Rabu, 20 September 2017 | 20.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Terduga Pelaku Teror Novel Baswedan Dilepas, PMJ Sambangi KPK

Terduga Pelaku Teror Novel Baswedan Dilepas, PMJ Sambangi KPK

Reporter : Fadilah | Jumat, 19 Mei 2017 - 15:20 WIB

IMG-22775

Kabid Humas PMJ Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. (kininews/fadilah)

JAKARTA, kini.co.id – Jajaran PMJ (Polda Metro Jaya) menyambangi Gedung KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, hari ini, Jumat, (19/5/2017).

Kabid Humas PMJ Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan kedatangan jajarannya ke markas antirasuah ini untuk berkoordinasi dengan pimpinan KPK terkait penanganan perkara teror terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

“Kami akan koordinasi berkaitan dengan penanganan kasus Novel sudah sejauh mana. Jadi kami bawa Dirkrimum dan staf semua untuk koordinasikan dengan pimpinan KPK hari ini,” tutur Argo.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait Miko yang dituduh sebagai pelaku penyerangan terhadap Novel? Argo mengaku pihaknya telah melepaskannya.

“Iya (Miko) sudah (dibebaskan), dan sekarang ini kami mau jelaskan (tentang Miko) ke pimpinan KPK,” tuntasnya.

Untuk diketahui, tim PMJ telah menangkap Miko Panji Tirtayasa atas dugaan keterlibatan penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Miko merupakan keponakan tersangka suap di MK (Mahkamah Konstitusi), Muchtar Effendi, yang pernah diperiksa Novel sebagai saksi.

Pihak kepolisian menjelaskan, ditangkapnya Miko merupakan bagian dari penyelidikan yang dilakukan secara deduktif atau keterkaitan motif terhadap penyerangan yang dialami oleh Novel.

Adapun penangkapan terhadap Miko lantaran beberapa waktu lalu beredar video berisi seorang pria mengaku sebagai Miko Panji Tirtayasa selaku keponakan Muhtar Efendi.

Dalam video tersebut, ia mengaku terpaksa memberikan keterangan bohong diproses penyidikan KPK dan persidangan kasus suap Akil Mochtar karena ancaman Novel Baswedan dan kawan-kawan. Ia pun mengaku dibayar dengan transfer dana dari pihak KPK.

Adapun kini Miko tengah menjalani pemeriksaan oleh tim penyelidik dari PMJ (Polda Metro Jaya).

Sebelum membekuk Miko Panji Tirtayasa, pihak Polda Metro Jaya juga sempat menangkap tiga orang, yakni H, M dan AL, karena diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan di dekat rumah, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada (11/4/2017) lalu. Penangkapan ketiganya berdasarkan petunjuk foto dan rekaman CCTV dari warga dan dari Novel sendiri.

Namun, akhirnya ketiga orang itu dilepaskan karena polisi tidak cukup bukti untuk menetapkannya sebagai tersangka. Ketiganya juga bisa membuktikan alibinya perihal keberadaan mereka sebelum, saat dan setelah hari kejadian penyerangan yang menimpa Novel.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...