Rabu, 17 Januari 2018 | 17.50 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Empat Prajurit TNI Tewas Saat Latihan Tempur di Natuna

Empat Prajurit TNI Tewas Saat Latihan Tempur di Natuna

Rabu, 17 Mei 2017 - 23:51 WIB

IMG-22728

Ilustrasi latihan tempur TNI. (ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

Jakarta, kini.co.id – Empat prajurit TNI Angkatan Darat tewas dalam insiden kecelakaan latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) yang digelar TNI di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (17/5).

Kecelakaan terjadi saat latihan menembak Artileri Pertahanan Udara (Arhanud).

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigadir Jenderal Alfret Denny Tuejeh membenarkan insiden kecelakaan tersebut.

“Saat latihan menembak senjata altireli pertahanan udara yang mengakibatkan 12 korban. Empat meninggal dunia delapan luka luka. Penyebabnya pembatasan ring gerak laras senjata tidak berfunsi dengan baik,” kata Alfret saat dihubungi.

Brigjen Alfret menegaskan saat ini masih dilakukan investigasi untuk mengetahui pasti penyebab kecelakaan.

Korban tewas menurut Alfert sudah dipulangkan ke rumah duka masing-masing. Sementara korban luka dibawa ke rumah sakit terdekat.

Meski terjadi insiden yang menyebabkan korban tewas, latihan perang masih terus dilanjutkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, empat prajurit yang tewas dalam latihan tersebut adalah Komandan Baterai Kapten Herubelum, Prajurit Satu Marwan, Prajurit Kepala Edy dan Pratu Ibnu Hidayat.

Sementara itu, mereka yang mengalami luka-luka di antaranya, Pratu Bayu Agung, Sersan Dua Alpredo Siahaan, Prajurit Dua Danar, Pratu Ridai, Pratu Didi Hardianto, dan Sersan Satu Blego Switage.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...
Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna
Nasional - Rabu, 17 Januari 2018 - 13:57 WIB

Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna

Marsekal Madya Yuyu Sutisna resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto yang kini menjabat ...