Senin, 26 Juni 2017 | 17.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Lagi Wartawan Alami Kekerasan Saat Meliput

Lagi Wartawan Alami Kekerasan Saat Meliput

Senin, 19 Juni 2017 - 01:36 WIB

IMG-23422

Video kekerasan wartawan Antara oleh personel Brimob. (ist)

Jakarta, kini.co.id – Tindak kekerasan terhadap wartawan saat menjalankan tugas jurnalistiknya kembali terjadi. Adalah Ricky Prayoga, jurnalis Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) yang mengalami tindak kekerasan oleh oknum aparat keamanan saat berlangsungnya turnamen bulutangkis Indonesia Terbuka di Jakarta Convention Center, Minggu (18/6).

Kekerasan itu terekam video dan menjadi viral di media sosial. Seperti dilansir kantor berita Antara, pada rekaman tampak Ricky dibekap dan ditarik beberapa oknum aparat keamanan ke suatu tempat. Namun Ricky, yang bertugas meliput turnamen tersebut, berusah berontak.

Yoga, begitu ia akrab dipanggil, mengatakan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB, saat ia mendatangi salah satu anjungan tunai mandiri di JCC. Lalu dia didatangi seorang oknum aparat bernama Adam.

“Saya mengira ada yang salah dengan saya, lalu saya tanya ke petugas itu apa ada yang salah dengan saya,” kata Yoga.

Petugas itu, kata Yoga, malah marah-marah, lalu bersama tiga orang lainnya, memitingnya. Malah, kata Yoga lagi, ada petugas yang mengacungkan senjata laras panjang padanya dan ada yang menantangnya berkelahi.

Kejadian itu terhenti setelah seorang petugas lain yang lebih senior melerai. Yoga dan para oknum aparat keamanan itu kemudian didamaikan.

Direktur Utama LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat menyesalkan tindakan oknum aparat yang melakukan kekerasan kepada wartawan yang sedang menjalankan tugasnya.

Meidyatama mengatakan hal utama yang menjadi prioritas saat ini adalah memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan wartawan yang menjadi korban tersebut.

“Setelah itu kami akan konfirmasi rentetan kejadian dan penyebabnya lalu menentukan langkah sesuai ketentuan yang ada dan memungkinkan,” terangnya.

Pihak Mabes Polri memberikan perhatian pada peristiwa tersebut. “Ya, diatensi (dan informasi) diteruskan ke Brimob,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu malam.

Rikwanto mengatakan akan menindaklanjuti informasi peristiwa kekerasan yang dialami Yoga.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyerangan Mapolda Sumut, IPW  Imbau Polri Lebih Siaga
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 17:00 WIB

Penyerangan Mapolda Sumut, IPW Imbau Polri Lebih Siaga

Jajaran Polri diminta agar lebih bersiaga menyusul serangan yang dilakukan oleh dua orang yang diduga pendukung Islamic State di ...
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 14:25 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 1438 Hijriah di gerbang tol (GT) Cikarang Utama terjadi pada H+4 atau ...
Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 12:47 WIB

Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen

Jumlah kendaraaan yang melintasi Tol Cikopo-Palimanan di Gerbang Tol Palimanan Utama hingga Senin (26/6) pagi mengalami kenaikan 20,5%. Kendaraan mudik ...
Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 10:13 WIB

Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus

Polisi menangkap lima orang yang diduga terkait penyerangan pos jaga Mapolda Sumut yang terjadi pada Minggu (25/6). Dari kelima pelaku, ...
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...