Senin, 26 Juni 2017 | 17.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>BPOM Minta Produk Syamyang, Kimchi Ditarik Karena Mengandung Babi

BPOM Minta Produk Syamyang, Kimchi Ditarik Karena Mengandung Babi

Reporter : Yudi Andriansyah | Minggu, 18 Juni 2017 - 15:02 WIB

IMG-23414

Edaran BPOM (BPOM)

Jakarta, kini.co.id – Badan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) secara resmi menyatakan empat produk mi instan asal Korea, yakni Samyang (U-Dong), Samyang (Kimchi), Nongshim, dan Ottogi, positif mengandung babi.

Dalam surat edaran yang tertanggal 15 Juni 2017, BPOM menyebutkan, dalam rangka melindungi masyarakat terhadap produk yang tidak memenuhi ketentuan, maka Badan POM telah melakukan pengawasan terhadap produk yang diduga menandung babi atau turunannya.

Berdasarkan hasil sampling dan pengujian terhadap mi instan asal Korea beberapa produk menunjukkan hasil positif (+) mengandung fragmen DNA spesifik babi. Namun tidak mencantumkan peringatan “Mengandung Babi” pada label.

Dengan temuan tersebut, BPOM memerintahkan agar importir yang bersangkuan melakukan penarikan produk-produk tersebut dari peredaran.

Aturan soal makanan atau produk mengandung bahan tertentu tertuang dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI nomor HK.00.05.1.23.3516 Tentang Izin Edar Produk Obat, Obat Tradisional, Kosmetik, Suplemen Makanan dan Makanan yang Bersumber Mengandung dari Bahan Tertentu dan atau Mengandung Alkohol.

Dalam aturan tersebut khususnya pasal 7 ayat 1 dan ayat 2 disebutkan ada sanksi administrasi yakni diberi peringatan tertulis sebanyak 3 (tiga) kali, penghentian sementara kegiatan produksi dan distribusi, pembekuan dan/atau pembatalan Surat Persetujuan dan penarikan produk dari peredaran dan pemusnahan.

Selain administrasi , sanksi pidana juga siap menanti jika tidak abaikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyerangan Mapolda Sumut, IPW  Imbau Polri Lebih Siaga
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 17:00 WIB

Penyerangan Mapolda Sumut, IPW Imbau Polri Lebih Siaga

Jajaran Polri diminta agar lebih bersiaga menyusul serangan yang dilakukan oleh dua orang yang diduga pendukung Islamic State di ...
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 14:25 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 1438 Hijriah di gerbang tol (GT) Cikarang Utama terjadi pada H+4 atau ...
Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 12:47 WIB

Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen

Jumlah kendaraaan yang melintasi Tol Cikopo-Palimanan di Gerbang Tol Palimanan Utama hingga Senin (26/6) pagi mengalami kenaikan 20,5%. Kendaraan mudik ...
Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 10:13 WIB

Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus

Polisi menangkap lima orang yang diduga terkait penyerangan pos jaga Mapolda Sumut yang terjadi pada Minggu (25/6). Dari kelima pelaku, ...
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...