Rabu, 26 Juli 2017 | 03.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK Persilakan Polisi Periksa Tersangka Penyiraman Novel Baswedan

KPK Persilakan Polisi Periksa Tersangka Penyiraman Novel Baswedan

Reporter : Fadilah | Rabu, 17 Mei 2017 - 15:41 WIB

IMG-22704

Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Alexander Marwata. (kininews/fadilah)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Alexander Marwata mengatakan bahwa pihaknya memberikan akses kepada pihak kepolisian untuk memeriksa sejumlah pihak termasuk tersangka KPK yang dicurigai terlibat kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan.

“Silakan saja,” tutur Alex di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu, (17/5/2017).

Menurut Alex sejauh ini belum ada koordinasi antara KPK dengan pihak kepolisian terkait pemeriksaan ini.

“Koordinasi, tentu iya harus dilakukan. Karena sekarang Miryam merupakan tahanan KPK,” pungkas Alex.

Sebelumnya Penyidik PMJ (Polda Metro Jaya) berencana memeriksa sejumlah orang yang kasusnya pernah atau sedang ditangani oleh penyidik Novel Baswedan. Karena dianggap berpotensi memiliki keterkaitan atau menjadi dalang di balik aksi penyiraman air keras ke wajah penyidik KPK tersebut.

Menurut Kabid Humas PMJ Kombes Pol R. P. Argo Yuwono, tidak tertutup kemungkinan bahwa mereka memiliki keterkaitan atau berada di belakang kejadian ini atas dorongan rasa sakit hati ketika menjalani proses hukum di KPK.

“Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mencari tahu kemungkinan motif di balik peristiwa ini,” ucap Argo secara terpisah.

Diketahui, sejumlah kasus yang diketahui pernah ditangani Novel seperti kasus e-KTP yang melibatkan sejumlah nama seperti mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto sebagai terdakwa serta anggota DPR RI Miryam S. Haryani.

Dalam kasus ini, Miryam sempat mengaku mendapat tekanan dan paksaan dalam proses pembuatan BAP hingga akhirnya mencabut BAP yang sudah dia tandatangani.

Untuk itu, polisi kemungkinan besar akan memintai keterangan dari Mirza terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel.

Selain itu, penyidik juga akan memeriksa sejumlah pihak terkait kasus lainnya yang pernah ditangani oleh Novel, seperti kasus dugaan korupsi suap uji materi Undang-Undang No 41 tahun 2014 tentang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang menyeret hakim MK (Mahkamah Konstitusi) Patrialis Akbar.

Begitu juga dengan pihak yang terkait kasus dugaan korupsi proyek Al-Qur’an dan pengadaan laboratorium MTs di Kementerian Agama (Kemenag) yang melibatkan tersangka Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 02:40 WIB

PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini

Memasuki 106 hari, Rabu (26/7) pihak Kepolisian terus berupaya mengungkap kasus penyiraman air panas yang dialami Novel Baswedan. Namun belum ...
KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:33 WIB

KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal pengadaan dan proyek-proyek yang ditangani PT Duta Graha Indah, tersangka tindak pidana korporasi ...
Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji
Ekonomi - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:25 WIB

Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Presiden Jokowi telah meminta adanya kajian dari sisi sosial, politik, dan ekonomi terhadap rencana ...
Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:49 WIB

Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi

Muchtar Efendi menyebutkan dirinya didatangi oleh pihak KPK yang mengaku utusan Johan Budi terkait harta yang disita tersebut. Menurutnya, oknum ...
Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:46 WIB

Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK

Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang terpidana kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Muchtar Effendi untuk dimintai kesaksian.Dalam ...
RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan
Politik - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:14 WIB

RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat yang tengah digodok oleh DPR memasuki fase akhir. Perumusan draf RUU tersebut akan ditajamkan kembali ...