Senin, 23 April 2018 | 03.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Umat Islam Bersatu Desak Jokowi Mundur

Umat Islam Bersatu Desak Jokowi Mundur

Reporter : Rakisa | Jumat, 2 Juni 2017 - 19:27 WIB

IMG-23142

Ketua Presedium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Presedium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo menyerukan agar umat Islam bersatu mendesak Presiden Jokowi mundur.

Ia menilai, Jokowi sudah melanggar sumpahnya sebagai Presiden RI untuk menegakkan hukum dan konstitusi dalam melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

“Aksi ini bukan makar. Ahok penista agama sudah dipenjara. Krimanalisasi itu sudah menista ulama. Jadi penista ulama harus kita turunkan secara konstitusional,” kata Sambo saat mendatangi Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, yang meminta menindaklanjuti pengaduan mereka terkait dugaan kriminalisasi ulama, Jumat (2/6).

Ia menjelaskan sentral penista ulama ada di Istana. Karena itu, alumni 212 mendesak agar para penista ulama mengundurkan diri dari jabatannya.

“Penista agama dipenjara, penista ulama kita turunkan,” tandas Sambo.

Terkait rencana kepulangan Habib Rizieq ke tanah air, kata Sambo tergantung dari kesiapan umat. Rencananya, sejuta umat akan disiapkan untuk menjemput Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta.

“Tergantung umat. Kalau umat belum siap, Habib (Rizieq) jangan pulang dulu. Habib tergantung kita,” tambahnya.

Namun demikian, Sambo memastikan Habib bahwa Rizieq akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat ini.

“Dalam satu, dua minggu lah Habib pulang ke Indonsia. Mudah mudahan Insya Allah. Yang terpenting kesiapan umat. Jika umat belum siap, Habib gak usah pulang, biarlah umat yang memberikan kekuasaan hukum sini,” tambahnya.

Sebelumnya, dia menyerukan tim pembela ulama dan ormas-ormas Islam, dan komponen-komponen masyarakat cinta ulama untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai simbol matinya keadilan di negeri ini.

“Kami juga mengajak mereka untuk melakukan aksi sejuta umat menjemput Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta,” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...