Minggu, 28 Mei 2017 | 06.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi Longmarch Ormas KAGUMI Menuntut Ini

Aksi Longmarch Ormas KAGUMI Menuntut Ini

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 19 Mei 2017 - 21:54 WIB

BEKASI, kini.co.id – Ratusan orang usai mendeklarasikan Organisasi massa Komando Amanah Gerakkan Umat Muslim Indonesia (Ormas KAGUMI) yang diketuai oleh tokoh masyarakat sekaligus Jawara Bekasi, Damin Sada, menggelar aksi longmarch dari Islamic Center sampai dengan Bulan-Bulan Bekasi, Jumat (19/5/2017).

Ramai-ramai mereka berjalan kaki, membawa obor melintasi Jalan Ahmad Yani-Ir.H Juanda dan mengitari kantor Wali Kota Bekasi dengan diiringi satu unit mobil komando.

Selain membawa obor, mereka juga membawa lembaran kertas yang telah di foto copy. Salah satu tuntutan mereka yakni, melarang Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ikut serta dalam dalam Piwalkot 2018 lantaran patut diduga berijazah palsu.

Dalam isi lembaran surat itu, mereka juga meminta agar menyetop diskriminalisasi umat islam dan ulama. Menegakkan hukum dan keadilan tanpa pandang bulu, tradisi bakar lilin juga diminta dihentikkan dikarenakan bukan budaya Indonesia.

Kabar teranyar di Kota Bekasi mengenai pemutihan ratusan gereja yang berada di ruko-ruko pun ditolak tegas oleh Ormas KAGUMI. Mereka menolak legalisasi ratusan gereja yang ada di Bekasi tanpa mengacu peraturan dua menteri dan peruntukkan lokasi diatasnya.

Para perantau dari daerah seluruh penjuru tanah air, maupun dari negeri Tionkok (Pribumi KW3) dimohon menaati hukum dan demokrasi ditanah Betawi atau Indonesia dengan menerima hasil demokrasi dan keputusan hukum. Kalau tidak, warga yang dikalim sebagai non-pribumi diminta untuk angkat kaki.

“Kita menyatukan umat islam, jangan sampai terpecah belah. Dan saya mekinta Ahok agar tidak dibebaskan, Takbir, Allahu Akbar,” kata Damin Sada, diikuti ratusan anggotanya menyerukan kalimat takbir.

“Tegakkan keadilan, polisi jangan tangkap ulama. Polisi harus netral karena dia adalah alat negara, bukan alat Jokowi (Presiden RI,Red),” sambung dia menyerukan kalimat takbir dan diikuti kembali oleh ratusan massa.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...
Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:11 WIB

Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK, La Ode Syarif mengatakan dalam OTT BPK dan Kemendes PDTT, empat orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu SUG ...
KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 20:57 WIB

KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes

KPK memaparkan kronologi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di kantor BPK dan Kemendes PDTT, pada Jumat (26/5).Dalam OTT tersebut, ...
TransJakarta  Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:24 WIB

TransJakarta Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi

Kondisi bangunan Transjakarta di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur yang terkena dampak ledakan sebagian besar kerusakan cukup parah, terutama kaca. ...