Selasa, 17 Oktober 2017 | 14.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Umat Islam Bersatu Desak Jokowi Mundur

Umat Islam Bersatu Desak Jokowi Mundur

Reporter : Rakisa | Jumat, 2 Juni 2017 - 19:27 WIB

IMG-23142

Ketua Presedium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Presedium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo menyerukan agar umat Islam bersatu mendesak Presiden Jokowi mundur.

Ia menilai, Jokowi sudah melanggar sumpahnya sebagai Presiden RI untuk menegakkan hukum dan konstitusi dalam melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

“Aksi ini bukan makar. Ahok penista agama sudah dipenjara. Krimanalisasi itu sudah menista ulama. Jadi penista ulama harus kita turunkan secara konstitusional,” kata Sambo saat mendatangi Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, yang meminta menindaklanjuti pengaduan mereka terkait dugaan kriminalisasi ulama, Jumat (2/6).

Ia menjelaskan sentral penista ulama ada di Istana. Karena itu, alumni 212 mendesak agar para penista ulama mengundurkan diri dari jabatannya.

“Penista agama dipenjara, penista ulama kita turunkan,” tandas Sambo.

Terkait rencana kepulangan Habib Rizieq ke tanah air, kata Sambo tergantung dari kesiapan umat. Rencananya, sejuta umat akan disiapkan untuk menjemput Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta.

“Tergantung umat. Kalau umat belum siap, Habib (Rizieq) jangan pulang dulu. Habib tergantung kita,” tambahnya.

Namun demikian, Sambo memastikan Habib bahwa Rizieq akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat ini.

“Dalam satu, dua minggu lah Habib pulang ke Indonsia. Mudah mudahan Insya Allah. Yang terpenting kesiapan umat. Jika umat belum siap, Habib gak usah pulang, biarlah umat yang memberikan kekuasaan hukum sini,” tambahnya.

Sebelumnya, dia menyerukan tim pembela ulama dan ormas-ormas Islam, dan komponen-komponen masyarakat cinta ulama untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai simbol matinya keadilan di negeri ini.

“Kami juga mengajak mereka untuk melakukan aksi sejuta umat menjemput Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta,” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:00 WIB

Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor

Memberantas korupsi, Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri.Meski dengan tujuan sama, ...
Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai, pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) akan menjadi pertaruhan nama baik ...
Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim
Ekonomi - Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:30 WIB

Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim

Hari pertama kunjungan kerja di Jepang, Senin (16/10) malam, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama rombongan melakukan pertemuan dengan President Fujitrans Corporation ...
Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:45 WIB

Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK

Dipanggil terkait kasus suap Dirjen Hubla, Menteri Perhubungan Budi Karya datang ke gedung KPK, Selasa (17/10/2017).Berbaju batik cokelat, Budi tiba ...
Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:26 WIB

Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan, setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandi Uno, ...
Resmi ditutup, KPU terima 27 parpol yang daftar peserta Pemilu 2019
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:23 WIB

Resmi ditutup, KPU terima 27 parpol yang daftar peserta Pemilu 2019

Batas akhir pendaftaran peserta Pemilu 2019 yang dibuka sejak Selasa (3/10) lalu hingga Senin (16/10) resmi ditutup pukul 24.00 WIB.Komisi ...