Minggu, 20 Agustus 2017 | 13.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Umat Islam Bersatu Desak Jokowi Mundur

Umat Islam Bersatu Desak Jokowi Mundur

Reporter : Rakisa | Jumat, 2 Juni 2017 - 19:27 WIB

IMG-23142

Ketua Presedium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Presedium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo menyerukan agar umat Islam bersatu mendesak Presiden Jokowi mundur.

Ia menilai, Jokowi sudah melanggar sumpahnya sebagai Presiden RI untuk menegakkan hukum dan konstitusi dalam melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

“Aksi ini bukan makar. Ahok penista agama sudah dipenjara. Krimanalisasi itu sudah menista ulama. Jadi penista ulama harus kita turunkan secara konstitusional,” kata Sambo saat mendatangi Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, yang meminta menindaklanjuti pengaduan mereka terkait dugaan kriminalisasi ulama, Jumat (2/6).

Ia menjelaskan sentral penista ulama ada di Istana. Karena itu, alumni 212 mendesak agar para penista ulama mengundurkan diri dari jabatannya.

“Penista agama dipenjara, penista ulama kita turunkan,” tandas Sambo.

Terkait rencana kepulangan Habib Rizieq ke tanah air, kata Sambo tergantung dari kesiapan umat. Rencananya, sejuta umat akan disiapkan untuk menjemput Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta.

“Tergantung umat. Kalau umat belum siap, Habib (Rizieq) jangan pulang dulu. Habib tergantung kita,” tambahnya.

Namun demikian, Sambo memastikan Habib bahwa Rizieq akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat ini.

“Dalam satu, dua minggu lah Habib pulang ke Indonsia. Mudah mudahan Insya Allah. Yang terpenting kesiapan umat. Jika umat belum siap, Habib gak usah pulang, biarlah umat yang memberikan kekuasaan hukum sini,” tambahnya.

Sebelumnya, dia menyerukan tim pembela ulama dan ormas-ormas Islam, dan komponen-komponen masyarakat cinta ulama untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai simbol matinya keadilan di negeri ini.

“Kami juga mengajak mereka untuk melakukan aksi sejuta umat menjemput Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta,” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bendera Indonesia Terbalik, Jokowi: Tak Usah Diperbesar
Politik - Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:31 WIB

Bendera Indonesia Terbalik, Jokowi: Tak Usah Diperbesar

Presiden Jokowi mengaku menyesalkan atas insiden kesalahan cetak foto bendera Indonesia terbalik pada buku panduan resmi yang dibagikan secara gratis ...
Kapolda Papua Tegaskan Tak Ada Penambahan Pasukan ke Timika
Nasional - Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:52 WIB

Kapolda Papua Tegaskan Tak Ada Penambahan Pasukan ke Timika

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar menegaskan tidak ada penambahan pasukan ke Timika pascaaksi anarkis yang dilakukan ...
Manajemen Freeport Himbau Karyawan Hindari Check Point 28
Nasional - Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:47 WIB

Manajemen Freeport Himbau Karyawan Hindari Check Point 28

Manajemen PT Freeport Indonesia mengimbau para karyawannya agar menghindari Check Point 28 samping Bandara Mozes Kilangin Timika yang sempat diserang ...
Cak Imin: Wujud Nyata PKB Bumikan Pancasila Lewat Sineas
Politik - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 23:48 WIB

Cak Imin: Wujud Nyata PKB Bumikan Pancasila Lewat Sineas

Gelaran PKB Movie Award 2017 yang diinisiasi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) akhirnya berhasil mendaptkan nama-nama nominator terbaik. Ajang yang ...
Demo Karyawan Freeport, Blokade Jalan Utama Timika-Tembagapura
Nasional - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 21:39 WIB

Demo Karyawan Freeport, Blokade Jalan Utama Timika-Tembagapura

Ribuan karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya yang selama ini mogok kerja di Timika, Papua beserta istri mereka hingga ...
Tito Intruksikan Pengunggah Video Pungli Diberi Penghargaan
Hukum - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:23 WIB

Tito Intruksikan Pengunggah Video Pungli Diberi Penghargaan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rachmat Mulyana agar memberikan penghargaan kepada sopir yang mengunggah ...