Rabu, 25 April 2018 | 17.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK Persilakan Polisi Periksa Tersangka Penyiraman Novel Baswedan

KPK Persilakan Polisi Periksa Tersangka Penyiraman Novel Baswedan

Reporter : Fadilah | Rabu, 17 Mei 2017 - 15:41 WIB

IMG-22704

Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Alexander Marwata. (kininews/fadilah)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Alexander Marwata mengatakan bahwa pihaknya memberikan akses kepada pihak kepolisian untuk memeriksa sejumlah pihak termasuk tersangka KPK yang dicurigai terlibat kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan.

“Silakan saja,” tutur Alex di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu, (17/5/2017).

Menurut Alex sejauh ini belum ada koordinasi antara KPK dengan pihak kepolisian terkait pemeriksaan ini.

“Koordinasi, tentu iya harus dilakukan. Karena sekarang Miryam merupakan tahanan KPK,” pungkas Alex.

Sebelumnya Penyidik PMJ (Polda Metro Jaya) berencana memeriksa sejumlah orang yang kasusnya pernah atau sedang ditangani oleh penyidik Novel Baswedan. Karena dianggap berpotensi memiliki keterkaitan atau menjadi dalang di balik aksi penyiraman air keras ke wajah penyidik KPK tersebut.

Menurut Kabid Humas PMJ Kombes Pol R. P. Argo Yuwono, tidak tertutup kemungkinan bahwa mereka memiliki keterkaitan atau berada di belakang kejadian ini atas dorongan rasa sakit hati ketika menjalani proses hukum di KPK.

“Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mencari tahu kemungkinan motif di balik peristiwa ini,” ucap Argo secara terpisah.

Diketahui, sejumlah kasus yang diketahui pernah ditangani Novel seperti kasus e-KTP yang melibatkan sejumlah nama seperti mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto sebagai terdakwa serta anggota DPR RI Miryam S. Haryani.

Dalam kasus ini, Miryam sempat mengaku mendapat tekanan dan paksaan dalam proses pembuatan BAP hingga akhirnya mencabut BAP yang sudah dia tandatangani.

Untuk itu, polisi kemungkinan besar akan memintai keterangan dari Mirza terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel.

Selain itu, penyidik juga akan memeriksa sejumlah pihak terkait kasus lainnya yang pernah ditangani oleh Novel, seperti kasus dugaan korupsi suap uji materi Undang-Undang No 41 tahun 2014 tentang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang menyeret hakim MK (Mahkamah Konstitusi) Patrialis Akbar.

Begitu juga dengan pihak yang terkait kasus dugaan korupsi proyek Al-Qur’an dan pengadaan laboratorium MTs di Kementerian Agama (Kemenag) yang melibatkan tersangka Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...