Minggu, 23 Juli 2017 | 05.52 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Sri Bintang Sepakat Habib Rizieq Tidak Pulang ke Indonesia

Sri Bintang Sepakat Habib Rizieq Tidak Pulang ke Indonesia

Selasa, 16 Mei 2017 - 21:05 WIB

IMG-22695

Sri Bintang Pamungkas. (kininews/rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Aktivis senior Sri Bintang Pamungkas mengaku sepakat jika Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tidak pulang ke Indonesia.

Terlebih kasus dugaan percakapan berkonten pornografi yang disangkakan kepada Habib Rizieq dinilai merupakan kasus ecek-ecek yang bisa jadi merupakan rekayasa belaka.

“Saya pernah bilang sama Habib, saya pulang ke Indonesia dari Jerman dulu karena siap melawan Soeharto. Nah, sekarang Habib yang begitu besarnya nama sebagai ulama dan habaib pula, kok mau datang hanya untuk perkara ecek-ecek. Jadi saya bilang enggak usah pulang,” kata Sri Bintang kepada wartawan usai diskusi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/5).

Sri Bintang juga menilai polisi berlebihan hanya karena menginginkan Habib Rizieq datang sebagai saksi kemudian melibatkan pihak interpol.

Seperti dikatakan Ketua Tim Advokasi GNPF-MUI, Kapitra Ampera bahwa Habib Rizieq memastikan tidak akan memenuhi panggilan polisi dan lebih memilih tinggal sementara di Arab Saudi setelah dari Malaysia beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, Sri Bintang menyebut polisi tidak bisa sembarangan melakukan pemanggilan.

“Emang polisi mau datang ke Saudi Arabia. Kalau Saudi sebagai negara berdaulat tidak memberikan visa ke polisi, emang polisi bisa berangkat ke sana,” tegasnya.

Menyinggung kasus makar yang menjerat dirinya, Sri Bintang meminta agar polisi segera menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Saya kira polisi harus diganggu terus agar mau mengeluarkan surat pemberhentian penyelidikan (SP3),” tambahnya.

Pasalnya, kata Sri Bintang tuduhan polisi kepadanya soal makar pernah akan dicabut, tapi belakangan malah akan diganti dengan tuduhan lainnya.

“Pernah menjawab sebulan lalu, dikatakan mungkin kasus makar didrop dan diganti UU ITE. Tapi saya tunggu kok tuduhan IT enggak pernah muncul. Makanya saya tetap jadi tersangka, begitu juga tersangka lainnya,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...
Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 17:07 WIB

Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan

Komisi IV DPR RI akan segera memanggil Menteri Pertanian terkait penggrebekan 1.000 ton beras oplosan di gudang milik PT Indo ...
Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 16:38 WIB

Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi

Anak-anak merupakan aset bangsa yang sungguh berharga. Anak-anak merupakan pesan untuk masa depan. Sehingga harus dididik, dilindungi dan dijamin haknya ...
Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 15:45 WIB

Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memantau ada delapan titik panas karena kebakaran hutan dan lahan di sejumlah ...