Senin, 26 Juni 2017 | 17.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Umat Islam Bersatu Desak Jokowi Mundur

Umat Islam Bersatu Desak Jokowi Mundur

Reporter : Rakisa | Jumat, 2 Juni 2017 - 19:27 WIB

IMG-23142

Ketua Presedium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Presedium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo menyerukan agar umat Islam bersatu mendesak Presiden Jokowi mundur.

Ia menilai, Jokowi sudah melanggar sumpahnya sebagai Presiden RI untuk menegakkan hukum dan konstitusi dalam melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

“Aksi ini bukan makar. Ahok penista agama sudah dipenjara. Krimanalisasi itu sudah menista ulama. Jadi penista ulama harus kita turunkan secara konstitusional,” kata Sambo saat mendatangi Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, yang meminta menindaklanjuti pengaduan mereka terkait dugaan kriminalisasi ulama, Jumat (2/6).

Ia menjelaskan sentral penista ulama ada di Istana. Karena itu, alumni 212 mendesak agar para penista ulama mengundurkan diri dari jabatannya.

“Penista agama dipenjara, penista ulama kita turunkan,” tandas Sambo.

Terkait rencana kepulangan Habib Rizieq ke tanah air, kata Sambo tergantung dari kesiapan umat. Rencananya, sejuta umat akan disiapkan untuk menjemput Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta.

“Tergantung umat. Kalau umat belum siap, Habib (Rizieq) jangan pulang dulu. Habib tergantung kita,” tambahnya.

Namun demikian, Sambo memastikan Habib bahwa Rizieq akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat ini.

“Dalam satu, dua minggu lah Habib pulang ke Indonsia. Mudah mudahan Insya Allah. Yang terpenting kesiapan umat. Jika umat belum siap, Habib gak usah pulang, biarlah umat yang memberikan kekuasaan hukum sini,” tambahnya.

Sebelumnya, dia menyerukan tim pembela ulama dan ormas-ormas Islam, dan komponen-komponen masyarakat cinta ulama untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai simbol matinya keadilan di negeri ini.

“Kami juga mengajak mereka untuk melakukan aksi sejuta umat menjemput Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta,” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyerangan Mapolda Sumut, IPW  Imbau Polri Lebih Siaga
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 17:00 WIB

Penyerangan Mapolda Sumut, IPW Imbau Polri Lebih Siaga

Jajaran Polri diminta agar lebih bersiaga menyusul serangan yang dilakukan oleh dua orang yang diduga pendukung Islamic State di ...
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 14:25 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 1438 Hijriah di gerbang tol (GT) Cikarang Utama terjadi pada H+4 atau ...
Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 12:47 WIB

Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen

Jumlah kendaraaan yang melintasi Tol Cikopo-Palimanan di Gerbang Tol Palimanan Utama hingga Senin (26/6) pagi mengalami kenaikan 20,5%. Kendaraan mudik ...
Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 10:13 WIB

Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus

Polisi menangkap lima orang yang diduga terkait penyerangan pos jaga Mapolda Sumut yang terjadi pada Minggu (25/6). Dari kelima pelaku, ...
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...