Selasa, 21 November 2017 | 00.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Terlanjur Dikriminalisasi Rezim Jokowi, Habib Rizieq Sebaiknya Pulang

Terlanjur Dikriminalisasi Rezim Jokowi, Habib Rizieq Sebaiknya Pulang

Rabu, 17 Mei 2017 - 09:07 WIB

IMG-22700

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab di Mapolda Metro Jaya (kininews/dok)

Jakarta, kini.co.id – Pemerintah Jokowi lewat aparat kepolisian yang merambisi memperkarakan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab dinilai sebagai bentuk pembungkaman lawan politik.

Ketua DPP Partai Demokrat Andi Arief dalam akun twitternya menyebutkan hal itu.

“Bagi rezim Jokowi, keadilan itu jika Ahok dipenjara, maka Habib Rizieq harus dipenjara,” katanya di akun Twitter @andiariefaa, Rabu (17/5).

“Setelah Ongen Paonganan, kini Habib Rizieq dihajar dengan kasus kurang lebih sama. Polisi menjadi alat kekuasaan membungkam lawan politik,” tambah Andi Arief.

Menurutnya, pasal yang menjerat Habib Rizieq sudah dialami pakar kemaritiman Yulianus Paonganan alias Ongen Paonganan.

“Hanya dengan gunakan pasal UU ITE tentang kesusilaan/pornografilah rezim ini bisa langsung menahan lawan politik karena ancamannya 12 tahun,” ujarnya.

Andi Arief berharap kepada Habib Rizieq Shihab yang saat ini berada di Arab Saudi, agar sebaiknya pulang ke Tanah Air dan menjalani proses hukum.

“Habib Rizieq sebaiknya pulang saja segera, hadapi saja kasus ini. Rakyat sudah kadung paham bahwa ini kriminalisasi khas rezim Jokowi,” tuturnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 23:02 WIB

Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng

Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun 2017, bahkan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) industri ...
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...