Selasa, 24 April 2018 | 17.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Gugatan Peninjauan Kembali PPP Kubu Romahurmuziy Dikabulkan MA

Gugatan Peninjauan Kembali PPP Kubu Romahurmuziy Dikabulkan MA

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 17 Juni 2017 - 12:20 WIB

IMG-23401

Ketua Umum PPP M Romahurmuziy alias Romi (PPP)

Jakarta, kini.co.id – Mahkamah Agung (MA) melalui putusan Peninjauan Kembali (PK) No. 79 PK/Pdt.Sus-Parpol/2016 mengabulkan gugatan perdata sengketa partai politik yang diajukan Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Pondok Gede 2016, M Romahurmuziy alias Romi.

Majelis hakim yang diketuai oleh Ahmad Syarifudin dengan anggota Takdir Rahmadi dan Sudrajad Dimyati dalam Rapat Permusyawaratan Hakim pada tanggal 12 Juni 2017, mengabulkan gugatan Romi dengan amar putusan “Kabul”.

“Dengan adanya putusan PK ini, Djan Faridz dan para pengikutnya tidak lagi berhak untuk mengatasnamakan PPP pada semua tingkatan dengan dalih apa pun,” tegas Romi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (17/6).

Putusan ini sekaligus menganulir Putusan Kasasi Nomor 601 K/Pdt.Sus-Parpol/2015 tanggal 2 November 2015 yang memenangkan Djan Faridz. Sebelumnya, Romi juga menang di Pengadilan Tinggi TUN berdasarkan Putusan Nomor 58 B/2017/PTTUN Jakarta tanggal 6 Juni 2017.

Menurut Romi, dengan adanya putusan PK ini seluruh dualisme kepemimpinan PPP yang sudah berjalan 2,5 tahun telah berakhir karena Djan tidak lagi memiliki legal standing apa pun sebagai pemimpin PPP.

“Pak Djan tidak berhak lagi menggunakan atribut ketua umum PPP dalam bentuk apa pun, tidak berhak lagi menggunakan kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro 60, dan tidak lagi bisa menggugat keabsahan kepemimpinan PPP atas nama DPP yang diklaimnya selama ini,” kata Romi.

Menurutnya kemenangan ini adalah kemenangan seluruh kader PPP. Ia meminta semua kader bersatu untuk membangun partai.

“Kemenangan ini adalah kemenangan warga PPP sejati di seluruh Indonesia. Namun demikian, kami memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas segala hiruk-pikuk yang timbul akibat konflik PPP selama 2,5 tahun terakhir,”

“Kami mohon doa akan terus berbenah, bangkit, dan bergerak untuk menjadi penyambung lidah umat yang paling progresif diantara seluruh partai politik. Mohon doa dan dukungan seluruh rakyat Indonesia untuk memudahkan kami melangkah menuju 3 besar pemenang pemilu 2019.” Tambahnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...