Jumat, 22 September 2017 | 18.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kak Emma: Ada Upaya Pembunuhan Karakter Habib Rizieq

Kak Emma: Ada Upaya Pembunuhan Karakter Habib Rizieq

Reporter : Rakisa | Kamis, 18 Mei 2017 - 17:35 WIB

IMG-22749

Firza Husein bersama pengacaranya Azis Yanuar di Polda Metro Jaya (Antara/Galih Pradipta)

JAKARTA, kini.co.id – Fatimah atau biasa dipanggil Kak Emma yang menjadi saksi dalam kasus percakapan berkonten pornografi yang diduga antara Habib Rizieq dan Firza Husein menilai kasus tersebut sengaja dibuka untuk membunuh karakter Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

“Saya mengenal Firza belum lama, dia ikut taklim di Petamburan sekali, ke Mega Mendung dua kali,” kata Emma dalam keterangan tertulisnya pada wartawan, Kamis (18/5).

Dalam keterangannya tersebut, ia juga membantah pernyataan polisi yang menyampaikan bahwa dirinya mengakui adanya hubungan percintaan antara Habib Rizieq dan Firza.

“Polda Metro mengatakan bahwa bahwa saya mengakui adanya hubungan percintaan antara Habib Rizieq dan Firza, itu tidak benar,” tegasnya.

Emma juga mengungkapkan bahwa dalam proses BAP selama tiga kali oleh Polda Metro Jaya, para penyidik nampak memaksakan dengan menggiring dirinya agar mengakui semua yang dituduhkan kepada Habib Rizieq.

“Bahkan saya ditekan secara psikologis agar mengakui dan membenarkan atas tuduhan tersebut yang saya tidak mengetahui akan hal itu,” tuturnya.

Sementara itu Polda Metro Jaya belum berkomentar mengenai pernyataan Kak Emma tersebut. Namun sebelumnya, Polda Metro Jaya menyatakan pengusutan kasus pornografi di situs baladacintarizieq itu merupakan kepentingan penegakan hukum semata karena adanya laporan dari masyarakat.

“Ini kan ada laporan masyarakat, ya kita tindak lanjuti,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, beberapa waktu lalu.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945
Tak Berkategori - Jumat, 22 September 2017 - 16:53 WIB

DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945

Ketua DPD RI Oesman Sapta mendukung pembahasan posisi Kejaksaan Agung dalam amandemen UUD 1945 agar posisinya tugas dan fungsinya jelas ...
Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 16:11 WIB

Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela

Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar akan membacakan putusan sela dalam perkara permohonan gugatan praperadilan yang diajukan oleh ...
YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 16:01 WIB

YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan Bank Indonesia tidak memaksakan perbankan menarik biaya isi ulang ...
Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:50 WIB

Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyatakan pemutaran film sejarah Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) dinilai tepat. Karena ini ...
Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital
Ekonomi - Jumat, 22 September 2017 - 15:25 WIB

Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital

Pemerintah akan mendorong pengembangan ekonomi digital melalui basis industri dan perdagangan elektronik (e-commerce). Salah satu kunci sukses pelaksanaannya adalah perlu ...
Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:23 WIB

Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka lelang barang hasil rampasan dari koruptor. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendukung langkah itu ...