Minggu, 23 Juli 2017 | 05.52 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi Longmarch Ormas KAGUMI Menuntut Ini

Aksi Longmarch Ormas KAGUMI Menuntut Ini

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 19 Mei 2017 - 21:54 WIB

BEKASI, kini.co.id – Ratusan orang usai mendeklarasikan Organisasi massa Komando Amanah Gerakkan Umat Muslim Indonesia (Ormas KAGUMI) yang diketuai oleh tokoh masyarakat sekaligus Jawara Bekasi, Damin Sada, menggelar aksi longmarch dari Islamic Center sampai dengan Bulan-Bulan Bekasi, Jumat (19/5/2017).

Ramai-ramai mereka berjalan kaki, membawa obor melintasi Jalan Ahmad Yani-Ir.H Juanda dan mengitari kantor Wali Kota Bekasi dengan diiringi satu unit mobil komando.

Selain membawa obor, mereka juga membawa lembaran kertas yang telah di foto copy. Salah satu tuntutan mereka yakni, melarang Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ikut serta dalam dalam Piwalkot 2018 lantaran patut diduga berijazah palsu.

Dalam isi lembaran surat itu, mereka juga meminta agar menyetop diskriminalisasi umat islam dan ulama. Menegakkan hukum dan keadilan tanpa pandang bulu, tradisi bakar lilin juga diminta dihentikkan dikarenakan bukan budaya Indonesia.

Kabar teranyar di Kota Bekasi mengenai pemutihan ratusan gereja yang berada di ruko-ruko pun ditolak tegas oleh Ormas KAGUMI. Mereka menolak legalisasi ratusan gereja yang ada di Bekasi tanpa mengacu peraturan dua menteri dan peruntukkan lokasi diatasnya.

Para perantau dari daerah seluruh penjuru tanah air, maupun dari negeri Tionkok (Pribumi KW3) dimohon menaati hukum dan demokrasi ditanah Betawi atau Indonesia dengan menerima hasil demokrasi dan keputusan hukum. Kalau tidak, warga yang dikalim sebagai non-pribumi diminta untuk angkat kaki.

“Kita menyatukan umat islam, jangan sampai terpecah belah. Dan saya mekinta Ahok agar tidak dibebaskan, Takbir, Allahu Akbar,” kata Damin Sada, diikuti ratusan anggotanya menyerukan kalimat takbir.

“Tegakkan keadilan, polisi jangan tangkap ulama. Polisi harus netral karena dia adalah alat negara, bukan alat Jokowi (Presiden RI,Red),” sambung dia menyerukan kalimat takbir dan diikuti kembali oleh ratusan massa.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...
Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 17:07 WIB

Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan

Komisi IV DPR RI akan segera memanggil Menteri Pertanian terkait penggrebekan 1.000 ton beras oplosan di gudang milik PT Indo ...
Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 16:38 WIB

Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi

Anak-anak merupakan aset bangsa yang sungguh berharga. Anak-anak merupakan pesan untuk masa depan. Sehingga harus dididik, dilindungi dan dijamin haknya ...
Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 15:45 WIB

Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memantau ada delapan titik panas karena kebakaran hutan dan lahan di sejumlah ...