Rabu, 13 Desember 2017 | 02.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Umat Islam Bersatu Desak Jokowi Mundur

Umat Islam Bersatu Desak Jokowi Mundur

Reporter : Rakisa | Jumat, 2 Juni 2017 - 19:27 WIB

IMG-23142

Ketua Presedium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Presedium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo menyerukan agar umat Islam bersatu mendesak Presiden Jokowi mundur.

Ia menilai, Jokowi sudah melanggar sumpahnya sebagai Presiden RI untuk menegakkan hukum dan konstitusi dalam melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

“Aksi ini bukan makar. Ahok penista agama sudah dipenjara. Krimanalisasi itu sudah menista ulama. Jadi penista ulama harus kita turunkan secara konstitusional,” kata Sambo saat mendatangi Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, yang meminta menindaklanjuti pengaduan mereka terkait dugaan kriminalisasi ulama, Jumat (2/6).

Ia menjelaskan sentral penista ulama ada di Istana. Karena itu, alumni 212 mendesak agar para penista ulama mengundurkan diri dari jabatannya.

“Penista agama dipenjara, penista ulama kita turunkan,” tandas Sambo.

Terkait rencana kepulangan Habib Rizieq ke tanah air, kata Sambo tergantung dari kesiapan umat. Rencananya, sejuta umat akan disiapkan untuk menjemput Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta.

“Tergantung umat. Kalau umat belum siap, Habib (Rizieq) jangan pulang dulu. Habib tergantung kita,” tambahnya.

Namun demikian, Sambo memastikan Habib bahwa Rizieq akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat ini.

“Dalam satu, dua minggu lah Habib pulang ke Indonsia. Mudah mudahan Insya Allah. Yang terpenting kesiapan umat. Jika umat belum siap, Habib gak usah pulang, biarlah umat yang memberikan kekuasaan hukum sini,” tambahnya.

Sebelumnya, dia menyerukan tim pembela ulama dan ormas-ormas Islam, dan komponen-komponen masyarakat cinta ulama untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai simbol matinya keadilan di negeri ini.

“Kami juga mengajak mereka untuk melakukan aksi sejuta umat menjemput Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta,” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...