Minggu, 28 Mei 2017 | 06.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>FBR Tutup Lottemart, Karyawan Diliburkan

FBR Tutup Lottemart, Karyawan Diliburkan

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 18 Mei 2017 - 18:52 WIB

IMG-22756

FBR Tutup Lottemart. (kininews/ardiansyah)

BEKASI, kini.co.id – Anggota organisasi kemasyarakatan Forum Betawi Rempug memblokade area Pusat perbelanjaan Lottemart di Jalan Cut Meutia Rawapanjang, Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis (18/5) siang.

Anggota Forum Betawi Rempug (FBR) dari enam distrik di Kota Bekasi dikerahkan menutup pusat perbelanjaan Lottemart dengan tumpukan ban mobil di depan pintu masuk.

Massa berkerumun di depan gerbang masuk Lottemart sejak pukul 08.00 WIB sambil membentangkan spanduk berisi larangan melintas menuju area Lottemart.

Spanduk berukuran 3 x 5 meter persegi itu bertuliskan “Barang siapa memasuki/melintasi lahan menuju Lottemart, memanfaatkan, menguasai dan menggunakan lahan ini tanpa izin dari H Usman Kasim c/q kuasa hukum, maka mulai tanggal 17 Mei 2017 akan dituntut secara pidana sesuai KUHP Pidana”.

Akibat blokade itu, aktivitas Lottemart Rawapanjang lumpuh, karyawannya diliburkan.

“Saya mewakili ahli waris lahan berniat mengambil alih lahan Lottemart karena sesuai hukumnya, lahan ini bukan dimiliki managemen Lottemart,” kata kuasa hukum Tonin Tahta Singarimbun, Kamis (18/5/2017). Ia mengatakan lahan itu hingga kini masih dalam status quo antara sejumlah pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan setelah proses jual beli yang berlangsung sejak 1980.

Namun, ia melanjutkan, di lahan yang masih bersengketa itu kemudian ada pengusaha yang membangun pusat perbelanjaan bernama Makro pada 1995 atas izin dari Dinas Bina Marga setempat pada 1979.

“Seiring berjalannya waktu, Makro berganti nama menjadi Lottemart pada 2008, sementara lahan ini masih bersengketa,” katanya.

Masrul menyatakan pihaknya sengaja mengerahkan warga untuk memblokade lahan untuk mengingatkan pengusaha maupun karyawan Lottemart bahwa lahan seluas 935 meter per segi itu bukan milik dari manajemen Lottemart.

“Awalnya lahan ini merupakan milik pengusaha Tingkok pada 1970-an, pada era 1980 lahan itu beralih atas nama Ngadiman dan beralih lagi pada 1982 atas nama Usman Kasim selaku pemilik yang sah saat ini,” terang dia.

Ia menambahkan status kepemilikan lahan oleh Usman telah diperkuat oleh keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada 2008.

“Sebelum kami masuk 2008 sampai pemenangan PTUN inkrah secara hukum tidak pernah ada gugatan. Persoalannya bukan girik yang sama,” tandas dia.

Sementara itu, Managemen Lotemart tidak mau memberikan keterangan terkait permaslahan ini.

“Nanti ya, saya belum bia kasih keterangan,” kata rombongan Management Lottemart.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...
Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:11 WIB

Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK, La Ode Syarif mengatakan dalam OTT BPK dan Kemendes PDTT, empat orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu SUG ...
KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 20:57 WIB

KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes

KPK memaparkan kronologi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di kantor BPK dan Kemendes PDTT, pada Jumat (26/5).Dalam OTT tersebut, ...
TransJakarta  Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:24 WIB

TransJakarta Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi

Kondisi bangunan Transjakarta di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur yang terkena dampak ledakan sebagian besar kerusakan cukup parah, terutama kaca. ...