Sabtu, 27 Mei 2017 | 13.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK Persilakan Polisi Periksa Tersangka Penyiraman Novel Baswedan

KPK Persilakan Polisi Periksa Tersangka Penyiraman Novel Baswedan

Reporter : Fadilah | Rabu, 17 Mei 2017 - 15:41 WIB

IMG-22704

Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Alexander Marwata. (kininews/fadilah)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Alexander Marwata mengatakan bahwa pihaknya memberikan akses kepada pihak kepolisian untuk memeriksa sejumlah pihak termasuk tersangka KPK yang dicurigai terlibat kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan.

“Silakan saja,” tutur Alex di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu, (17/5/2017).

Menurut Alex sejauh ini belum ada koordinasi antara KPK dengan pihak kepolisian terkait pemeriksaan ini.

“Koordinasi, tentu iya harus dilakukan. Karena sekarang Miryam merupakan tahanan KPK,” pungkas Alex.

Sebelumnya Penyidik PMJ (Polda Metro Jaya) berencana memeriksa sejumlah orang yang kasusnya pernah atau sedang ditangani oleh penyidik Novel Baswedan. Karena dianggap berpotensi memiliki keterkaitan atau menjadi dalang di balik aksi penyiraman air keras ke wajah penyidik KPK tersebut.

Menurut Kabid Humas PMJ Kombes Pol R. P. Argo Yuwono, tidak tertutup kemungkinan bahwa mereka memiliki keterkaitan atau berada di belakang kejadian ini atas dorongan rasa sakit hati ketika menjalani proses hukum di KPK.

“Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mencari tahu kemungkinan motif di balik peristiwa ini,” ucap Argo secara terpisah.

Diketahui, sejumlah kasus yang diketahui pernah ditangani Novel seperti kasus e-KTP yang melibatkan sejumlah nama seperti mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto sebagai terdakwa serta anggota DPR RI Miryam S. Haryani.

Dalam kasus ini, Miryam sempat mengaku mendapat tekanan dan paksaan dalam proses pembuatan BAP hingga akhirnya mencabut BAP yang sudah dia tandatangani.

Untuk itu, polisi kemungkinan besar akan memintai keterangan dari Mirza terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel.

Selain itu, penyidik juga akan memeriksa sejumlah pihak terkait kasus lainnya yang pernah ditangani oleh Novel, seperti kasus dugaan korupsi suap uji materi Undang-Undang No 41 tahun 2014 tentang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang menyeret hakim MK (Mahkamah Konstitusi) Patrialis Akbar.

Begitu juga dengan pihak yang terkait kasus dugaan korupsi proyek Al-Qur’an dan pengadaan laboratorium MTs di Kementerian Agama (Kemenag) yang melibatkan tersangka Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:07 WIB

Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah

Sungguh tragis nasib Sulaidawati, setelah mencari suaminya Eddy Suprianto (60) selama dua hari tidak ketemu, sejak Rabu (24/5/2017). Namun, suaminya ...
Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:04 WIB

Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas

Seorang pekerja di CV Parma, Kampung Cikiwul RT 003 RW 001, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, tewas setelah jatuh tergeletak dan ...
KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:23 WIB

KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tangkap tangan terhadap tujuh orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pejabat Kementerian Desa, ...
Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:07 WIB

Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan jenis bahan peledak yang digunakan Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam dalam melakukan aksinya, Rabu ...
Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:57 WIB

Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu

Identitas pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5) malam lalu telah terindentifikasi berdasarkan hasil test DNA. ...
Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:14 WIB

Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo berjanji akan terbuka soal penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter militer AgustaWestland (AW)-101."Jangan khawatir ...