Jumat, 19 Januari 2018 | 10.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ungkap Teror Novel, Kapolri: Belum Perlu Dibentuk TPF

Ungkap Teror Novel, Kapolri: Belum Perlu Dibentuk TPF

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 18 Mei 2017 - 17:03 WIB

IMG-22748

Kapolri, Jenderal Tito Karnavian. (Ist)

Medan, kini.co.id – Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan belum diperlukan pembentukan adanya Tim Pencarai Fakta (PTF) dalan mengungkap kasus teror penyiraman terhadap penyidik KPK, Novel Basweda.

Pasalnya, kata Tito penyidik masih bekerjakeras mengungkap kasus tersebut. Ia pun meminta agar semua pihak untuk bersabar.

“Belum diperlukan. Tim Polri sudah dan sedang bekerja keras,” kata Tito, di Medan, Rabu (17/5).

Tito menjelaskan, sejak penyerangan terhadap Novel pada 11 April 2017 lalu, pihaknya langsung bergerak melalui Kepolisian Daerah Metro Jaya untuk melakukan penyelidikan.

Penyelidikan, kata Tito, menggunakan metode induktif dan deduktif. Hasilnya, lima orang sempat ditahan.

Tito menyebutkan kelima orang itu adalah Hasan, Mukhlis, Muhammad, Lestaluhu, dan Niko. Niko ditangkap bersama Miryam Haryani, salah satu saksi kasus korupsi e-KTP dan kini menjadi tersangka KPK atas pemberian keterangan palsu dalam sidang kasus itu.

“Lingkaran kedua (Miryam dan Niko) orang ini sedang didalami. Tim bekerja dan ada perkembangannya,” ujar Tito.

Sebelumnya, desakan agar tim pencari fakta independen dibuat untuk kasus Novel mencuat. Hal ini mengemuka karena sudah 36 hari penyelidikan polisi belum bisa menemukan dua orang yang menyiram wajah Novel dengan air keras sehingga menyebabkan kedua mata penyidik KPK itu dioperasi.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...