Minggu, 18 Februari 2018 | 05.48 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ketua Al Manar Cirebon Diamankan Polisi

Ketua Al Manar Cirebon Diamankan Polisi

Reporter : Ari Syahputra | Minggu, 18 Juni 2017 - 19:36 WIB

IMG-23416

Ketua ALMANAR Cirebon, Ustadz Andi Mulya diamankan polisi (Dok Abu Usamah)

Cirebon , kini.co.id – Aparat Kepolisian Resort Cirebon Kota (Ciko) membubarkan paksa agenda beda buku ‘Membentengi Aqidah Ummat dari Bahaya Pemurtadan’ dengan pembicara Ustadz Bernard Abdul Jabbar yang digelar di Masjid Abdurrohim, Jl Panjunan No.28 Kota Corebon, Minggu (18/6).

Selain membubarkan paksa kegiatan polisi juga mengamankan Ustadz Andi Mulya, Ketua Aliansi Masyarakat Nahi Munkar (Al-Manar) yang merupakan tokoh aktivis Islam Kota Cirebon dilokasi.

Kapolresta Cirebon AKBP Adi Vivid Agustiasi Bachtiar mengaku mengamankan Ustadz Andi beserta peserta bedah buku karena untuk menghindari bentrokan dengan massa yang menolak agenda tersebut.

“Kronologisnya, pukul 12.05 WIB petugas Polres Cirebon Kota berjumlah sekitar 30 orang kita lakukan penjagaan. Pukul 12.30 WIB saya di Masjid Abdurrahman,” kata Adi Vivid saat dihubungi

Ia mengaku terpaksa mengamankan Ustadz Andi Mulya karena sebelum kegiatan berlangsung tepatnya sekitar pukul 12.40 WIB ada penolakan dari massa GMBI karena dinilai ilegal dan mengancam stabilitas keamanan.

“Sekitar pukul 12.42 WIB Ustadz Andi Mulya akan keluar dari Masjid, tetapi sampai pintu masuk langsung amankan dan kami bawa ke mobil beserta jamaah lainya,” tegas Kapolresta.

Dikatakannya, Ustadz Andi Mulya beserta jamaah lainya dibawa menggunakan 2 mobil milik Polres Cirebon Kota dengan pengawalan ketat untuk menghindari bentrokan dengan massa yang menolak kegiatan diskusi.

Ustadz Abu Usamah mengaku sebelumnya agenda bedah buku akan digelar di Masjid Al-Jama’ah , Komplek Pertamina, Klayan Cirebon. Selain bedah buku, agenda tersebut juga ada buka puasa bersama alumni 212 di Kota Cirebon serta santunan anak yatim.

“Karena tidak dikasih izin, akhirnya agenda dipindahkan ke Masjid Abdurrohim, Panjunan, namun karena ada penolakan dari LSM yang diduga digerakan oleh seseorang sehingga acara batal dan dibubarkan aparat kepolisian,” teranga Abu Usamah.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes
Ekonomi - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:21 WIB

Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes

Untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat terhadap produk-produk Industri Jasa Keuangan (IJK), PT Pegadaian (Persero) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas ...
KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:17 WIB

KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebanyak 14 partai politik resmi menjadi peserta pemilu 2019, empat diantaranya merupakan parpol baru.Adapun ...
92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:02 WIB

92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut

PT Jasa Marga memprediksikan puncak arus balik libur Imlek terjadi pada Ahad (18/2) besok melalui GT Cikarang Utama menuju Jakarta."Sebanyak ...
KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 10:42 WIB

KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik penjelasan kepolisian mengenai penyebab kematian terduga teroris Muhamad Jefri alias ...
NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 09:58 WIB

NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung

Partai NasDem akan segera berkonsolidasi dengan Partai Hanura dan PKS setelah calon yang mereka usung dalam Pilgub Lampung, Mustafa ditetapkan ...
Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan
Hukum - Jumat, 16 Februari 2018 - 13:18 WIB

Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan

Usai menjalani pemeriksaan selama empat jam, Bupati Lampung Tengah, Mustofa resmi berstatus tersangka dan langsung ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ...