Minggu, 18 Februari 2018 | 05.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>BPOM Minta Produk Syamyang, Kimchi Ditarik Karena Mengandung Babi

BPOM Minta Produk Syamyang, Kimchi Ditarik Karena Mengandung Babi

Reporter : Yudi Andriansyah | Minggu, 18 Juni 2017 - 15:02 WIB

IMG-23414

Edaran BPOM (BPOM)

Jakarta, kini.co.id – Badan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) secara resmi menyatakan empat produk mi instan asal Korea, yakni Samyang (U-Dong), Samyang (Kimchi), Nongshim, dan Ottogi, positif mengandung babi.

Dalam surat edaran yang tertanggal 15 Juni 2017, BPOM menyebutkan, dalam rangka melindungi masyarakat terhadap produk yang tidak memenuhi ketentuan, maka Badan POM telah melakukan pengawasan terhadap produk yang diduga menandung babi atau turunannya.

Berdasarkan hasil sampling dan pengujian terhadap mi instan asal Korea beberapa produk menunjukkan hasil positif (+) mengandung fragmen DNA spesifik babi. Namun tidak mencantumkan peringatan “Mengandung Babi” pada label.

Dengan temuan tersebut, BPOM memerintahkan agar importir yang bersangkuan melakukan penarikan produk-produk tersebut dari peredaran.

Aturan soal makanan atau produk mengandung bahan tertentu tertuang dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI nomor HK.00.05.1.23.3516 Tentang Izin Edar Produk Obat, Obat Tradisional, Kosmetik, Suplemen Makanan dan Makanan yang Bersumber Mengandung dari Bahan Tertentu dan atau Mengandung Alkohol.

Dalam aturan tersebut khususnya pasal 7 ayat 1 dan ayat 2 disebutkan ada sanksi administrasi yakni diberi peringatan tertulis sebanyak 3 (tiga) kali, penghentian sementara kegiatan produksi dan distribusi, pembekuan dan/atau pembatalan Surat Persetujuan dan penarikan produk dari peredaran dan pemusnahan.

Selain administrasi , sanksi pidana juga siap menanti jika tidak abaikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes
Ekonomi - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:21 WIB

Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes

Untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat terhadap produk-produk Industri Jasa Keuangan (IJK), PT Pegadaian (Persero) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas ...
KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:17 WIB

KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebanyak 14 partai politik resmi menjadi peserta pemilu 2019, empat diantaranya merupakan parpol baru.Adapun ...
92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:02 WIB

92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut

PT Jasa Marga memprediksikan puncak arus balik libur Imlek terjadi pada Ahad (18/2) besok melalui GT Cikarang Utama menuju Jakarta."Sebanyak ...
KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 10:42 WIB

KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik penjelasan kepolisian mengenai penyebab kematian terduga teroris Muhamad Jefri alias ...
NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 09:58 WIB

NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung

Partai NasDem akan segera berkonsolidasi dengan Partai Hanura dan PKS setelah calon yang mereka usung dalam Pilgub Lampung, Mustafa ditetapkan ...
Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan
Hukum - Jumat, 16 Februari 2018 - 13:18 WIB

Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan

Usai menjalani pemeriksaan selama empat jam, Bupati Lampung Tengah, Mustofa resmi berstatus tersangka dan langsung ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ...