Senin, 20 November 2017 | 20.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Mata Novel Baswedan Ditutup Selama Satu Bulan

Mata Novel Baswedan Ditutup Selama Satu Bulan

Reporter : Fadilah | Kamis, 18 Mei 2017 - 15:41 WIB

IMG-22741

Kondisi Novel di Singapura (Istimewa)

JAKARTA, kini.co.id – Penyidik senior KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Novel Baswedan rampung menjalani operasi terhadap kedua matanya pada hari ini, Kamis, (18/5/2017).

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah mengatakan operasi terhadap kedua mata Kasatgas kasus e-KTP itu berjalan selama sekitar 2,5 jam.

“Kini untuk sementara waktu, (kedua) matanya ditutup dan menurut arahan dokter, tidak boleh terkena air selama satu bulan,” tutur Febri di Jakarta.

Febri melanjutkan, tim dokter selanjutnya akan melakukan serangkaian observasi untuk mengamati perkembangan kedua mata Novel pasca dioperasi.

Mantan aktivis ICW (Indonesian Corruption Watch) itu pun berharap Novel dapat pulih dan kembali menjalankan aktivitasnya seperti biasa di KPK pasca operasi ini.

“Kami juga berterima kasih atas doa dan dukungan terhadap Novel ataupun segala upaya bersama dalam pemberantasan korupsi,” tutup Febri.

Operasi mata terhadap kedua mata Novel dilakukan lantaran pertumbuhan pemeriksaan selaput kiri dan kanan stagnan. Bahkan mata kanan yang lebih baik dari kiri terjadi peradangan atau inflamasi di bagian tengah atau kornea. Jadi perlu cepat operasi untuk mencegah hal lain dan mendorong pertumbuhan kornea di mata Novel.

Adapun sebelum dioperasi, Novel menjalani serangkaian kegiatan. Salah satunya berpuasa sampai waktu operasi dilakukan. Sebagai informasi, Novel diserang orang tak dikenal dengan air keras setelah melaksanakan salat subuh di masjid dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, (11/4/2017) lalu.

Akibat penyerangan itu, Novel mengalami luka bakar di wajah dan cedera di kedua matanya. Saat ini, Novel masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Singapura.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...