Senin, 26 Juni 2017 | 17.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Andai Amien Tak Mengusik, Pasti Ia Tak Terusik

Andai Amien Tak Mengusik, Pasti Ia Tak Terusik

Senin, 5 Juni 2017 - 00:58 WIB

IMG-23156

Amien Rais. (kininews/rakisa)

kini.co.id – SEMUA permasalahan yang menimpa pak Amien Rais berasal dari padanan kata mengusik dan terusik. Kenapa saya katakan demikian, siapapun yang merasa kepentingan dan hidupnya terganggu maka pasti pihak yang merasa terganggu akan kembali menggangu orang yang mengusik dirinya (sepanjang ia bisa melakukan hal tersebut).

Andai Amien tak mengusik, pasti ia tak terusik. Lihatlah apa yang dilakukan Amien Rais sebelum ia terusik. Di usia senja yang seharusnya lebih tepat memilih untuk duduk manis sambil minum kopi dan makan cemilan di menara gading.

Namun ia lebih memilih turun gelanggang mengingatkan sang penista agama yang sempat menghebohkan se-antero negeri serta penguasa yang terkesan melindungi untuk mengatakan bahwa ada kesalahan yang dibiarkan terjadi di dalam negeri dan harus segera dicarikan solusi.

Andai Amien tak mengusik, pasti ia tak terusik. Lihatlah apa yang dilakukan Amien sehingga dia menjadi terusik, karena dirinya menantang seorang Jendral untuk bicara terbuka tentang data reklamasi.

Siapa yang tak sport jantung dibuatnya, karena Amien bukanlah aktifis jalanan yang bisa di-ukur dengan kepingan dollar apalagi sekedar jabatan untuk meluluhkan hatinya. Bagi Amien, kebenaran adalah tujuan perjuangan hidupnya.

Andai Amien tak mengusik, pasti ia tak terusik. Setelah mengusik sang Jendral, Amien-pun mengusik sang pemilik kekuasaan yang sedang duduk di singgasana.

Amien mengatakan “kekuasaan yang mulai panik dan lepas dari nilai-nilai moral, biasanya agak serampangan menuduh orang-orang tertentu sebagai pelaku makar atau lebih gawat lagi, sebagai teroris,” katanya.

Karena terlanjur mengkritik jantung penguasa apalagi berhasil merobohkan sang putra mahkota, maka Amien pun terusik mendapat tuduhan korupsi dari kasus yang sebenarnya agak dipaksakan.

Hati-hati para pengusaha dan penerima dana hibah, suatu saat kalian akan dipaksa-dituduh melakukan tindak pidana korupsi jika tidak mau patuh pada perintah penguasa atau mengusik sang pemilik tahta.

Saya yakin bahwa pak Amien sudah terbiasa menerima resiko atas apa yang ia sampaikan. Mungkin bukan hanya tuduhan korupsi, ancaman yang lebih berbahaya dari itu juga pernah ia dapatkan.

Terimakasih pak Amien sudah mengingatkan kami masalah Reklamasi serta skandal mega korupsi lainnya, sekarang rakyat tinggal menunggu mau kemana penegakkan anti korupsi ini di-alamatkan, semoga KPK tidak gagal fokus atau mengalihkan isu mega korupsi e-ktp dan reklamasi (dengan mengorbankan Amien Rais ) serta Nawacita berakhir dengan Dukacita. ***

M. Abrar Parinduri, Dosen PTIS Sumut.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyerangan Mapolda Sumut, IPW  Imbau Polri Lebih Siaga
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 17:00 WIB

Penyerangan Mapolda Sumut, IPW Imbau Polri Lebih Siaga

Jajaran Polri diminta agar lebih bersiaga menyusul serangan yang dilakukan oleh dua orang yang diduga pendukung Islamic State di ...
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 14:25 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 1438 Hijriah di gerbang tol (GT) Cikarang Utama terjadi pada H+4 atau ...
Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 12:47 WIB

Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen

Jumlah kendaraaan yang melintasi Tol Cikopo-Palimanan di Gerbang Tol Palimanan Utama hingga Senin (26/6) pagi mengalami kenaikan 20,5%. Kendaraan mudik ...
Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 10:13 WIB

Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus

Polisi menangkap lima orang yang diduga terkait penyerangan pos jaga Mapolda Sumut yang terjadi pada Minggu (25/6). Dari kelima pelaku, ...
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...