Senin, 26 Juni 2017 | 17.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Periksa Istri dan Anak Chairuman Harahap

KPK Periksa Istri dan Anak Chairuman Harahap

Reporter : Fadilah | Senin, 19 Juni 2017 - 14:07 WIB

IMG-23431

E-KTP. (Ilustrasi)

JAKARTA, kini.co.id – Saksi-saksi terus diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi e-KTP APBN TA 2011-2012. Kali ini, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap istri dan anak mantan Ketua Komisi II DPR RI, Chairuman Harahap yakni Ratma Sari Lubis dan Wannahari Harahap.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AA (Andi Agustinus),” tutur Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi‎, Senin (19/6/2017).

Selain istri dan anak Chairuman Harahap tersebut, penyidik ‎KPK juga memanggil sejumlah saksi lainnya yakni, Siti Arimbi Pulungan seorang Guru, Elly Derlina Harahap, Wiraswasta, serta Suryadi Gozali dari pihak swasta.

“Ketiganya juga diperiksa untuk tersangka AA,” pungkas Febri.

Sebelumnya, Dalam surat dakwaan, Chairuman Harahap diduga menerima uang bancakan dari proyek e-KTP sebesar US$ 584.000 dan Rp 26 miliar dalam proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun.

Selanjutnya, mantan ketua komisi II itu juga disebut oleh Nazarudin memiliki banyak peran dalam meloloskan proyek pengadaan e-KTP yang pada waktu itu digodok di Komisi II DPR RI.

Sebagai informasi,‎ KPK baru menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus korupsi proyek e-KTP ini. Tiga tersangka tersebut yakni, dua mantan Pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto, serta pengusaha pengatur tender proyek e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Adapun, dua tersangka mantan pejabat Kemendagri tersebut sudah masuk ke dalam proses persidangan. Sedangkan untuk tersangka Andi Narogong, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi sebelumnya nantinya diserahkan ke pengadilan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyerangan Mapolda Sumut, IPW  Imbau Polri Lebih Siaga
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 17:00 WIB

Penyerangan Mapolda Sumut, IPW Imbau Polri Lebih Siaga

Jajaran Polri diminta agar lebih bersiaga menyusul serangan yang dilakukan oleh dua orang yang diduga pendukung Islamic State di ...
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 14:25 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 1438 Hijriah di gerbang tol (GT) Cikarang Utama terjadi pada H+4 atau ...
Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 12:47 WIB

Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen

Jumlah kendaraaan yang melintasi Tol Cikopo-Palimanan di Gerbang Tol Palimanan Utama hingga Senin (26/6) pagi mengalami kenaikan 20,5%. Kendaraan mudik ...
Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 10:13 WIB

Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus

Polisi menangkap lima orang yang diduga terkait penyerangan pos jaga Mapolda Sumut yang terjadi pada Minggu (25/6). Dari kelima pelaku, ...
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...