Rabu, 13 Desember 2017 | 02.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Test KomitmenParpol Pengusung Jokowi Dalam Pemberantasan Korupsi

Test KomitmenParpol Pengusung Jokowi Dalam Pemberantasan Korupsi

Senin, 19 Juni 2017 - 02:08 WIB

IMG-23423

Ekonom UI, Faisal Basri dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Ekonom UI Faisal Basri menyatakan Presiden Jokowi perlu melakukan langkah atau test komitmen terhadap partai politik koalisi pengusung dirinya.

Pasalnya hal ini menegaskan seseorang tidak bisa dikatakan bersih bila membiarkan lingkungannya kotor.

“Dengan suara yang 69 persen koalisi, tes saja komit enggak untuk pemberantasan korupsi,” ujar Faisal usai menghadiri diskusi bertajuk “Ke mana Arah Pemberantasan Korupsi?” di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (18/6).

Menurutnya seharusnya Jokowi mampu menyingkirkan Fahri Hamzah dari kursi pimpinan DPR. Karena, parpol pengusung Jokowi mempunyai suara 69 persen di DPR.

Hal pertama yang seharusnya dilakukan Jokowi yaitu membuat Fahri Hamzah tidak lagi berada di kursi pimpinan DPR.

Menurut Faisal, Presiden Jokowi memiliki keleluasaan untuk memobilisasi partai-partai yang ada di DPR.

“Jokowi punya keleluasaan untuk memobilisasi partai, yang kecil-kecil saja dulu, kalau yang kecil enggak bisa, yang besar ya susah,” tandasnya.

Namun demikian untuk menjaga Jokowi bukan berarti tidak melakukan kritik terhadapnya. Artinya, tak kalah masih kompromi dengan orang seperti papah minta saham dan lainnya Jokowi jangan mengaku bersih. Dan pemberantasan korupsi akan makin jalan ditempat.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...