Jumat, 19 Januari 2018 | 10.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Eksekusi Rumah di Komplek Kodam Jaya Berlangsung Ricuh

Eksekusi Rumah di Komplek Kodam Jaya Berlangsung Ricuh

Reporter : Rakisa | Kamis, 18 Mei 2017 - 18:20 WIB

IMG-22750

Eksekusi rumah dinas Kodam Jaya berlangsung ricuh. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Eksekusi pengosongan 10 Rumah di Komplek Kodam Jaya, Kalimalang, Jakarta Timur, tepatnya di seberang Polsek Metro Duren Sawit, Jakarta Timur, yang dilakukan oleh anggota TNI, Kamis (18/5) berlangsung tegang dan ricuh.

Warga yang rumahnya akan dikosongkan, melawan saat para ratusan anggota TNI ingin mengeksekusi. Tak hanya melawan, warga yang menolak rumahnya dikosongkan juga melakukan aksi bakar ban di depan pintu masuk kompleks.

Meski mendapat protes keras, namun prajurit TNI terpaksa mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan barang-barang mereka dari rumah yang akan dieksekusi.

Karena ricuh, pengosongan rumah ini menjadi tontonan warga sekitar dan sempat membuat kemacetan arus lalu linta.

Saat ini, situasi sudah berangsur kondusif dan proses eksekusi sudah dilakukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan anggota TNI Kodam Jaya dibantu aparat kepolisian melakukan eksekusi 10 rumah di Komplek Kodam Jaya itu, di mana sebelumnya sudah diberikan surat peringatan sebanyak 3 kali atau SP3.

Rumah tersebut terpaksa dikosongkan karena ditempati oleh anak dan cucu prajurit TNI yang sudah meninggal dunia. Padahal, rumah tersebut diperuntukkan bagi prajurit TNI yang masih aktif.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...