Tuesday, 17 July 2018 | 18.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Sri Bintang Sepakat Habib Rizieq Tidak Pulang ke Indonesia

Sri Bintang Sepakat Habib Rizieq Tidak Pulang ke Indonesia

Tuesday, 16 May 2017 - 21:05 WIB

IMG-22695

Sri Bintang Pamungkas. (kininews/rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Aktivis senior Sri Bintang Pamungkas mengaku sepakat jika Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tidak pulang ke Indonesia.

Terlebih kasus dugaan percakapan berkonten pornografi yang disangkakan kepada Habib Rizieq dinilai merupakan kasus ecek-ecek yang bisa jadi merupakan rekayasa belaka.

“Saya pernah bilang sama Habib, saya pulang ke Indonesia dari Jerman dulu karena siap melawan Soeharto. Nah, sekarang Habib yang begitu besarnya nama sebagai ulama dan habaib pula, kok mau datang hanya untuk perkara ecek-ecek. Jadi saya bilang enggak usah pulang,” kata Sri Bintang kepada wartawan usai diskusi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/5).

Sri Bintang juga menilai polisi berlebihan hanya karena menginginkan Habib Rizieq datang sebagai saksi kemudian melibatkan pihak interpol.

Seperti dikatakan Ketua Tim Advokasi GNPF-MUI, Kapitra Ampera bahwa Habib Rizieq memastikan tidak akan memenuhi panggilan polisi dan lebih memilih tinggal sementara di Arab Saudi setelah dari Malaysia beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, Sri Bintang menyebut polisi tidak bisa sembarangan melakukan pemanggilan.

“Emang polisi mau datang ke Saudi Arabia. Kalau Saudi sebagai negara berdaulat tidak memberikan visa ke polisi, emang polisi bisa berangkat ke sana,” tegasnya.

Menyinggung kasus makar yang menjerat dirinya, Sri Bintang meminta agar polisi segera menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Saya kira polisi harus diganggu terus agar mau mengeluarkan surat pemberhentian penyelidikan (SP3),” tambahnya.

Pasalnya, kata Sri Bintang tuduhan polisi kepadanya soal makar pernah akan dicabut, tapi belakangan malah akan diganti dengan tuduhan lainnya.

“Pernah menjawab sebulan lalu, dikatakan mungkin kasus makar didrop dan diganti UU ITE. Tapi saya tunggu kok tuduhan IT enggak pernah muncul. Makanya saya tetap jadi tersangka, begitu juga tersangka lainnya,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...