Jumat, 19 Januari 2018 | 10.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi Longmarch Ormas KAGUMI Menuntut Ini

Aksi Longmarch Ormas KAGUMI Menuntut Ini

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 19 Mei 2017 - 21:54 WIB

BEKASI, kini.co.id – Ratusan orang usai mendeklarasikan Organisasi massa Komando Amanah Gerakkan Umat Muslim Indonesia (Ormas KAGUMI) yang diketuai oleh tokoh masyarakat sekaligus Jawara Bekasi, Damin Sada, menggelar aksi longmarch dari Islamic Center sampai dengan Bulan-Bulan Bekasi, Jumat (19/5/2017).

Ramai-ramai mereka berjalan kaki, membawa obor melintasi Jalan Ahmad Yani-Ir.H Juanda dan mengitari kantor Wali Kota Bekasi dengan diiringi satu unit mobil komando.

Selain membawa obor, mereka juga membawa lembaran kertas yang telah di foto copy. Salah satu tuntutan mereka yakni, melarang Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ikut serta dalam dalam Piwalkot 2018 lantaran patut diduga berijazah palsu.

Dalam isi lembaran surat itu, mereka juga meminta agar menyetop diskriminalisasi umat islam dan ulama. Menegakkan hukum dan keadilan tanpa pandang bulu, tradisi bakar lilin juga diminta dihentikkan dikarenakan bukan budaya Indonesia.

Kabar teranyar di Kota Bekasi mengenai pemutihan ratusan gereja yang berada di ruko-ruko pun ditolak tegas oleh Ormas KAGUMI. Mereka menolak legalisasi ratusan gereja yang ada di Bekasi tanpa mengacu peraturan dua menteri dan peruntukkan lokasi diatasnya.

Para perantau dari daerah seluruh penjuru tanah air, maupun dari negeri Tionkok (Pribumi KW3) dimohon menaati hukum dan demokrasi ditanah Betawi atau Indonesia dengan menerima hasil demokrasi dan keputusan hukum. Kalau tidak, warga yang dikalim sebagai non-pribumi diminta untuk angkat kaki.

“Kita menyatukan umat islam, jangan sampai terpecah belah. Dan saya mekinta Ahok agar tidak dibebaskan, Takbir, Allahu Akbar,” kata Damin Sada, diikuti ratusan anggotanya menyerukan kalimat takbir.

“Tegakkan keadilan, polisi jangan tangkap ulama. Polisi harus netral karena dia adalah alat negara, bukan alat Jokowi (Presiden RI,Red),” sambung dia menyerukan kalimat takbir dan diikuti kembali oleh ratusan massa.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...