Minggu, 28 Mei 2017 | 06.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ambisi Rahmat Effendi Maju Independen

Ambisi Rahmat Effendi Maju Independen

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 19 Mei 2017 - 19:56 WIB

IMG-22777

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi. (kininews/rakisa)

BEKASI, kini.co.id – Ambisi Rahmat Effendi maju melalui jalur perorangan atau independen pada Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018, memenuhi syarat Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pria yang kini masih aktif sebagai Ketua DPD Partai Golkar dan menempati kursi Wali Kota Bekasi ini, mengisyarakatkan bakal menempuh jalur perorangan dengan mengumpulkan 120 ribu kartu tanda penduduk (KTP) warga Kota Bekasi.

Dalam peraturan KPU, syarat maju dalam jalur perorangan. Kandidat hasrus memperoleh sedikitnya 6,5 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT).

“Harus 6,5 persen dari total DPT di Kota Bekasi. DPT kita kan sekitar 1,9 juta. Jadi sekitar 110 ribu lah,” ujar Ketua KPUD Kota Bekasi, Ucu Asmarasandi, Jumat (19/5/2017).

Tidak hanya sebatas KTP, Ucu menyebutkan bahwa KTP yang diserahkan harus valid dan benar-benar ada pemiliknya (tidak fiktif). Untuk memastikan hal tersebut, KPUD Kota Bekasi nantinya akan melakukan verifikasi KTP.

“Semua kita verifikasi. Ya calonnya, ya KTP pendukungnya. Semua harus benar ada orangnya. Jadi kita verifikasinya satu-satu. Sekarang kan lagi rame yang katanya ada KTP Siluman itu,” terang dia.

Untuk proses verivikasinya sendiri, Ucu mengatakan bahwa KPUD akan mendatangi lokasi setiap pemilik KTP pendukung calon independen, ataupun meminta para pendukung tersebut untuk berkumpul di satu tempat untuk melakukan verivikasi.

“Kan bisa dikumpulkan di lapangan, nanti kita verifikasi disana,” kata dia

Pendaftaran calon indepen, lanjutnya, akan dibuka mulai september 2017, dilakukan tahap verifikasi dan kepastiannya hingga November 2017.

“syarat pengajuan calon dan syarat calon kan kalau dari parpol bisa pakai dukungan partai apa, koalisi dengan siapa. Nah kalau dari inependen kan pakai KTP. Jadi 3 bulan sebelum harus sudah masuk. Jadi November sudah harus selesai verifikasi,” tandas dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...
Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:11 WIB

Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK, La Ode Syarif mengatakan dalam OTT BPK dan Kemendes PDTT, empat orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu SUG ...
KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 20:57 WIB

KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes

KPK memaparkan kronologi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di kantor BPK dan Kemendes PDTT, pada Jumat (26/5).Dalam OTT tersebut, ...
TransJakarta  Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:24 WIB

TransJakarta Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi

Kondisi bangunan Transjakarta di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur yang terkena dampak ledakan sebagian besar kerusakan cukup parah, terutama kaca. ...