Rabu, 13 Desember 2017 | 02.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Lagi Wartawan Alami Kekerasan Saat Meliput

Lagi Wartawan Alami Kekerasan Saat Meliput

Senin, 19 Juni 2017 - 01:36 WIB

IMG-23422

Video kekerasan wartawan Antara oleh personel Brimob. (ist)

Jakarta, kini.co.id – Tindak kekerasan terhadap wartawan saat menjalankan tugas jurnalistiknya kembali terjadi. Adalah Ricky Prayoga, jurnalis Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) yang mengalami tindak kekerasan oleh oknum aparat keamanan saat berlangsungnya turnamen bulutangkis Indonesia Terbuka di Jakarta Convention Center, Minggu (18/6).

Kekerasan itu terekam video dan menjadi viral di media sosial. Seperti dilansir kantor berita Antara, pada rekaman tampak Ricky dibekap dan ditarik beberapa oknum aparat keamanan ke suatu tempat. Namun Ricky, yang bertugas meliput turnamen tersebut, berusah berontak.

Yoga, begitu ia akrab dipanggil, mengatakan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB, saat ia mendatangi salah satu anjungan tunai mandiri di JCC. Lalu dia didatangi seorang oknum aparat bernama Adam.

“Saya mengira ada yang salah dengan saya, lalu saya tanya ke petugas itu apa ada yang salah dengan saya,” kata Yoga.

Petugas itu, kata Yoga, malah marah-marah, lalu bersama tiga orang lainnya, memitingnya. Malah, kata Yoga lagi, ada petugas yang mengacungkan senjata laras panjang padanya dan ada yang menantangnya berkelahi.

Kejadian itu terhenti setelah seorang petugas lain yang lebih senior melerai. Yoga dan para oknum aparat keamanan itu kemudian didamaikan.

Direktur Utama LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat menyesalkan tindakan oknum aparat yang melakukan kekerasan kepada wartawan yang sedang menjalankan tugasnya.

Meidyatama mengatakan hal utama yang menjadi prioritas saat ini adalah memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan wartawan yang menjadi korban tersebut.

“Setelah itu kami akan konfirmasi rentetan kejadian dan penyebabnya lalu menentukan langkah sesuai ketentuan yang ada dan memungkinkan,” terangnya.

Pihak Mabes Polri memberikan perhatian pada peristiwa tersebut. “Ya, diatensi (dan informasi) diteruskan ke Brimob,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu malam.

Rikwanto mengatakan akan menindaklanjuti informasi peristiwa kekerasan yang dialami Yoga.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...