5/2017) siang.

Pelaku WHN (32) dan R (23) ditangkap di daerah Rawapanjang, Kecamatan Rawalumbu. Sementara dua tersangka lainnya, MW dan HEN masih diburu polisi.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Asep Adisaputra mengatakan, selain mengamankan dua pelaku pencurian, penyidik juga menangkap dua orang yang bertugas sebagai penadah barang curian. Mereka berinisial WAN (38) dan RF (18), warga Jalan Pangkalan Bambu, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

“Keempatnya diamankan tanpa perlawanan di tempat berbeda namun di daerah yang sama di Rawapanjang,” ujar Asep Selasa (16/5/2017).

Asep mengatakan, kasus pencurian yang terakhir terjadi di sebuah toko baju atau distro di Kampung Petecina RT 01 RW 01, Desa Sukaraja, Kecamatan Tambelang, Kamis (4/5/2017) lalu.

Saat hendak membuka, korban NOP (21) terkejut mendapati tokonya telah berantakan akibat disusupi maling. Selain itu, barang dagangannya berupa sejumlah pakaian dan celana yang ada di toko juga raib digasak pencuri.

“Penyidik kemudian bergegas ke lokasi untuk mengolah tempat kejadian perkara dan memeriksa keterangan saksi di lokasi,” jelas dia.

Beberapa hari pasca kejadian itu, penyidik mendapat informasi dari korban bahwa barang dagangannya telah dijual oleh orang lain di media sosial Facebook. Petugas kemudian menyamar sebagai calon pembeli dan mengajak penjual barang itu, RF untuk bertemu di Rawapanjang.

“Saat hendak bertransaksi, petugas langsung mengamankan tersangka. Dia membantah mencuri namun mendapat barang itu dari rekannya, WAN,” kata Asep.

Dari keterangan RF, polisi akhirnya berhasil mengamankan WAN penadah barang curian tersebut beserta beberapa potong pakaian milik korban. Pelaku WAN kemudian mengaku, barang yang dijualnya itu diperoleh dari komplotan pencuri berinisial WHN, R, MW dan HEN.

“Petugas kemudian mengejar pelaku pencurian, namun yang tertangkap hanya WHN dan R. Sedangkan dua pelaku lainnya berhasil lolos,” tandas dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...