Jumat, 19 Januari 2018 | 10.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>FBR Tutup Lottemart, Karyawan Diliburkan

FBR Tutup Lottemart, Karyawan Diliburkan

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 18 Mei 2017 - 18:52 WIB

IMG-22756

FBR Tutup Lottemart. (kininews/ardiansyah)

BEKASI, kini.co.id – Anggota organisasi kemasyarakatan Forum Betawi Rempug memblokade area Pusat perbelanjaan Lottemart di Jalan Cut Meutia Rawapanjang, Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis (18/5) siang.

Anggota Forum Betawi Rempug (FBR) dari enam distrik di Kota Bekasi dikerahkan menutup pusat perbelanjaan Lottemart dengan tumpukan ban mobil di depan pintu masuk.

Massa berkerumun di depan gerbang masuk Lottemart sejak pukul 08.00 WIB sambil membentangkan spanduk berisi larangan melintas menuju area Lottemart.

Spanduk berukuran 3 x 5 meter persegi itu bertuliskan “Barang siapa memasuki/melintasi lahan menuju Lottemart, memanfaatkan, menguasai dan menggunakan lahan ini tanpa izin dari H Usman Kasim c/q kuasa hukum, maka mulai tanggal 17 Mei 2017 akan dituntut secara pidana sesuai KUHP Pidana”.

Akibat blokade itu, aktivitas Lottemart Rawapanjang lumpuh, karyawannya diliburkan.

“Saya mewakili ahli waris lahan berniat mengambil alih lahan Lottemart karena sesuai hukumnya, lahan ini bukan dimiliki managemen Lottemart,” kata kuasa hukum Tonin Tahta Singarimbun, Kamis (18/5/2017). Ia mengatakan lahan itu hingga kini masih dalam status quo antara sejumlah pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan setelah proses jual beli yang berlangsung sejak 1980.

Namun, ia melanjutkan, di lahan yang masih bersengketa itu kemudian ada pengusaha yang membangun pusat perbelanjaan bernama Makro pada 1995 atas izin dari Dinas Bina Marga setempat pada 1979.

“Seiring berjalannya waktu, Makro berganti nama menjadi Lottemart pada 2008, sementara lahan ini masih bersengketa,” katanya.

Masrul menyatakan pihaknya sengaja mengerahkan warga untuk memblokade lahan untuk mengingatkan pengusaha maupun karyawan Lottemart bahwa lahan seluas 935 meter per segi itu bukan milik dari manajemen Lottemart.

“Awalnya lahan ini merupakan milik pengusaha Tingkok pada 1970-an, pada era 1980 lahan itu beralih atas nama Ngadiman dan beralih lagi pada 1982 atas nama Usman Kasim selaku pemilik yang sah saat ini,” terang dia.

Ia menambahkan status kepemilikan lahan oleh Usman telah diperkuat oleh keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada 2008.

“Sebelum kami masuk 2008 sampai pemenangan PTUN inkrah secara hukum tidak pernah ada gugatan. Persoalannya bukan girik yang sama,” tandas dia.

Sementara itu, Managemen Lotemart tidak mau memberikan keterangan terkait permaslahan ini.

“Nanti ya, saya belum bia kasih keterangan,” kata rombongan Management Lottemart.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...