Selasa, 26 September 2017 | 01.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK Ajukan Izin Pengunaan 100 Senjata Api

KPK Ajukan Izin Pengunaan 100 Senjata Api

Reporter : Fadilah | Rabu, 17 Mei 2017 - 18:19 WIB

IMG-22706

Pemeriksaan senpi (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pasca teror penyerangan terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan, lembaga anti rasuah itu berusaha untuk melindungi keselamatan anggotanya.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan selain berkoordinasi dengan kepolisian untuk membantu pengamanan, KPK juga mengajukan kepemilikan senjata api bagi para penyidiknya.

“Untuk melindungi dan mengantisipasi dan memitigasi risiko terhadap penyerangan itu kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengamanannya, beberapa jaksa yang menangani perkara-perkara yang kita nilai resikonya tinggi ada pengawalan juga termasuk ke penyelidik,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Rabu (17/5).

Namun menurut Alex, tidak semuanya mau membawa senjata api.

“Kita punya hampir 100 untuk penyelidik, penyidik yang menangani kasus yang kita nilai ada risikonya selain pengawalan dari aparat kepolisian kita akan persenjatai,” kata Alexander.

Namun sampe saat ini penyidik merasa aman dan engga pegang senjata. Karena resiko dan tanggungjawabnya berat.

“Tidak mau ambil risiko juga, kalau tidak bisa mengendalikan emosi kan juga sulit. Kita tawarkan juga tidak semua mau kok. Saya juga tidak mau,” tambah Alexander.

Teror kepada Novel terjadi pada 11 April 2017 lalu, saat itu, Novel pulang dari menunaikan salat Subuh di masjid dekat rumahnya lalu dipepet 2 orang yang mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba kedua orang itu menyiramkan air keras ke wajah Novel.

Novel adalah salah satu penyidik senior KPK yang kerap menangani perkara korupsi kelas kakap.

Kasus terakhir yang dia tangani yaitu tentang perkara dugaan korupsi proyek e-KTP.

Saat ini, Novel berada di Singapura untuk menjalani perawatan. Air keras yang disiramkan ke Novel itu berdampak pada kondisi matanya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 01:37 WIB

Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII

Setelah dicetuskan pada Milad Front Pembela Islam (FPI) ke-19 di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (19/8) ...
Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 00:34 WIB

Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi

Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan satu mobil truk pikap yang mencurigakan di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (25/9) malam. ...
Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik
Pendidikan - Selasa, 26 September 2017 - 00:06 WIB

Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung berpesan setelah selesai menimba ilmu di perguruan tinggi, keinginan para mahasiswa dan orang tua ...
Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad
Peristiwa - Senin, 25 September 2017 - 23:31 WIB

Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad

Mabes Polri menyatakan bahwa pembelian senjata untuk mempersenjatai anggota Polri adalah dari PT Pindan dengan jumlah pesanan sebanyak 5.000 pucuk ...
Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 23:16 WIB

Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat

CEO dan Komisaris Crown Group, Iwan Sunito memberikan pandangannya terkait pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah ...
IKM perlu manfaatkan platform digital
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 22:31 WIB

IKM perlu manfaatkan platform digital

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi digital karena dari jumlah penduduk sebesar 250 juta lebih jiwa, sekitar 93,4 juta ...