Rabu, 13 Desember 2017 | 02.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Satu Pelaku Perampok Davidson Ditembak Mati

Satu Pelaku Perampok Davidson Ditembak Mati

Reporter : Zainal Bakri | Sabtu, 17 Juni 2017 - 15:01 WIB

IMG-23404

Jakarta, kini.co.id – Aparat kepolisian menembak mati IR, satu dari empat tersangka perampokan yang disertai pembunuhan Davidson Tantono (31), di Daan Mogot, Jakarta Barat pada 9 Juni lalu.

IR yang merupakan jaringan kelompok asal Lampung ditembak mati di Bogor, Jumat, (16/6) kemarin.

Seperti diketahui, Davidson Tantono menjadi korban perampokan dan pembunuhan usai mengambil uang di bank, IR beserta tiga pelaku lainnya melepaskan tembakan kepada korban dan mengenai bagian kepala. Korban meninggal dilokasi kejadian.

Sebelum melakukan aksinya, mereka terlebih dahulu menggembosi ban mobil David sehingga saat mengisi angin di SPBU Jl.Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta, para pelaku menggasak uang sebesar Rp350 juta dan melepaskan tembakan dan kabur.

Polisi pun melakukan perburuan terhadap para pelaku, pertama satu pelaku berinisial TP diringkus pada 11 Juni 2017 lalu di kawasan Bogor. TP yang berperan sebagai penggembos ini mendapatkan hadiah timah panas dibagin betis kirinya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, mengatakan setelah meringkus TP, pengembangan dilakukan dan hasilya meringkus DTK di Lampung.

“DTK di tangkap Lampung, berperan mengawasi atau memata-matai korban saat di bank,” tegas Argo dalam keterangan persnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6).

Argo melanjutkan, petugas kembali mengamankan M yang juga ditangkap Lampung yang berperan untuk menghalangi jika pada saat kejadian ada orang yang melakukan pengejaran.

Dari keterangan ketiganya, polisi kata Argo kembali menangkap pelaku berinisial IR di Karawang yang mengaku berperan sebagai wakil eksekutor yang menembak mati korban.

Dalam keterangannya kepada polisi, IR berperan menggambarkan situasi dan mengawasi korban. Ia juga mengaku yang memilih Davidson sebagai target.

“Saat ditangkap, IR mengaku ada satu lagi pelaku yang berperan sebagai eksekutor berada di Bogor. Kemudian petugas membawanya ke Bogor,” tutur Argo.

Namun, saat akan melakukan penangkapan terhadap penembak Davidson, IR berusaha melakukan perlawanan.

Polisi pun akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembak IR di bagian punggung hingga akhirnya meninggal.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...