Jumat, 19 Januari 2018 | 10.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ambisi Rahmat Effendi Maju Independen

Ambisi Rahmat Effendi Maju Independen

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 19 Mei 2017 - 19:56 WIB

IMG-22777

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi. (kininews/rakisa)

BEKASI, kini.co.id – Ambisi Rahmat Effendi maju melalui jalur perorangan atau independen pada Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018, memenuhi syarat Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pria yang kini masih aktif sebagai Ketua DPD Partai Golkar dan menempati kursi Wali Kota Bekasi ini, mengisyarakatkan bakal menempuh jalur perorangan dengan mengumpulkan 120 ribu kartu tanda penduduk (KTP) warga Kota Bekasi.

Dalam peraturan KPU, syarat maju dalam jalur perorangan. Kandidat hasrus memperoleh sedikitnya 6,5 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT).

“Harus 6,5 persen dari total DPT di Kota Bekasi. DPT kita kan sekitar 1,9 juta. Jadi sekitar 110 ribu lah,” ujar Ketua KPUD Kota Bekasi, Ucu Asmarasandi, Jumat (19/5/2017).

Tidak hanya sebatas KTP, Ucu menyebutkan bahwa KTP yang diserahkan harus valid dan benar-benar ada pemiliknya (tidak fiktif). Untuk memastikan hal tersebut, KPUD Kota Bekasi nantinya akan melakukan verifikasi KTP.

“Semua kita verifikasi. Ya calonnya, ya KTP pendukungnya. Semua harus benar ada orangnya. Jadi kita verifikasinya satu-satu. Sekarang kan lagi rame yang katanya ada KTP Siluman itu,” terang dia.

Untuk proses verivikasinya sendiri, Ucu mengatakan bahwa KPUD akan mendatangi lokasi setiap pemilik KTP pendukung calon independen, ataupun meminta para pendukung tersebut untuk berkumpul di satu tempat untuk melakukan verivikasi.

“Kan bisa dikumpulkan di lapangan, nanti kita verifikasi disana,” kata dia

Pendaftaran calon indepen, lanjutnya, akan dibuka mulai september 2017, dilakukan tahap verifikasi dan kepastiannya hingga November 2017.

“syarat pengajuan calon dan syarat calon kan kalau dari parpol bisa pakai dukungan partai apa, koalisi dengan siapa. Nah kalau dari inependen kan pakai KTP. Jadi 3 bulan sebelum harus sudah masuk. Jadi November sudah harus selesai verifikasi,” tandas dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...