Minggu, 20 Agustus 2017 | 12.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>BPOM Minta Produk Syamyang, Kimchi Ditarik Karena Mengandung Babi

BPOM Minta Produk Syamyang, Kimchi Ditarik Karena Mengandung Babi

Reporter : Yudi Andriansyah | Minggu, 18 Juni 2017 - 15:02 WIB

IMG-23414

Edaran BPOM (BPOM)

Jakarta, kini.co.id – Badan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) secara resmi menyatakan empat produk mi instan asal Korea, yakni Samyang (U-Dong), Samyang (Kimchi), Nongshim, dan Ottogi, positif mengandung babi.

Dalam surat edaran yang tertanggal 15 Juni 2017, BPOM menyebutkan, dalam rangka melindungi masyarakat terhadap produk yang tidak memenuhi ketentuan, maka Badan POM telah melakukan pengawasan terhadap produk yang diduga menandung babi atau turunannya.

Berdasarkan hasil sampling dan pengujian terhadap mi instan asal Korea beberapa produk menunjukkan hasil positif (+) mengandung fragmen DNA spesifik babi. Namun tidak mencantumkan peringatan “Mengandung Babi” pada label.

Dengan temuan tersebut, BPOM memerintahkan agar importir yang bersangkuan melakukan penarikan produk-produk tersebut dari peredaran.

Aturan soal makanan atau produk mengandung bahan tertentu tertuang dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI nomor HK.00.05.1.23.3516 Tentang Izin Edar Produk Obat, Obat Tradisional, Kosmetik, Suplemen Makanan dan Makanan yang Bersumber Mengandung dari Bahan Tertentu dan atau Mengandung Alkohol.

Dalam aturan tersebut khususnya pasal 7 ayat 1 dan ayat 2 disebutkan ada sanksi administrasi yakni diberi peringatan tertulis sebanyak 3 (tiga) kali, penghentian sementara kegiatan produksi dan distribusi, pembekuan dan/atau pembatalan Surat Persetujuan dan penarikan produk dari peredaran dan pemusnahan.

Selain administrasi , sanksi pidana juga siap menanti jika tidak abaikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bendera Indonesia Terbalik, Jokowi: Tak Usah Diperbesar
Politik - Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:31 WIB

Bendera Indonesia Terbalik, Jokowi: Tak Usah Diperbesar

Presiden Jokowi mengaku menyesalkan atas insiden kesalahan cetak foto bendera Indonesia terbalik pada buku panduan resmi yang dibagikan secara gratis ...
Kapolda Papua Tegaskan Tak Ada Penambahan Pasukan ke Timika
Nasional - Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:52 WIB

Kapolda Papua Tegaskan Tak Ada Penambahan Pasukan ke Timika

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar menegaskan tidak ada penambahan pasukan ke Timika pascaaksi anarkis yang dilakukan ...
Manajemen Freeport Himbau Karyawan Hindari Check Point 28
Nasional - Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:47 WIB

Manajemen Freeport Himbau Karyawan Hindari Check Point 28

Manajemen PT Freeport Indonesia mengimbau para karyawannya agar menghindari Check Point 28 samping Bandara Mozes Kilangin Timika yang sempat diserang ...
Cak Imin: Wujud Nyata PKB Bumikan Pancasila Lewat Sineas
Politik - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 23:48 WIB

Cak Imin: Wujud Nyata PKB Bumikan Pancasila Lewat Sineas

Gelaran PKB Movie Award 2017 yang diinisiasi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) akhirnya berhasil mendaptkan nama-nama nominator terbaik. Ajang yang ...
Demo Karyawan Freeport, Blokade Jalan Utama Timika-Tembagapura
Nasional - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 21:39 WIB

Demo Karyawan Freeport, Blokade Jalan Utama Timika-Tembagapura

Ribuan karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya yang selama ini mogok kerja di Timika, Papua beserta istri mereka hingga ...
Tito Intruksikan Pengunggah Video Pungli Diberi Penghargaan
Hukum - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:23 WIB

Tito Intruksikan Pengunggah Video Pungli Diberi Penghargaan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rachmat Mulyana agar memberikan penghargaan kepada sopir yang mengunggah ...