Selasa, 26 September 2017 | 16.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK Persilakan Polisi Periksa Tersangka Penyiraman Novel Baswedan

KPK Persilakan Polisi Periksa Tersangka Penyiraman Novel Baswedan

Reporter : Fadilah | Rabu, 17 Mei 2017 - 15:41 WIB

IMG-22704

Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Alexander Marwata. (kininews/fadilah)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Alexander Marwata mengatakan bahwa pihaknya memberikan akses kepada pihak kepolisian untuk memeriksa sejumlah pihak termasuk tersangka KPK yang dicurigai terlibat kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan.

“Silakan saja,” tutur Alex di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu, (17/5/2017).

Menurut Alex sejauh ini belum ada koordinasi antara KPK dengan pihak kepolisian terkait pemeriksaan ini.

“Koordinasi, tentu iya harus dilakukan. Karena sekarang Miryam merupakan tahanan KPK,” pungkas Alex.

Sebelumnya Penyidik PMJ (Polda Metro Jaya) berencana memeriksa sejumlah orang yang kasusnya pernah atau sedang ditangani oleh penyidik Novel Baswedan. Karena dianggap berpotensi memiliki keterkaitan atau menjadi dalang di balik aksi penyiraman air keras ke wajah penyidik KPK tersebut.

Menurut Kabid Humas PMJ Kombes Pol R. P. Argo Yuwono, tidak tertutup kemungkinan bahwa mereka memiliki keterkaitan atau berada di belakang kejadian ini atas dorongan rasa sakit hati ketika menjalani proses hukum di KPK.

“Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mencari tahu kemungkinan motif di balik peristiwa ini,” ucap Argo secara terpisah.

Diketahui, sejumlah kasus yang diketahui pernah ditangani Novel seperti kasus e-KTP yang melibatkan sejumlah nama seperti mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto sebagai terdakwa serta anggota DPR RI Miryam S. Haryani.

Dalam kasus ini, Miryam sempat mengaku mendapat tekanan dan paksaan dalam proses pembuatan BAP hingga akhirnya mencabut BAP yang sudah dia tandatangani.

Untuk itu, polisi kemungkinan besar akan memintai keterangan dari Mirza terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel.

Selain itu, penyidik juga akan memeriksa sejumlah pihak terkait kasus lainnya yang pernah ditangani oleh Novel, seperti kasus dugaan korupsi suap uji materi Undang-Undang No 41 tahun 2014 tentang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang menyeret hakim MK (Mahkamah Konstitusi) Patrialis Akbar.

Begitu juga dengan pihak yang terkait kasus dugaan korupsi proyek Al-Qur’an dan pengadaan laboratorium MTs di Kementerian Agama (Kemenag) yang melibatkan tersangka Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bekraf dorong ekonomi kreatif lewat program satu pintu
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 15:46 WIB

Bekraf dorong ekonomi kreatif lewat program satu pintu

Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) memberian peluang kepada pelaku ekonomi kreatif untuk mengajukan proposal bantuan untuk Periode 2018 melalui website satu ...
KPK Akan Penuhi Panggilan Pansus, Ini Syaratnya
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 14:52 WIB

KPK Akan Penuhi Panggilan Pansus, Ini Syaratnya

KPK kembali datang memenuhi panggilan Komisi III DPR RI untuk rapat dengar pendapat (RDP) hari ini. Dalam rapat lanjutan ini ...
Pimpinan KPK Pantau Kesaksian 3 Ahli Kasus BG di Prapid Novanto
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 14:05 WIB

Pimpinan KPK Pantau Kesaksian 3 Ahli Kasus BG di Prapid Novanto

Sidang Praperadilan yang diajukan oleh Setya Novanto kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, hari ini, Selasa, (26/9/2017).Pantauan Kini.co.id ...
Tujuh komisioner KIP disahkan paripurna DPR
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 13:42 WIB

Tujuh komisioner KIP disahkan paripurna DPR

Agenda paripurna masa persidangan I 2017-2017 ketiga, Selasa (26/9) mengesahkan tujuh anggota komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) periode 2017-2021.Dalam laporannya ...
Fahri Hamzah Dinilai Arogan, Alasan 3 Fraksi Walkout dari Rapat Paripurna
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 13:34 WIB

Fahri Hamzah Dinilai Arogan, Alasan 3 Fraksi Walkout dari Rapat Paripurna

Pimpinan sidang rapat paripurna dinilai arogan oleh beberapa fraksi yang berujung walkoutnya Fraksi PAN, PKS, dan Gerindra Sekertaris Fraksi PAN ...
Lima ‘wakil Tuhan’ yang dipilih wakil rakyat disahkan di paripurna DPR
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 13:13 WIB

Lima ‘wakil Tuhan’ yang dipilih wakil rakyat disahkan di paripurna DPR

Lima Hakim Agung baru hasil uji kelayakan dan kepatutan Komisi III disahkan dalam paripurna masa persidangangn I 2017-2018, Selasa (26/9).Ketua ...